SERTIJAB 24-31 MEI 2009

SERTIJAB 16-23 MEI 2009

20 Mei 2009
RESMI GANTI: Irdam VI/Tpr Kolonel Inf Armyn Ali Anyang menyematkan lencana.(ist)

RODA mutasi di Jajaran Kodam VI/Tanjungpura bergerak lagi. Setelah pekan lalu tiga pejabat Kodam VI/Tpr berganti posisi, kini giliran jabatan Komandan Detasemen Markas (Dandenma) Kodam VI/Tpr diserahterimakan kepada pejabat baru.

Jabatan Dandenma yang semula dijabat Letkol Inf Budi Pitoyo, beralih ke Letkol Kav Kukuh Surya Sigit Santoso. Serah terima jabatan dilakukan dalam sebuah upacara resmi dipimpin Irdam VI/Tpr Kolonel Inf Armyn Ali Anyang di aula Makodam VI/Tpr Balikpapan, Rabu (20/5) .  Beralihnya wewenang tugas serta tanggung jawab Dandemadam VI/Tpr tersebut ditandai dengan penandatanganan piagam sertijab oleh kedua pejabat serta penyerahan tongkat komando. Letkol Kav Kukuh Surya Sigit Santoso sebelumnya menjabat Pabandya Binkar Spersdam VI/Tpr, sedangkan Letkol Inf Budi Pitoyo selanjutnya akan menduduki jabatan Ketua Puskopad B  Kodam VI/Tpr di Banjarmasin. Pergantian jabatan Dandemadam VI/Tpr tersebut dihadiri sejumlah pejabat Kodam VI/Tpr seperti para Asisten, LO-AU, Komandan Satuan, Kabalak serta perwakilan sejumlah perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodam VI/Tpr.

”Ini merupakan sebuah amanah dan bentuk kepercayaan. Oleh karenanya, saya berusaha menjalankan kepercayaan itu segenap jiwa dan raga saya, dan melaksanakan tugas sebaik-baiknya” tegas Letkol Kav Kukuh Surya.
Sementara, Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI Tono Suratman dalam amanatnya menegaskan, Detasemen Markas Kodam adalah badan pelayanan di tingkat Makodam yang memiliki tugas pokok membantu Pangdamdalam menyelenggarakan pelayanan markas yang meliputi perawatan, pemeliharaan, urusan dalam dan pengamanan di dalam lingkungan Makodam.
Maka dari itu.  pejabat yang memegang amanat ini harus benar-benar mampu menjalankan tugas serta fungsinya. ”Tugas Dandenma sebagai badan pelayanan tingkat Makodam penuh tantangan. Harus mampu membuat perencanaan dan merumuskan kebijakan pembinaan maupun pelaksanaan fungsi dalam rangka peningkatan pelayanan markas. Oleh sebab itu, Dandenma harus benar-benar siap bertugas,” tegas Pangdam.

SERTIJAB 08-15 MEI 2009

Herindra, Asintel Kasdam Jaya
14 Mei 2009
Pangdam Jaya, Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro, memimpin upacara serah  terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat militer di jajaran Kodam Jaya,  di Makodam Jaya, Jl Mayjen TNI Sutoyo, Cililitan, Jakarta Timur, Kamis (14/5). Sertijab Asintel Kasdam Jaya, dari Kolonel Kav Anderias Pong Bija kepada Kolonel Inf Muhammad  Herindra MA, Asisten Personalia Kasdam Jaya, dari Kolonel Inf Achmad Yuliarto  S.Sos kepada Letkol Kav Wawan Ruswandi, SP, Kepala Badan Pembinaan Administrasi Veteran dan Cadangan Kodam Jaya, dari Kolonel Inf Deden Nugroho kepada Letkol Inf R Agung Suwarsono.
Kepala Kesehatan Kodam Jaya, dari Kolonel Ckm dr Soegiarto S, Sp.Kj kepada Kolonel Ckm dr Bagus Tjahyono, M.P.H, sedangkan staf ahli Pangdam Jaya Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi dan Lingkungan Hidup dijabat oleh Kolonel Inf Bambang Setiono. Kolonel Kav Anderias Pong Bija, selanjutnya menjabat Kabalak Pusintelad,  sedangkan penggantinya, Kolonel Inf Muhammad Herindra sebelumnya Asintel Kopassus,  Kolonel Inf Achmad Yuliarto akan menjabat Dirbinsen Pusenif, sementara penggantinya Papandya di Mabesad. (syamsir) www.poskota.co.id

Lima Pamen Kodam Jaya Diganti
14 Mei 2009 -
Sebanyak lima perwira menengah (pamen) di jajaran Kodam Jaya diganti. Serahterima jabatan kelima pamen berpangkat kolonel dan letnan kolonel itu dilakukan Pangdam Jaya, Mayjen TNI Darpito Pudysatungkoro di Makodam Jaya di Jl Mayjen Sutoyo, Cililitan, Jaktim, Kamis (14/5). Mereka yang diganti adalah Asisten Intelijen Kasdam Jaya, Asisten Personel Kasdam Jaya, Kepala Badan Pembinaan Administrasi Veteran dan Cadangan Kodam Jaya, Staf Ahli Pangdam Jaya dan Kepala Kesehatan Kodam Jaya. Jabatan Asisten Intelijen Kasdam Jaya diserahterimakan dari Kolonel (Kav) Anderias Pong Bija kepada Kolonel (Inf) Muhamad Herindra, M.A, Jabatan Asisten Personil Kasdam Jaya dari Kolonel (Inf) Achmad Yuliarto,S.Sos kepada Letnan Kolonel (Kav) Wawan Ruswandi,S.P, jabatan Kepala Badan Pembinaan Administrasi Veteran dan Cadangan Kodam Jaya dari Kolonel (Inf) Deden Nugroho kepada Letnan Kolonel  (Inf)  R Agung Suwarsono dan Jabatan Kepala Kesehatan Kodam Jaya dari Kolonel (Ckm) dr. Soegiarto S, Sp.KJ kepada Kolonel (Ckm) dr. Bagus Tjahyono, M.P.H. Sedangkan Jabatan Staf ahli Pangdam Jaya Bidang Ilmu Pengetahuan Teknologi dan Lingkungan Hidup di jabat oleh  Kolonel (Inf) Bambang Setiono. Mantan Asintel Kasdam Jaya Kolonel (Kav) Anderias Pong Bija selanjutnya akan menduduki jabatan Kabalak Pusintelad sedangkan penggantinya sebelumnya bertugas sebagai Asintel Kopassus. Mantan Aspers Kasdam Jaya Kolonel (Inf) Achmad Yuliarto,S.Sos selanjutnya akan menjabat sebagai Dirbinsen Pusenif sedangkan penggantinya adalah Lenan Kolonel (Kav) Wawan Ruswandi,S.P yang sebelumnya menjabat sebagai Pabandya I/Jabkat Spaban III/Binkar Spersuad. Mantan Kababinminvetcaddam Jaya Kolonel (Inf) Deden Nugroho selanjutnya akan menjabat sebagai Staf Ahli Pangdam Jaya Bidang Sosial Budaya sedangkan penggantinya Letnan Kolonel (Inf) R Agung Suwarsono sebelumnya menjabat sebagai Kasrem 141/Todopuli Kodam VII/ Wirabuana, dan mantan Kakesdam Jaya Kolonel (Ckm) dr. Soegiarto S, SP,KJ selanjutnya akan bertugas di Direktorat Kesehatan Angkatan Darat dan penggantinya adalah Kolonel (Ckm) dr. Bagus Tjahyono sebelumnya bertugas sebagai Kakesdam XVII/ Cendrawasih. Sedangkan jabatan Staf Ahli Pangdam Jaya bidang Ilpengtek dan LH dijabat oleh Kolonel (Inf) Bambang yang sebelumnya menjabat sebagai Aspers Kasdam V/Brawijaya. - man/ahi

PANGKOSTRAD PIMPIN SERTIJAB ASREN, DANPOM DAN KAZI KOSTRAD
13 Mei 2009
Bertempat di Ruang Mandala Makostrad Jakarta, Rabu (13/5) berlangsung acara Serah Terima Jabatan Asisten Perencanaan, Komandan POM dan Kepala Zeni Kostrad. Panglima Kostrad dalam amanatnya menyatakan bahwa dalam prosedur hubungan komandan dan staf, digambarkan dengan jelas peran, fungsi dan tugas-tugas komandan dan staf berproses untuk menghasilkan keputusan yang terbaik. Oleh karena itu, peran, fungsi dan tugas pembantu pimpinan, staf atau asisten sangat penting dalam menyukseskan pencapaian pelaksanaan tugas-tugas organisasi atau satuan secara optimal.
Asisten Perencanaan dijabat oleh Kolonel Kav B. Agustin Silitonga, Danpom Letkol Cpm Eddy Rate Muis dan Kazi Kostrad Letkol Czi Darwin Haroen.  Kolonel Inf Endro Warsito selanjutnya menjabat Komandan Korem 064/Maulana Yusuf Dam III/Siliwangi dan Kolonel Cpm Firman Achmadi menjabat Danpomdam V/Brawijaya. Hadir pada acara sertijab Kaskostrad, Pangdivif 1/Kostrad, para Asisten Kaskostrad, Kabalak dan para Dansat Kostrad serta Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana PG Kostrad. (Pen Kostrad)


Pangdam Lantik Pejabat Kodam III/Siliwangi
8 Mei 2009
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary melantik para pejabat baru Kodam III/Siliwangi bertempat di Ruang Bina Juang Sudirman Makodam III/Siliwangi Jl. Aceh 69 Bandung, Jum’at (8/5). Pelantikan tersebut diawali dengan serah terima jabatan antara lain: Asrendam III/Siliwangi dari Kolonel Kav B. Agustin Silitonga kepada Letkol Inf. Bramantyo Andi Susilo, Aster Kasdam III/Siliwangi dari Kolonel Inf Oloan Parulian kepada Letkol Inf Utoh Zaendy, Kababinmencaddam dari Kolonel Arm Sa'id M, S.Sos kepada Letkol Arm Firdaus Syah, Kazidam III/Siliwangi dari Kolonel Czi Zaenal Arifin kepada Letkol Czi Sofwan Hardi, S.Ip, Dandenma dari Letkol Inf Sujarwo kepada Letkol Inf. M. Syamsul Bachri, serta Katopdam dari Letkol Ctp If. Sutartono, M.Sc. kepada Letkol Ctp If. Asep Edi Rosidin, M.DA.
Selain melantik para pejabat baru Kodam III/Siliwangi, Pangdam juga melaksanakan Tradisi Korps Penerimaan Pejabat dan perwira Baru Kodam III/Siliwangi dengan mencium pataka Siliwangi sebagai simbol pengabdian kepada Satuan baru, yakni Kodam III/Siliwangi. Dalam amanatnya, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary mengatakan, pergantian pejabat merupakan bagian dari system pembinaan organisasi dan personel yang disesuaikan dengan dinamika tuntutan dan tantangan tugas. Diharapkan dengan pergantian pejabat terse but dapat menciptakan iklim kerja yang makin kondusif sekaligus peluang bagi pengembangan kemampuan manajerial para pejabat dalam rangka mengoptimalkan tugas pokok organisasi, khususnya eksistensi Kodam III/Siliwangi sebagai Kotama Bin, Kotama Ops dan pelaksana tugas dan fungsi (PFT) Dephan di daerah. Sementara itu, Tradisi Korp Penerimaan pejabat dan perwira baru, menurut Pangdam, merupakan salah satu upaya penanaman nilai-nilai luhur dan nilai juang Siliwangi agar tertanam tekad dan niat untuk berbuat yang terbaik bagi satuan, masyarakat, bangsa dan Negara. (S. Sundari). http://www.progresifjaya.com/


SERTIJAB 01-07 MEI 2009


SERTIJAB 24-30 APRIL 2009




SERTIJAB 16-23 APRIL 2009




SERTIJAB 08-15 APRIL 2009


























SERTIJAB 01-07 APRIL 2009






SERTIJAB 24-31 MARET 2009

SERTIJAB DANDIM 0712
25  Maret 2009
Mendekati masa pemilihan pada pesta demokrasi yang sebentar lagi digelar, Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav Teguh Raharjdo, Kamis (25/3) kemarin, menegaskan bahwa TNI dalam pemilu harus netral. Sedangkan netralitas ini harus ditegakan dan dijaga kemurniannya serta terus dipegang teguh dan sekaligus menghindari kekeliruan maupun penyimpangan sekecil apapun. ‘’Untuk mewujudkan hal tersebut, selain menegakan netralitas TNI, kontribusi nyata dalam rangka mensukseskan Pemilu 2009 di wilayah jajaran Korem 071/Wijayakusuma, khususnya di Kabupaten Tegal yaitu dengan menjamin kesiapsiagaan operasional satuan. Mengacu pada tugas TNI, maka kita harus selalu dalam keadaan siap operasional setiap saat, bila sewaktu-waktu Polri meminta bantuan aparat TNI,’’ tegas Komandan Korem 071/Wijayakusuma Kolonel Kav teguh Rahardjo, saat sertijab Komandan Kodim dari Letkol Inf Edi Santoso kepada Letkol ARH Elman Nawendro.
Karenanya, lanjut Teguh Rahardjo, hendaknya TNI selalu mempersiapkan diri baik dalam hubungan satuan maupun perorangan. Dan ini semua dilakukan karena pihaknya berkeyakinan bahwa Pemilu 2009 memiliki nilai yang sangat strategis, dalam rangka memilih para calon pemimpin nasional yang selanjutnya akan diangkat sebagai pejabat pemerintah yang sah. Dengan demikian, maka tidak ada alternative lain kecuali bahwa pemilu tahun ini harus berjalan dengan aman dan sukses. (gus) http://www.radar-pekalongan.com

SERTIJAB 16-23 MARET 2009


SERTIJAB 08-15 MARET 2009

Letkol Inf Haryanto Danyonif 100/Raider Yang Baru

10 Maret 2009
Letkol Inf Haryanto, Selasa (10/3), menjabat sebagai Danyonif 100/Raider yang baru menggantikan Letkol Inf Handoko dalam suatu upacara serah terima tugas dan tanggung jawab dengan Inspektur Upacara Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanudin Amin di Mayonif 100/Raider Namu Sira-sira Binjai.
Pada kesempatan itu Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanudin Amin mengatakan, Yonif 100/Raider sebagai pasukan pemukul Kodam I/BB mempunyai kualifikasi Raider yang dilatih, disiapkan dan diorganisasi serta dilengkapi secara khusus untuk melakukan serangan mobil udara, operasi raid pembebasan tawanan dan operasi raid penghancuran serta melaksanakan tugas pertempuran didarat. Oleh karena itu satuan ini harus memiliki kebanggaan dan senantiasa siap untuk melaksanakan bentuk tugas apapun, dimanapun, kapanpun di seluruh Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam berbagai bentuk ancaman dan kerawanan yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. (tni)

Letkol Syaiful Anwar Jabat Dandim Makassar
10 Maret 2009
Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo, di Makassar, Selasa, memimpin acara serah terima jabatan Komandan Kodim (Dandim) 1408/BS Makassar dari Letkol Inf Marga Taufik kepada Letkol Inf Syaiful Anwar oleh Acara serah terima jabatan yang dilaksanakan di lapangan Kodim dihadiri sejumlah pejabat Kodam VII/Wirabuana beserta jajarannya. Dalam sambutannya, Jenderal bintang dua ini mengatakan, serah terima jabatan ini dilaksanakan sesuai dengan keputusan pimpinan TNI AD yang berlanjut dengan tujuan untuk meningkatkan kinerja kesatuan. Dalam acara tersebut, Djoko menginstruksikan kepada seluruh jajarannya agar meningkatkan kedisiplinan dan profesionalisme dalam melakukan tugasnya.
"Maraknya dugaan tindak pelanggaran TNI AD harus menjadi perhatian setiap Komandan Satuan," ujarnya. Menurutnya, serah terima jabatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kinerja kesatuan dan memberikan suasana segar dalam setiap kesatuan.
Letkol Inf Marga Taufik akan menempati posisi barunya sebagai Kepala Staf Brigade Infantri (Kasbrigif) Kostrad Brigif 3/TBS menggantikan Letkol Inf AM Putranto.
Sedangkan Letkol Inf Syaiful Anwar yang sebelumnya menjabat sebagai Danyon 700/Raider menggantikan posisi Marga Taufik sebagai Dandim 1408/BS Makassar. (T.PK-MH/Z002)

SERTIJAB 01-07 MARET 2009

Letkol Inf Yanuar Yusvi Herminto Danyonif 700/Raider Yang Baru

5 Maret 2009
Pangdam VII/Wrb Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo melantik Letkol Inf Yanuar Yusvi Herminto sebagai Danyonif 700/Raider yang baru menggantikan Letkol Inf Saiful Anwar pada acara serah terima jabatan Komandan Batalyon 700/Raider yang berlangsung di lapangan Upacara Mayonif 700/R, Kamis (5/3). Acara tersebut dihadiri oleh Irdam VII/Wrb, para Asisten Kasdam VII/Wrb, para Kabalak dan Komandan Satuan se-Garnisun Makassar. Turut hadir pada acara tersebut Kapolwiltabes Makassar.

Pejabat lama Letkol Inf Saiful Anwar yang menjabat Danyonif 700/Raider selama 2 tahun 4 bulan ini akan mendapat tugas yang baru sebagai Dandim 1408/BS menggantikan Letkol Inf Marga Taufik. Sedangkan Letkol Inf Yanuar Yusvi Hermanto sebelumnya menjabat sebagai Kasi Intel Korem 163/Wirasakti Kodam IX/Udayana. Pangdam VII/Wrb dalam sambutannya mengatakan pergantian pejabat ini bukan hanya sebagai prosesi pergantian personel semata, akan tetapi lebih bermakna substansial, yakni suatu proses kesinambungan pembinaan personel dan pembinaan satuan. Oleh sebab itu, tugas bagi perwira adalah segala-galanya, karena tugas itu adalah kepercayaan, kehormatan, kebanggaan sekaligus harga diri bagi perwira itu sendiri. Lebih lanjut Pangdam mengatakan, Yonif 700/Raider sebagai satu-satunya batalyon dalam jajaran Kodam VII/Wirabuana yang telah memiliki kemampuan Raid, mempunyai peran yang sangat penting dan strategis dalam membangun kekuatan dan kemampuan Kodam VII/Wirabuana. “Untuk itu diharapkan kepada Danyonif yang baru mampu mengemban kepercayaan dan amanah ini dengan rasa penuh tanggung jawab dan dedikasi yang tinggi serta dapat melaksanakan tugas dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya,“ tegas Mayjen TNI Djoko. Serangkaian dengan serah terima jabatan Danyonif 700/R juga dilaksanakan serah terima Ketua Persit Cabang LI dari Ny. Saiful Anwar kepada Ny. Yanuar Yusvi Hermanto disaksikan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VII/Wirabuana Ny. Umi Djoko S. Utomo dan Wakil Ketua Persit KCK serta pengurus daerah lainnya. Usai pelaksanaan serah terima jabatan Pangdam VII/Wrb Mayjen TNI Djoko Susilo Utomo menyaksikan demonstrasi beladiri merpati putih dilanjutkan dengan peresmian mesjid Istiqwan bertempat di Mayonif 700/Raider. (tni)

SERTIJAB 01-07 PEBRUARI 2009

Serah terima Danyonarmed 4/105/GS
4 Februari 2009


Pangdam III/Siliwangi menegaskan, serah terima jabatan Komandan Batalyon Artileri Medan-4/105 GS Kodam III Siliwangi merupakan sistem dalam rangka penyegaran dan pembinaan organisasi. Secara kelembagaan alih tugas jabatan dilakukan agar kinerja organisasi lebih dinamis dan proaktif dalam menghadapi tantangan tugas satuan ke depan.
Dalam rangka menghadapi tugas dan tantangan ke depan yang relatif sulit diprediksi, menuntut kesiapsiagaan satuan, oleh karena itu Yon Armed-4/105 GS harus selalu dalam kondisi siap operasional. Kondisi kesiapan operasional satuan itu harus mencakup kesiapan personel, alat peralatan dan persenjataannya serta sistem yang mendukung pelaksanaan tugas di bidang masing-masing.
Demikian ditegaskan Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Rasyid Qurnuen Aquary pada acara Serah Terima jabatan Komandan Batalyon Artileri Medan-4/105 GS Kodam III/ Siliwangi dari Letkol Arm. Jauhari A. Suraji, S.Ip, S.Sos kepada Letkol Arm. Edi Yusnandar, Sap., bertempat di Lapangan Upacara Yon Armed-4/105 GS Cimahi, kemudian dilanjutkan Serah Terima Jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXXIX Yon Armed-4/105 GS dan Yayasan Kartika Jaya Siliwangi Pelaksana Harian Cabang XXXIX Yon Armed-4/105 GS Pengurus Pusat dari Ny. Indriani Jauhari Agus S kepada Ny. Leny Edi Yusnandar, Rabu (4/2).
Lebih jauh Pangdam mengatakan, dalam konteks kesiapan personel, setiap prajurit Artileri harus benar-benar menguasai kemampuan teknis dasar Artileri sebagai landasan untuk mengembangkan kemampuan operasional. Selain itu, prajurit Artileri yang profesional harus senantiasa tanggap terhadap perkembangan teknologi sistem persenjataan dan mengembangkan wawasannya dalam berbagai aspek, terutama kemampuan senjata Artileri yang mutahir.

Berkaitan dengan kesiapan alat peralatan dan sistem senjata yang nyata kita miliki saat ini, setiap prajurit harus selalu melakukan perawatan dan pemeliharaan secara cermat, sehingga peralatan yang dipertanggungjawabkan sekalipun relatif sudah tua, dapat berfungsi secara optimal. “Menyadari bahwa peran sumber daya prajurit merupakan kunci penentu dalam setiap pelaksanaan tugas Satuan, maka budaya belajar dan berlatih yang mengarah pada profesionalisme keprajuritan dan pemantapan jiwa juang serta semangat kebangsaan harus senantiasa ditingkatkan,” tegas Pangdam.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan bahwa semangat kebangsaan bagi seorang prajurit sangat penting dan kita harus memiliki tekad yang kuat untuk mencegah terjadinya disintegrasi bangsa. Prajurit tidak boleh ragu-ragu untuk berbuat dan bertindak dalam melaksanakan tugas negara karena kita hanya berorientasi kepada kepentingan nasional, dan selalu bergerak dalam koridor konstitusi, hukum dan keputusan politik negara.

“Dalam menghadapi tantangan tugas ke depan diperlukan adanya kepedulian yang tinggi dari semua unsur komandan dalam berbagai strata terhadap pembinaan anggota dan satuannya. Para unsur komandan harus menjadi teladan nyata bagi anggotanya dalam meningkatkan profesionalisme keprajuritan dengan mengedepankan moralitas kehidupan yang sesuai dengan norma yang berlaku serta dilandasi sikap hidup :”satu keteladanan lebih baik dari seribu ucapan”. Ini artinya untuk membentuk prajurit profesional dan bermoral harus dimulai dari unsur pimpinannya,” harap Pangdam.

Diakhir amanatnya Pangdam mengatakan, terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2009 untuk memilih anggota Legislatif tingkat Pusat dan Daerah serta Pemilihan Presiden/Wakil Presiden, Pangdam sekali lagi menegaskan kembali kepada segenap keluarga besar Kodam III/Siliwangi, khususnya bagi warga Yonarmed-4 agar benar-benar bersikap dan bertindak netral tidak memihak kepada Parpol atau Tokoh Politik tertentu. Komando tidak akan mentolerir setiap pelanggaran Netralitas TNI yang dilakukan prajurit dan PNS TNI dalam Pemilu tahun 2009 tersebut.
Hadir pada acara tersebut diantaranya Bupati Kabupaten Bandung Barat H. Abubakar, Walikota Cimahi H.M. Itoc Tochija, Danpusen Arhanud, Danpusen Armed, dan unsur Muspida Kabupaten Bandung Barat dan Cimahi serta para pejabat Kodam III/Siliwangi.
http://yonarmed4parahyangan.blogspot.com/

SERTIJAB DANYONIF 732 BANAU
3 Pebruari 2009
Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) dari Danyonif 732 Banau yang lama,Letkol INF Rachmat Mangku Sasmito, kepada  Danyonif 732 Banau yang baru,  Letkol INF Anggara Sitompul, bertempat di lapangan Mako Batalyon 732 Banau, selasa pagi (3/2).Setelah upacara Sertijab tersebut, Pemkab Halbar juga berkesempatan untuk memberikan bantuan 5 unit mobil angkutan umum kepada Batalyon 732 Banau yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Halbar Namto H Roba kepada Danyon 732 Banau. Kabag Humas Halbar, M Rizal Ismail SP MSi, di sela-sela acara tersebut menjelaskan, bantuan 5 unit angkutan dari Pemkab Halbar melalu Dinas Koperasi dan UKM, dimaksudkan untuk memperlancar aktifitas ekonomi masyarakat khususnya di wilayah Jailolo dan sekitarnya.”Bantuan ini akan dikelola secara swadaya oleh pihak Koperasi Yonif 732 Banau”pungkas orang nomor satu di KNPI Halbar ini. http://www.perfspot.com

SERTIJAB 08-15 JANUARI 2009

SERAH TERIMA JABATAN DANDIM 0713 BREBES.
14 Januari 2009
Serah terima jabatan (sertijab)Dandim 0713 Brebes, Rabu pagi lalu, akhirnya dilaksanakan. Sertijab digelar di Alun-alun Kota Brebes. Dandim 0713 Brebes yang lama, Letkol Kav. Widhioseno, SE.M.Hum diganti oleh Letkol Infanteri Jajat Sudrajat yang sebelumnya menjabat sebagai Pabandyalid Sitel Kodam IV Diponegoro. Sedangkan Letkol Kavaleri Widhioseno kini bertugas sebagai Pabandya Siaga Siap Siat Sopsuad Mabes TNI Angkatan Darat. Letkol Kav. Widhioseno telah menjabat sebagai Dandim 0713 Brebes selama 13 bulan. Sertijab Dandim lama kepada Dandim baru dilakukan langsung oleh Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Kavaleri Teguh Rahardjo. Pada kesempatan tersebut, Kolonel Teguh Rahardjo memberikan penghargaan terhadap Letkol Kav. Widhioseno yang telah menjalankan jabatannya sebagai Dandim 0713 Brebes dengan baik. Bahkan, di bawah kepemimpinannya, Kodim 0713 Brebes berhasil meraih predikat sebagai Kodim terbaik di Kodam IV Diponegoro Jateng. Sedangkan kepada Letkol Jajat Sudrajat, Teguh berpesan untuk terus meningkatkan profesionalismenya, terlebih di tahun 2009 ini, bangsa Indonesia akan mengadakan hajat besar berupa pemilihan legislatif dan pemilihan presiden. Terkait hal tersebut, Kolonel Teguh mengingatkan seluruh jajarannya untuk senantiasa bersikap netral.Sementara itu, usai penandatanganan serah terima jabatan, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa 14 unit kendaraan operasional untuk Kodim 0713 Brebes dari Pemerintah Kabupaten Brebes. Penyerahan dilakukan oleh Bupati Brebes, H. Indra Kusuma, S.Sos kepada Dandim 0713 Brebes baru, Letkol Inf. Jajat Sudrajat. Selain itu, juga dilansungkan pemberian cinderamata dari Kodim 0713 Brebes kepada Pemkab Brebes yang diterima langsung oleh Bupati Brebes. Upacara Sertijab Dandim 0713 Brebes diikuti oleh seluruh unsur militer serta perwakilan dari Pemkab Brebes, sedangkan tamu undangan terdiri dari para Dandim di wilayah Kodam IV Diponegoro, Kapolwil, Muspida serta para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah lingkup Pemkab Brebes. http://www.brebeskab.go.id

SERTIJAB 01-07 JANUARI 2009


Dan Brigif 19/Khatulistiwa Resmikan Batalion 644/WS
7 Januari 2009
Komandan Brigade Infanteri 19/Khatulistiwa, Singkawang, Letkol Arifin telah meresmikan Batalion 644/WS, Putussibau, Rabu (7/1) kemarin. Peresmian Batalion 644/WS itu dilakukan dalam upacara militer dan pelaksanaannya berjalan lancar dan tertib.Hadir upacara peresmian tersebut, Danrem 121/ABW, Kolonel Nukman Kosadi, Asisten Operasi KasdamVI TPR, Kolonel Inf Dodi Usoda mewakili Pangdam VI TPR, Wakil Bupati Kapuas Hulu Drs Alexander, M. Si beserta istri, Dandim 1206/PSB, Kapolres, Wakil Ketua DPRD, Camat Putussibau Selatan dan Utara, unsur muspida, tokoh masyarakat, pemuda dan adat serta serta Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Kapuas Hulu.Upacara militer peresmian Batalyon 644/WS Putussibau diawali Komandan Brigif, Letkol Arifin menyerahkan tongkat komando dan pangkat kepada Komandan Batalion 644/WS pertama, Letkol Esi Suharto. Tidak hanya itu, tunggul Manalo Mara Juang Yonif 644 WS dan penanda tangani prasasti pun mewarnai peresmian Batalion 644/WS, Putussibau ini.Pangdam VI TPR, Mayjen TNI Tono Suratman dalam amanatnya dibacakan Komandan Brigade Infanteri 19/Khatulistiwa, Letkol Arifin menjelaskan bahwa berdasarkan UU No 34 tahun 2004, TNI memiliki tugas pokok dalam mengantisipasi berbagai ancaman yang dapat merongrong NKRI. Baik itu ancaman dari dalam maupun luar negeri. “Dengan diresmikannya Batalion 644/WS diharapkan bisa menjaga keutuhan dan kedaulatan Indonesia. Sehingga peran TNI sangatlah penting dalam menjaga keutuhan TNI. Tetapi peran masyarakat pun tak kalah penting dalam memberikan informasi jika ada gangguan yang akan mengancam keutuhan NKRI,”jelasnya.Saat ditemui seusai upacara, Danbrigif 19/Khatulistiwa, Letkol Inf Arifin mengatakan dengan peresmian Batalion Infanteri dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dalam hal ini personil Yonif 644/WS selalu bersatu dan berkesinambungan. Tidak hanya itu, diharapkan para personelnya mampu menjadi tangguh dan berwawasan nasional  “Dalam pelaksanaan pengamanan di wilayah perbatasan, Brigif 19 Khatulistiwa menyiapkan personel satuan tugas pengamanan sesuai dengan konsep operasi,”jelasnya.Dan  Brigif, lanjutnya, memiliki peran dan sesuai dengan tugas pokoknya bagaimana menyiapkan sarana dan prasana dan kemampuan kesiapan prajurit. Baik dalam rangka Operasi Militer untuk Perang (OMP) maupun operasi militer selain perang. Tugas pengamanan wilayah perbatasan itu merupakan salah tugas dari operasi militer selain perang.
Disinggung kondisi keamanan Kalbar, Arifin mengatakan hingga saat ini masih cenderung aman dari berbagai ancaman. Baik itu berupa ancaman bersenjata dari dalam maupun luar negeri.
 “Rasa aman inilah, hingga kondisi Kalbar dari ancaman. Karena berdasarkan filosofi, kita cinta terhadap perdamaian namun lebih cinta terhadap kemerdekaan. Artinya seluruh prajurit TNI harus siap untuk menghadapi berbagai kemungkinan yang tidak kita inginkan,”ujarnya.
Sementara, Komandan Yonif Inf Letkol Esy Suharto mengucapkan kata terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat, Pemda Kapuas Hulu secara bersama-sama ikut serta mensukseskan pelaksanaan peresmian Yonif 644 Walet Sakti. Karena tanpa dukungan mereka, TNI tidak bisa berbuat banyak. Disinggung mengenai sarana dan prasarana Yonif 644 WS, pihaknya masih menunggu sesuai alokasi yang diberikan oleh  komando atas dalam hal ini Brigade Infanteri 19 Khatulistiwa dan Kodam VI Tanjung Pura. “Yang pasti bertahap,”katanya.Sedangkan Wakil Bupati Kapuas Hulu, Drs Y Alexander, M. Si berharap dengan diresmikannya Yonif 644 Walet Sakti kedepannya dapat melihat potensi yang dimiliki putra daerah. Sebab, secara kualitas putra daerah Kabupaten Kapuas Hulu tidak bisa diragukan. Sehingga perlu dipertahankan.
 “Untuk ke depannya, pengisian Yonif 644/WS dapat memprioritaskan prajurit dari Kapuas Hulu. Dan mungkin, mereka mulai dapat melirik putra daerah.  Baik itu jumlah 5 atau 10 orang,”katanya.Wabup menegaskan diresmikannya Yonif 644 Walet Sakti tersebut juga harus mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat. Dan selalu bekerjasama dan berkoordinasi secara bersama-sama. Dengan harapan, hal negatif yang dirasakan masyarakat dapat dihindari.
Usai upacara tersebut, seluruh undangan pun dihibur sejumlah atraksi dari personel Yonif 644/WS. Baik itu berupa aksi karate dengan memecahkan batu dengan kepala, tangan dan kaki. Ada juga, atraksi dalam menyelamatkan diri dari kepungan musuh. Dan terakhir, atraksi ditutup, dua orang prajurit melompat dan melewati api. http://www.borneotribune.com

SERTIJAB JULI- DESEMBER 2008

Sertijab Pangdam IV/Dip
12 Agustus 2008-
KSAD Jenderal TNI Agustadi Sasongko (tengah), bersama pejabat baru Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Haryadi Soetanto (kiri) dan pejabat lama Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro (kanan), saat menyaksikan parade pasukan pada upacara serah terima jabatan, di Makodam IV/Diponegoro, di Semarang, Selasa (12/8). Mayjen TNI Haryadi Soetanto sebelumnya adalah Pangdam XVII Trikora, dan Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro selanjutnya akan menjabat sebagai Pangdam Jaya. FOTO ANTARA/R. Rekotomo/Koz/hp/08.

SERTIJAB JANUARI- JUNI 2008

Sertijab Dandim 0703 Cilacap
14 Juni 2008
Tampuk pimpinan Komando Distrik Militer (Kodim) 0703 Cilacap diserahterimakan dari pejabat lama Letkol Inf Y. Rosarindarta kepada Letkol Inf Ade Kurnianto, Sabtu (14/6). Serah terima jabatan (Sertijab) Dandim 0703 Cilacap berlangsung di Alun-alun Cilacap dipimpin oleh Danrem 071 Wijayakusuma, Kolonel Kav Teguh Rahardjo.Danrem 071 Wijayakusuma Kolonel Kav Teguh Rahardjo dalam sambutannya mengatakan, alih tugas ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja organisasi, termasuk juga upaya mengembangkan kemampuan perwira dalam dimensi kepemimpinan, managerial serta profesionalitasnya.Danrem juga berpesan, untuk selalu mencermati setiap perkembangan situasi dan kondisi yang terjadi, untuk kemudian menemukann formulasi penanganan yang tepat dan proporsional, guna mencegah jangan sampai kejadian-kejadian yang negatif, muncul dan berkembang di daerah ini.Hadir dalam Sertijab tersebut jajaran Muspida Cilacap dan komponen masyarakat Cilacap.Usai Sertijab acara dilanjutkan dengan lepas sambut Dandim yang diadakan di Pendapa Wijaya Kusuma Cakti. http://cilacapmedia.com

SERTIJAB DANREM 173/PVB
10 Juni 2008

Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Haryadi Soetanto, Selasa (10/6) memasang tanda jabatan kepada Komandan Korem 173/PVB Kolonel Inf.Harry Ramlan Jauhari (kanan) pada serah terima jabatan dengan pejabat lama Kolonel Inf.Herman Tedez yang berlangsung di Kabupaten Biak Numfor. FOTO ANTARA/Muhsidin/Koz/hp/08. http://www.antarafoto.com

JABATAN DANYON ARHANUDRI-3 KODAM III/SILIWANGI DISERAHTERIMAKAN DARI LETKOL ARH TOTO NUGROHO KEPADA LETKOL ARH EDDY WIDIYANTO, S.IP.
3 Juni 2008
Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Suroyo Gino mengatakan mutasi jabatan Perwira dalam tingkat apapun bisa terjadi setiap saat sesuai dengan kebutuhan organisasi. Namun esensi dari mutasi ini senantiasa diletakkan pada prinsip progresifitas yang mengarah pada peningkatan secara kualitatif. Dalam arti setiap mutasi jabatan haruslah menandai bagi personel agar semakin meningkat kinerja satuan dalam melaksanakan tugas pokoknya. Penekanan tersebut disampaikan Pangdam pada saat acara Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon Arhanudri-3 Kodam III/Siliwangi dari Letkol Arh Toto Nugroho kepada Letkol Arh Eddy Widiyanto, S.IP, yang dilaksanakan di Mayon Arhanudri-3 Kodam III/Siliwangi Jl. Menado Bandung, Selasa (3/6). Menurut Pangdam, Batalyon Arhanudri-3 sebagai salah satu satuan Bantuan Tempur Kodam III/Siliwangi mempunyai peran penting dalam mendukung tugas pokok Kodam III/Siliwangi, khususnya dalam menangkal ancaman Serangan Udara musuh, serta mendukung terciptanya stabilitas pertahanan wilayah yang kondusif, baik untuk kepentingan pertahanan negara maupun pembangunan wilayah.  Keberhasilan dalam melaksanakan tugas pokok satuan, ke depan akan semakin dituntut mengingat dinamika perkembangan situasi strategis yang terus berubah dengan cepat. Situasi ini berpengaruh terhadap makin meningkatnya tantangan tugas yang kita hadapi, baik dalam menjaga daerah pangkalan maupun tugas operasi dalam rangka menjaga keutuhan NKRI, kata Pangdam. Oleh karena itu, kesiapan pasukan harus tetap siaga. Begitu pula dengan Alutsista yang dimiliki harus dirawat dengan baik agar tetap dalam kondisi siap operasional guna mendukung tugas satuan. Sejalan dengan itu, pembinaan satuan perlu ditingkatkan melalui kegiatan latihan yang terprogram dan berkelanjutan. Jadikan latihan sebagai kebutuhan untuk mengasah kemampuan dan keterampilan untuk menjadi prajurit Arhanud yang disiplin dan profesional, tegas Pangdam. Lebih lanjut Pangdam memerintahkan, agar seluruh prajurit Yon Arhanudri-3 dapat menjaga citra dan jati diri sebagai prajurit TNI yang sepenuh pengabdiannya diberikan untuk kepentingan bangsa dan negara. Hindari perilaku negatif yang bisa mencoreng nama baik satuan, apalagi membuat antipati dari masyarakat. Hal ini perlu mengingat keberadaan Markas Batalyon Arhanudri-3 berada di Pusat Kota Bandung, dimana kondisi ini sangat berpengaruh besar terhadap perilaku dan sikap hidup prajurit. Kecenderungan hidup konsumtif, indisipliner dan perilaku negatif lainnya bahkan tindak kriminal cenderung meningkat dan terjadi di sebagian prajurit. Hal ini akan berdampak buruk terhadap kinerja satuan secara keseluruhan.
Diakhir amanatnya Pangdam mengharapkan, kondisi dan situasi tugas Batalyon Arhanudri-3 yang demikian kompleks kiranya harus menjadi perhatian serius dari seluruh unsur pimpinan, terlebih lagi Komandan sebagai pucuk pimpinan untuk bisa melakukan pembinaan yang lebih kreatif, inovatif dan sinerjis terhadap seluruh anggotanya. Dengan demikian, kinerja dan kesiapan Yon Arhanudri-3 dalam melaksanakan tugas pokoknya menjaga pertahanan udara wilayah Kodam III/Siliwangi, maupun tugas-tugas yang melekat dalam satuan dapat dilaksanakan dengan baik dan berhasil. Hadir pada acara Serah Terima Jabatan Komandan Batalyon Arhanudri-3 diantaranya para sesepuh Arhanudri-3, para Asisten Kodam III/Siliwangi, Kabalak dan Kapendam III/Siliwangi serta undangan lainnya. (Pendam 3/Dispenad/Gnr)

Mayjen TNI H. Pandjaitan Jadi Pangdam IX/Udayana
Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/253/V/2008 tertanggal 29 Mei 2008
Mayjen TNI Hotmangaradja Pandjaitan ditetapkan sebagai Pangdam IX/Udayana menggantikan Mayjen TNI G.R. Situmeang. Hotmangaraja Pandjaitan saat ini menjadi Asisten Teritorial Kepala Staf TNI ANgkatan Darat (Aster Kasad). Penetapan lulusan Akademi Militer (Akmil) 1977 sebagai Pangdam IX/Udayana sesuai Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/253/V/2008 tertanggal 29 Mei 2008, kata Kepala Dinas Penerangan Umum Markas Besar (Mabes) TNI, Kolonel CAJ Ahmad Yani Basuki, di Jakarta, Selasa.
Dalam surat keputusan Panglima TNI itu terdapat 131 perwira tinggi dan menengah TNI yang dimutasi, terdiri atas 25 orang di jajaran Mabes TNI, 38 orang di jajaran TNI AD, 24 orang di jajaran TNI Angkatan Laut (AL), 18 orang di jajaran TNI Angkatan Udara (AU), 10 orang di jajaran Dephan, dua orang di jajaran Polhukam, delapan orang di jajaran Badan Intelijen Negara (BIN), satu orang di jajaran Wantanas dan satu orang di jajaran Kehakiman.Selain Mayjen TNI Hotmangaraja, perwira yang mengalami mutasi antar-jabatan dalam pangkat yang sama terdapat pula Mayjen TNI G.R. Situmeang (Pangdam IX/Udayana) menjadi Inspektur Jenderal TNI AD (Irjenad), Mayjen TNI Karsadi (Perwira Staf Ahli/Sahli Tingkat III Bidang Sosial dan Budaya, Hak Asasi Manusia/Sosbud HAM Panglima TNI) menjadi Aster Kasad.
Kemudian, Mayjen TNI Supiadin Yusuf A.S. (Pangdam Iskandar Muda) menjadi Asisten Operasi (Asops) Panglima TNI, Mayjen TNI Sunarko (Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus/Danjen Kopassus TNI AD) menjadi Pangdam Iskandar Muda, dan Mayjen TNI Aryono Murtamadinata (Asisten Personel Kasad) menjadi Staf Khusus Panglima TNI. Terdapat juga nama Mayjen TNI H. Arri Sujono (Perwira Sahli Tingkat III Bidand Banusia Panglima TNI) menjadi Aspers Kasad, Brigjen TNI Rahmat Budiyanto (Perwira Sahli Tingkat II Bidang Kamteror Sahli Bid Polkamnas Panglima TNI) ke Kasdam III/ Siliwangi. Selain itu, Laksma drg. Budhi Siswanto (Kepala Dinas Kesehatan TNI AL/Kadiskesal) menjadi Wakil Komandan Pusat Kesehatan/Waka Puskes TNI, Laksma TNI Susanto (Perwaira Sahli Tingkat II Kamkonf Komunal Sahli Bid. Polkamnas Panglima TNI) menjadi Komandan Gugus Keamanan Laut Armada RI Kawasan Timur (Danguskamlatim), dan Laksma TNI Surya Wiranto (Staf Khusus Kasal) menjadi Direktur Latihan Gabungan Sekolah Staf Komando (Dirlatgab Sesko) TNI, ujar Ahmad Yani. Selain itu, tercantum pula nama Brigjen TNI (Mar) Halim A. Hermanto (Wadan Kobangdikal) menjadi Wadanseskoal, Marsda Yoseph Rasiman (Pa Sahli Tk.III Bid Jahril Panglima TNI) Koorsahli Kasau, Marsma TNI Ach. Arijanto Masrie (Wagub AAU) menjadi Kadispotdirgaau, Marsma TNI Suryanto (Dirpotrana Pothan Dephan) menjadi Sesditjen Pothan Dephan, Marsma TNI Isnawan (Kaskohanudnas) menjadi Waasintel Panglima TNI.
Sementara itu, 54 orang yang mengalami promosi jabatan adalah Brigjen TNI Dahler Sjaiful Hasibuan (Kasdam III/Slw) menjadi Korsahli Kasad, Brigjen TNI Bambang Slamet Ismoyo (Dirdik Sesko TNI) menjadi Pa Sahli Tk III Bid. Sosbud HAM Panglima TNI, Brigjen TNI Pramono Edhie Wibowo (Kasdam IV/Dip) menjadi Danjen Kopassus.Kemudian, Brigjen TNI Djedjen Djaenanasri (Irben Itjen TNI) menjadi Pa Sahli Tk.III Bid Banusia Panglima TNI, Brigjen TNI dr. Heridadi (Dirkesad) menjadi Kapuskes TNI dan Kolonel Cba Albiker Hutabarat (Pawasbek Babek TNI) menjadi Dirbekangad. Sedangkan, Kolonel Czi Langgeng Sulistiyono (Paban i/Ren Spamad) menjadi Kasdam IV/Diponegoro, Kolonel Ckm dr. Supriyantoro (Wadirkesad) menjadi Kepala RSPAD Gatot Soebroto Ditkesad, Kolonel Czi Martono (Paban IV/Faskon Slog TNI) menjadi Irben Itjen TNI, Kolonel Laut (E) Tri Santosa (Sekdiskomlekal) menjadi Kadissenlekal. Kemudian, Kolonel Laut (S) Bambang Dwi Nirbito (Dan STTAL Kobangdikal) menjadi Kapusdiklat Jemen Badiklat Dephan, Kolonel Laut Leonardi (Pamen Mabes TNI AL (Dik Lemhannas)) menjadi Dirprotana Ditjen Pothan Dephan, Kolonel Laut Kusdinar Diyon (Palikes Madya Rumkital dr. Mintoharjo) menjadi Kadiskesal, Marsma TNI R. Abiadi Hasan (Kadispotdirgaau) menjadi Pa Sahli Tk.III Bid Jahrit Panglima TNI, Kolonel Pnb. R.Agus Munandar (Paban 1/Renstra Srenau) menjadi Wagub AAU dan Kolonel Pnb B. John D Sembiring (Pamen Sopsau) menjadi Pangkosek Hanudnas.
Pada surat keputusan itu, terdapat pula 28 orang yang memasuki masa pensiun, yakni Mayjen TNI Bob Pangemanan (Tenaga Ahli Pengajar Bid Kependudukan Lemhannas RI) menjadi Pati Mabes TNI AD, Mayjen TNI Rianzi Julidar (Koorsahli Kasad) menjadi Pati Mabes TNI AD, Mayjen TNI Mahidin Simbolon (Irjenad) menjadi Pati Mabes TNI AD. Selain itu, Mayjen TNI Zamroni (Asops Panglima TNI) menjadi Pati Mabes TNI AD, Laksda TNI dr Imansyah Ali DSPD (Kapuskes TNI) menjadi Pati Mabes TNI AL, Laksma TNI Sri Nugroho Budo Gutomo (Sesditjen Kuathan Dephan) menjadi Pati Mabes TNI AL, Laksma TNI Fajar Sampurno (Sesditjen Pothan Dephan) menjadi Pati Mabes TNI AL. Marsma TNI Drs Budhi Sanjoto (Kapusdiklat jemen Badiklat Dephan) menjadi Pati Mabes TNI AU dan Marsma TNI Suyanto (Pa Sahli Tk.II Bid Sosbud HAM Pannglima TNI) menjadi Pati Mabes TNI AU. (*)

Sertijab Danyon 23 Grup 2 Kopassus
19 Maret 2008-
LetKol Inf M Saleh Mustafa (kiri) bersama Komandan Grup 2 Kopassus Kolonel Inf Asep Subarkah (tengah) dan Mayor Inf Mohammad Fajar (kanan) melakukan salam komando usai serah terima jabatan komandan Batalyon 23 Grup 2 Kopassus di markas Kopassus, Kemang, Bogor, Jabar, Rabu (19/3). Mayor Inf Mohammad Fajar menggantikan posisi LetKol Inf M Saleh Mustafa sebagai Komandan Batalyon 23 Grup 2 Kopassus. FOTO ANTARA/Jafkhairi/Koz/hp/08.

Mayor Inf Mohammad Fajar (ketiga) didampingi LetKol Inf M Saleh Mustafa (kedua) disaksikan Komandan Grup 2 Kopassus Kolonel Inf Asep Subarkah Yusuf (membelakang) menandatangani naskah serah terima jabatan komandan Batalyon 23 Grup 2 Kopassus di markas Kopassus, Kemang, Bogor, Jabar, Rabu (19/3). Mayor Inf Mohammad Fajar menggantikan posisi Kol Inf M Saleh Mustafa sebagai Komandan Batalyon 23 Grup 2 Kopassus. FOTO ANTARA/Jafkhairi/Koz/hp/08.

SERTIJAB DANREM 074/WARASTRATAMA

27 Pebruari 2008-
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro, S.IP., M.M., Rabu (27/2) akan melantik Kolonel Inf Andogo Wiradi yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Rindam IV/Diponegoro sebagai Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta. Sedangkan Danrem lama yang telah naik pangkatnya menjadi Jenderal bintang satu, yaitu Brigadir Jenderal TNI Ngakan Gede Sugiartha selanjutnya menjabat Komandan Pusat Intelijen TNI AD (Danpusintelad). Upacara Sertijab yang dihadiri oleh unsur Muspida Surakarta dan Pejabat TNI jajaran Kodam IV/Diponegoro ini dilaksanakan di Lapangan Makorem 074/Warastratama Surakarta. (Pendam 4/Dispenad/Dj)

Sertijab Kasdam IM
KODAM IM KOMIT MENGELIMINIR IDEOLOGI SEPARATIS
13 Pebruari 2008-
Banda Aceh, Mencermati berbagai kecenderungan potensi kerawanan yang dapat mengancam integritas bangsa dan kedaulatan negara, Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) menekankan bahwa dalam kondisi apapun, TNI harus tetap konsisten dan konsekuen pada komitmen tugas pokok Kodam Iskandar Muda. Terutama dalam menegakkan kedaulatan negara serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, melalui karya nyata, dengan kata kunci “membangun kembali Aceh yang lebih maju, aman, damai dan sejahtera”.Eksistensi Kodam IM sebagai komponen utama alat pertahanan negara, dituntut untuk terus mengaktualisasikan kemampuan dan kekuatannya guna menunaikan tugas mengamankan setiap jengkal wilayah di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dari gangguan, ancaman dan anasir-anasir pihak tertentu. Di samping itu juga harus mampu menumbuhkan kembali semangat nasionalisme masyarakat Aceh terhadap ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan membantu mereka untuk meraih kehidupan yang lebih baik.“Tugas lainnya dari komando kewilayahan di wilayah Provinsi NAD adalah mengeliminir ideologi separatis dengan berbagai anasir-anasirnya,” tegas Pangdam IM Mayjen TNI Supiadin AS pada Sertijab Kasdam IM di Aula BTU Makodam IM, Rabu (13/2). Hal itu memang tidak mudah, ujar Pangdam, maka perlu upaya cerdas dari komandan satuan secara all out bersama-sama segenap komponen masyarakat dengan tetap mengedepankan komitmen baik-baik dengan rakyat.”

Program TMMD
Hal ini tentu harus diikuti oleh implementasi Binter secara konkrit, sehingga partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung upaya pemulihan keamanan merupakan realita sosial yang merefleksikan simpatik masyarakat terhadap TNI. Sebagai implementasi dari semboyan “tugas adalah kehormatan” Kodam IM telah mempelopori kegiatan-kegiatan Bhakti TNI yang tujuan utamanya untuk mensejahterakan rakyat yaitu melalui program TMMD. Maka sejalan dengan kegiatan tersebut, Pangdam IM menekankan kepada seluruh prajurit jajaran Kodam Iskandar Muda agar berperan aktif dan konstruktif dalam proses pelaksanaan program TMMD ini.Karakteristik kekuatan TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional dalam mengemban tugas menegakkan kedaulatan negara dan melindungi segenap bangsa, tidak semata-mata bertumpu pada persenjataan dan alat peralatan yang modern. “Namun lebih dititikberatkan pada dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat,” ujar Pangdam sembari menekankan kepada seluruh prajurit jajaran Kodam Iskandar Muda, bahwa keberhasilan yang dicapai sangat ditentukan oleh kemampuan beradaptasi merebut hati dan pikiran masyarakat.Karena mustahil pelaksanaan tugas pokok dapat dicapai maksimal tanpa adanya kemanunggalan TNI dengan Rakyat. Sebagai prajurit yang memiliki jati diri sebagai tentara rakyat sudah pasti TNI harus selalu dekat dengan rakyat. Dengan demikian, lanjut Jenderal bintang dua TNI ini, kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat dapat memberikan pencerahan yang berdimensi pada kesejahteraan, keadilan dan rasa aman.Guna mewujudkan solidaritas TNI yang bertumpu pada dukungan dan partisipasi masyarakat, maka optimalisasikan penjabaran tugas Binter, karena sesungguhnya masyarakat Aceh amat mendambakan semangat kemanunggalan TNI-Rakyat. “Hal ini saya harapkan tidak hanya sebagai konsep dan ucapan saja, tetapi dapat dilaksanakan dan dirasakan dalam kehidupan sehari-hari,” tegas Pangdam IM. Dalam sertijab kemarin, Brigjen TNI Efrizal Ramli menyerahkan jabatan Kasdam IM kepada Brigjen TNI Hari Poernomo. Efrizal ditarik ke Mabes TNI AD sebagai Wakil Inspektur Jenderal (Wairjen) Angkatan Darat. (sumber : www.analisadaily.com)

Sertijab Danyonif 113/Jaya Sakti
TUNTUTAN PROFESIONALISME TNI MAKIN TINGGI
22 Januari 2008-
Bireuen - Setiap jajaran TNI harus mampu bersikap profesionalisme dalam menjalankan tugas, seiring makin tingginya tuntutan tersebut. Kesejahteraan prajurit juga akan diterus ditingkatkan se-jalan makin dewasa dalam bersikap, bertindak dan memiliki wawasan luas. Penegasan itu disampaikan Danrem 011/LW Letkol Inf Moh Erwin Safitri melalui amanatnya yang dibacakan oleh Kasrem Letkol Inf Putro Lelono pada Sertijab Danyonif 113/Jaya Sakti, di Juli Bireuen Selasa (22/1). Dalam acara ini yang turut dihadiri anggota Muspida dan jajaran Korem 011/LW, Danrem meminta setiap pimpinan harus memiliki wawasan luas. Hal itu, baik dalam tugas pokok maupun diluar tugas pokok seperti ideologi dan sosial budaya, termasuk wawasan lingkungan. Dia menjelaskan secara simultan akan memberi warna tersendiri bagi performance kepemimpinan seorang komandan. Seorang Komandan Batalyon, katanya, dituntut untuk menjaga dan meningkatkan moral prajurit dengan menumbuhsuburkan kehidupan beragama.
Kemudian, mampu menjaga disiplin seluruh prajurit secara maksimal dan meningkatkan preofesionalisme prajuritnya dengan mengembangkan budaya belajar dan berlatih. Kemudian pesan Kolonel Inf M. Erwin Safitri dihadapan ratusan undangan, harus senantiasa menumbuh suburkan jiwa korsa prajuritnya, baik antara anggota satuan maupun dengan satuan lain. "Tanamkan kepada prajurit, tugas TNI adalah menjaga keutuhan dan kedaulatan wilayah NKRI," tegasnya. Dia berharap, jangan lengah dan tetap waspada menghadapi berbagai kemungkinan perubahan situasi yang terjadi. Tantangan tugas dan kesatuan di Yonif 113/JS telah menjadi tanggungjawab Letkol Inf Evi Reza Pahlevi selaku Komandan Batalyon yang baru menggantikan Letkol Inf Hadi Purwosubroto. "Kepada Danyon yang baru saya minta lanjutkan pembinaan prajurit Yonif 113/JS dengan baik dan pertaruhkan seluruh kemampuan secara totalitas, demi keberhasilan Batalyon mengemban misi dan peran sebagai kekuatan pertahanan," pesan Danrem sambil mengucapkan terimakasih atas pelaksanaan tugas yang telah dijalankan Letkol Inf Hadi Purwosubroto. (Penrem 011/Dispenad)

Sertijab Pangdam IV/Diponegoro
14 Januari 2008-

TANDA JABATAN : KSAD Letjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo menyematkan tanda jabatan kepada Pangdam IV/Diponegoro yang baru TNI Darpito Pudyastungkoro pada acara sertijab dari pejabat lama Mayjen TNI Agus Soeyitno di Lapangan Parade Makodam IV, Senin (14/1).(30)         

Ungkapan the old soldier never die sebagaimana dikatakan KSAD Letjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo, tepat ditujukan kepada Mayjen TNI Agus Soeyitno. Pernyataan tersebut disampaikannya dalam sambutan serah terima jaban Pangdam IV/Diponegoro dari Agus kepada Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro di Lapangan Parade Makodam IV/Diponegoro, Senin (14/1). Memasuki masa pensiun, kata dia, tidak membuat jendral bintang dua itu berhenti berkarya. Seperti diketahui, Agus maju dalam Pilgub Jateng 2008-2013. '' Di manapun medan pengabdian yang jenderal pilih dan jalani setelah purnawira nanti, kami mendoakan semoga jenderal dan keluarga senantiasa dalam bimbingan dan lindungan Tuhan, serta diberi kesuksesan dalam setiap pekerjaan,'' kata Agustadi. Dalam acara tersebut, selain keluarga besar TNI, hadir antara lain Gubernur Jateng Ali Mufiz, Ketua DPRD Jateng Murdoko, Kapolda Jateng Irjen Dody Sumantyawan HS, para pejabat di lingkungan Pemprov Jateng, bupati dan walikota se-Jateng. Para mantan Pangdam IV/Diponegoro yakni Mayjen TNI (Purn) Sunarso dan Letjen TNI (Purn) Bibit Waluyo yang juga akan mencalonkan diri sebagai Gubernur Jateng juga hadir. Dalam kesempatan itu KSAD juga menyinggung musibah di Tanah Air, tak terkecuali di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

Mengabdi
Dia mengingatkan komitmen TNI hanya mengabdi kepada bangsa dan negara. Karena itu apa yang telah dilakukan para prajurit TNI AD untuk membantu para korban bencana dapat lebih ditingkatkan intensitasnya dan melibatkan lebih banyak lagi prajurit-prajurit TNI AD di daerah tersebut. ''Tugas bantuan kemanusiaan merupakan bagian dari tugas TNI pada pola operasi militer selain perang, sebagaimana dimuat pada UU TNI.'' KSAD juga menyebutkan tentang reformasi internal yang terjadi di tubuh TNI. ''Sesuai dengan UU, TNI telah meninggalkan peran sosbud. Kami terus memperbaiki diri.'' Terkait pengadaan alat utama sistem pertahanan (alutsista), lanjutnya, itu tergantung pada anggaran yang diberikan negara. ''Anggaran yang ada diatur sedemikian rupa dengan skala prioritas, misalnya apa saja yang perlu diperbaiki.''
Seperti diberitakan, Mayjen TNI Agus Soeyitno selanjutnya akan memasuki masa pensiun. Sedangkan Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro sebelumnya menjabat sebagai Komandan Pusat Teritorial TNI Angkatan Darat (Danpusterad). Pria yang merupakan Pangdam IV/Diponegoro ke-30 itu lahir di Semarang 31 Agustus 1952. Dalam upacara sertijab itu dilaksanakan pula parade dan defile dengan melibatkan 3.187 personel yang terdiri atas 1.717 personel peserta upacara, 54 personel awak ran back ground, 154 awak ran defile, 27 personel upacara lainnya, 535 personel pendukung, dan 700 undangan. (H11-46)

KASDAM VI/TANJUNGPURA PIMPIN SERTIJAB DANDIM 0905/BALIKPAPAN
8  Januari 2008-
Satu hari setelah menyerahkan tongkat komando Komandan Batalyon, kini gilirannya Letkol Inf Rifki menerima tongkat komando sebagai Komandan Kodim 0905/Balikpapan. Letkol Arm Supriyoso S.Ip, menyerahkan kepada Letkol Inf Rifki untuk melanjutkan kinerja pejabat lama yang selama ini cukup berhasil memimpin satuan kewilayahan dalam tugasnya mengawal derap pembangunan yang berlangsung mulai dari suksesnya pemilihan kepala daerah Kotamadya Balikpapan, pengamanan beberapa obyek vital nasional, hingga permasalahan pendistribusian minyak yang menjadi dilema, walupun Balikpapan memiliki label sebagai kota minyak dan kota yang paling ramai di provinsi Kalimantan Timur. Hingga Selasa (08/01), secara estafet wewenang dan tanggung jawab itu diserahkan yang disaksikan oleh Kepala Staf Kodam VI/Tpr Brigjen TNI Eko Irianto S.Ip untuk memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Kodim 0905/ Balikpapan bertempat di lapangan Markas Kodim 0905 Balikpapan.Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI GR. Situmeang dalam amanatnya yang dibacakan oleh Kasdam menegaskan, keberadaan Kodim 0905/Balikpapan sebagai Kodim BS yang berada langsung di bawah Pangdam VI/Tpr, merupakan satuan komando pelaksana tingkat Kodam VI/Tpr yang bersifat kewilayahan dan taktis.Lebih lanjut Pangdam mengungkapkan dalam tugas pokoknya Kodim 0905/Balikpapan menyelengarakan pembinaan satuan dan kesiapan operasional, pembinaan kewilayahan serta melaksanakan dan membantu operasi pertahanan diwilayahnya sesuai kebijakan Panglima Kodam VI/Tpr.Selain Itu juga menyelengarakan dan melaksanakan pengamanan daerah, instalasi, obyek vital nasional yang bersifat strategis, pengamanan pejabat perwakilan negara asing yang berada didaerahnya serta menyelengarakan fungsi kegarnisunan TNI di wilayah Balikpapan.Letkol Arm Supriyoso S.Ip selanjutnya akan menjabat sebagai Kepala Staf Resimen Armed 1/2 Kostrad Malang Jawa Timur, sedangkan Letkol Inf Rifki sendiri bukan orang baru di jajaran Kodam VI/Tpr karena sebelumnya menjabat Komandan Batalyon 600/Raider yang diserahterimakan kemarin, Senin (07/1).Serah terima jabatan Dandim 0905/Balikpapan tersebut dihadiri oleh Irdam, para Asisten, Perwira Ahli Pangdam, LO, AU, Kabalak, Komandan Satuan, tokoh masyarakat serta Wakil Ketua Persit Ny. Eko Irianto dan beberapa pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Tanjungpura. (Pendam6/Dispenad)

SERTIJAB DANYONIF 600/RAIDER
7 Januari 2008
Balikpapan, Diawal tahun 2008 ini mutasi pucuk pimpinan kesatuan dijajaran Kodam VI/Tpr mulai bergulir, ditandai pada urutan terdepan diantaranya Komandan Batalyon Infanteri 600/Raider, yang pagi ini Senin (7/1) melaksanakan serah terima jabatan Komandan Batalyon. Letkol Inf Rifki secara resmi menyerahkan tongkat komandonya kepada Letkol Inf Haryono di depan Kasdam VI/Tpr Brigjen TNI Eko Irianto S.IP mewakili Pangdam VI/Tpr, di Lapangan Markas Yonif 600 Raider Manggar Balikpapan.
Dalam amanatnya Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI GR. Situmeang yang dibacakan Kasdam VI/Tpr mengatakan, Batalyon Infanteri 600/Raider sebagai satuan pemukul Kodam VI/Tpr mempunyai tugas pokok membina kesiapsiagaan satuan agar dapat digerakkan setiap saat guna menanggulangi setiap bentuk ancaman terhadap integritas dan kedaulatan NKRI khususnya di wilayah Kodam VI/Tpr maupun wilayah nasional. Dikatakan Pangdam VI/Tpr, bahwa prajurit Yonif 600/Raider yang mempunyai kemapuan tiga kali lipat dari prajurit Infanteri biasa tersebut senatiasa dituntut memiliki mobilitas yang tinggi, mampu bereaksi secara cepat, bergerak mendekati musuh secara senyap dan memiliki ketepatan dalam menentukan sasaran, yang didukung dengan disiplin yang tinggi, soliditas satuan yang kuat serta profesionalisme yang handal. Dengan demikian untuk dapat merealisir hal tersebut Komandan Batalyon 600/Raider harus dapat melaksanakan program pembinaan latihan dan pembinaan satuan secara teratur, terarah, berlanjut dan berkesinambungan. Pangdam VI/Tpr mengingatkan, keberadaan kesatuan Batalyon Infanteri 600/Raider adalah merupakan begian dari masyarakat yang keberadaannya tidak terlepas dari dinamika kehidupan masyarakat. Oleh karena itu Komandan satuan dituntut mampu menanamkan pada diri setiap prajurit akan arti pentingnya menciptakan kemanunggalan TNI-Rakyat, dengan tidak meninggalkan jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang dan Tentara Nasional Indonesia.Letkol Inf Rifki selanjutnya akan menduduki jabatan baru sebagai Komandan Kodim 0905/Balikpapan. Serah terima jabatan Dandim sendiri direncanakan (8/1) 2007 Selasa Pagi. Disamping sertijab Danyonif 600/R juga dilaksanakan sertijab ketua Persit Kartika Chandra Kirana cabang BS 600/Raider dari Ny. Rifki kepada Ny. Haryono di aula Yonif 600/Raider.Serah terima jabatan Danyonif 600/Raider tersebut dihadiri oleh Irdam, para Asisten, perwira Ahli Pangdam, LO. AU, Kabalak, Komandan Satuan, tokoh masyarakat serta Wakil Ketua Persit Ny. Eko Irianto dan beberapa pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Tpr. (Pendam 6/Dispenad)

KASAD PIMPIN SERTIJAB DANPUSPOMAD DAN DANPUSTERAD
7 Januari 2008-
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Letjen TNI Agustadi Sasongko Purnomo memimpin serah terima jabatan Komandan Pusat Polisi Militer dan Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat, masing-masing dari Mayor Jenderal TNI Hendardji Soepandji kepada Brigadir Jenderal TNI Subagdja Djiwapradja, dan Mayor Jenderal TNI Darpito kepada Brigadir Jenderal TNI Sumurung Simandjuntak di Markas Polisi Militer Angkatan Darat, Jakarta, Senin (7/1).
Kasad menegaskan, Pusat Polisi Militer Angkatan Darat sebagai Badan Pelaksana Pusat ditingkat Markas Besar Angkatan Darat bertugas menyelenggarakan pemeliharaan, penegakan disiplin, hukum dan tata tertib di lingkungan dan bagi kepentingan Angkatan Darat.
 Untuk itu menurut Kasad, tugas yang dihadapi Puspomad menuntut lebih proaktif dan sungguh-sungguh dalam melakukan penertiban disiplin, hukum dan tata tertib di lingkungan jajaran Angkatan Darat. Untuk itu, kepada seluruh prajurit Polisi Militer Angkatan Darat di manapun berada dan bertugas, harus lebih menguasai, menghayati dan mengamalkan peran, fungsi dan tugas kepolisimiliteran secara lebih profesional.Kasad meminta kepada segenap prajurit Polisi Militer agar menghilangkan sikap arogan, sikap sok berkuasa dan sikap-sikap buruk lainnya yang dapat merugikan satuan Polisi Militer, karena dalam hal penegakan disiplin, hukum dan tata tertib satuan-satuan Polisi Militer merupakan tolak ukur atau acuan bagi satuan lain.
Sementara itu kepada segenap Prajurit Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Kasad mengingatkan bahwa doktrin TNI Angkatan Darat “Kartika Eka Paksi” menetapkan “teritorial” sebagai salah satu fungsi utama TNI Angkatan Darat. Bagi TNI Angkatan Darat, teritorial yang terdiri dari geografi, demografi dan kondisi sosial merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari keberadaan TNI Angkatan Darat dalam mengemban peran, fungsi dan tugas-tugasnya, tegas Kasad.Kasad mengharapkan, agar para pelaksana di lapangan dapat mewujudkan ruang alat dan kondisi juang itu secara efektif, merupakan tugas pokok Pusat Teritorial Angkatan Darat, menyelenggarakan pembinaan fungsi teknis teritorial meliputi pembinaan teritorial, pembinaan sistem dan metode, pembinaan kemampuan teritorial serta pengkajian dan pengembangan dalam rangka mendukung tugas Angkatan Darat.Menurut Kasad, begitu penting dan strategisnya tugas pokok Pusat Teritorial Angkatan Darat itu, sehingga begitu besar harapan ke depan bahwa pembinaan teritorial akan semakin sempurna penyelenggaraannya melalui hadirnya berbagai produk kajian yang berkaitan dengan metoda pembinaan teritorial yang proporsional dan profesional produk Pusterad.Mayor Jenderal TNI Hendardji Soepandji akan menjabat Asisten Pengamanan Kasad sedangkan Mayor Jenderal TNI Darpito dipromosikan sebagai Pangdam IV/Diponegoro di Semarang. (Dispenad)