Rabu, 28 Oktober 2009

SERTIJAB 24-30 NOVEMBER 2009


MUTASI JABATAN DI JAJARAN TNI
Keputusan Panglima TNI Nomor : Kep/763/XI/2009 tanggal 30 November 2009
PUSPEN TNI (9/12),- Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor : Kep/763/XI/2009 tanggal 30 November 2009, telah diputuskan tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan (mutasi) di lingkungan TNI.
Mutasi tersebut dialami 10 pejabat di jajaran Mabes TNI, sembilan di jajaran TNI AD, 10 di jajaran TNI AL dan satu di jajaran TNI AU.
Dalam keputusan itu, terdapat mutasi 22 pejabat di jajaran Lemhannas RI, 16 di jajaran Dephan, dua di jajaran MA RI dan masing-masing satu di jajaran Setneg RI dan jajaran Staf Khusus Presiden RI.
Dalam mutasi tersebut tercatat 27 mutasi pejabat antarjabatan dalam pangkat yang sama.
Di antaranya terdapat Mayjen TNI Anshory Tadjudin dari Asintel Panglima TNI menjadi Kabais TNI, Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary, S.IP dari Pangdam III/Slw menjadi Asintel Panglima TNI.
Berikutnya, Mayjen TNI Djoko S. Utomo dari Pangdam VII/Wrb menjadi Irjenad, Mayjen TNI Hari Krisnomo, S.IP dari Aslog Kasad menjadi Pangdam VII/Wrb dan Mayjen TNI Haryadi Soetanto dari Pangdam IV/Dip menjadi Asops Kasad.
Mayjen TNI Budiman dari Sesmil Setneg RI menjadi Pangdam IV/Dip, Brigjen TNI Amril Amir, S.IP dari Kadisjarahad menjadi Kasdam VII/Wrb, Laksma TNI Bambang Budianto dari Kadisminpersal menjadi Waaspers Kasal.
Selanjutnya, Marsma TNI Yiyit Prayitno dari Pa Sahli Tk. II Bid Sosbud HAM Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI dan Brigjen TNI Heroes D.N., S.E., dari Pa. Sahli Tk. II Bid Intekmil Panglima TNI menjadi Staf Khusus Panglima TNI.
Di dalam keputusan itu terdapat 32 pejabat yang mengalami promosi.
Di antaranya Brigjen TNI Wibowo, S.IP dari Kasdam VII/Wrb menjadi Aslog Kasad, Laksma TNI Ir. Sudirman, S,E., M.AP dari Waaspers Kasal menjadi Sesmil Setneg RI, Marsma TNI Ir. A. Chalid H., M.SEE., M.Sc dari Karo Telematika Settama Lemhannas RI menjadi TA Pengkaji Bid Demografi Lemhannasa RI.
Marsma TNI Dikdik Amir Hasan, S.IP., M.M dari Dirjian Ekonomi Debid Jianstrat Lemhannas RI menjadi TA Pengkaji Bid. SKA Lemhannas RI, Brigjen TNI Amir Hamka Manan dari Dirtap Sembelneg Debid Taplai Bangsa Lemhannas RI menjadi TA Pengkaji Bid. Politik Lemhannas RI.
Berikutnya, Laksma TNI Syahrin Abdurrahman, S.E dari Dirtap Konst dan Sisnas Debid. Taplai Bangsa Lemhannas RI menjadi TA Pengajar Bid Hankam Lemhannas RI, Kolonel Inf. Drs. Azis Ahmadi dari Paban Utama Intekmil Sahli Bid Intekmil Panglima TNI menjadi Pa. Sahli Tk. II Bid Banusia Panglima TNI.
Selanjutnya, Kolonel Caj Dr. Ahmad Yani Basuki, Msi. dari Staf Khusus Presiden RI menjadi Staf Khusus Presiden RI Bid. Publikasi dan Dokumentasi serta A.R. Tampubolon, SH, MH, dari Kadilmilti II Jakarta menjadi Anggota Pokkimmiltama pada Dilmiltama MA RI.
Selain itu, terdapat 13 pejabat yang mengalami mutasi dalam rangka pensiun.
Di antara pejabat itu terdapat Mayjen TNI Syafnil Armen, S.IP, SH, M.Sc dari Kabais TNI menjadi Pati Mabes TNI AD, Mayjen TNI G.R. Situmeang, S.IP dari Irjenad menjadi Pati Mabes TNI AD dan Mayjen TNI Bibit Santoso, S.IP., M.H., M.Sc dari TA Pengkaji Bid. Politik Lemhannas RI menjadi Pati Mabes TNI AD.
Terdapat juga Marsda TNI Chauli Marwan, dari TA Pengajar Bid Ekonomi Lemhannas RI menjadi Pati Mabes TNI AU, Marsma TNI Suryanto, S.IP dari Sesditjen Pothan Dephan menjadi Pati Mabes TNI AU.
Selanjutnya, Brigjen TNI Abdul Kaulan dari Kapusdatin Dephan menjadi Pati Mabes TNI AD dan Brigjen TNI Fahmi Firdaus, S.IP, dari Karoren Setjen Dephan menjadi Pati Mabes TNI AD. Sumber http://www.tni.mil.id



PANGDAM I/BB PIMPIN SERTIJAB DANPOMDAM I/BB
30 November 2009
Jabatan Danpomdam I/BB merupakan suatu kehormatan dan kepercayaan yang harus diterima dengan rasa syukur. Karena jabatan itu merupakan suatu kepercayaan serta amanah yang harus diemban dan dipertanggungjawabkan tidak hanya kepada manusia, tapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.
Untuk itu, laksanakanlah amanah ini dengan motivasi untuk bekerja keras guna meningkatkan berbagai keberhasilan yang sudah diraih sebelumnya. Sebagai badan pelaksana peran dan fungsi dalam penegakkan hukum, disiplin dan tata tertib kehidupan prajurit TNI AD di wilayah Kodam I/BB, Satuan Pomdam I/BB harus mampu melaksanakan fungsinya secara optimal serta dituntut mampu berinprovisasi dan berinovasi untuk mewujudkan pencapaian tugas.

Harus menjadi penjuru dalam mewujudkan dan menginplementasikan jatidiri TNI. Yaitu, sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional, dan tentara profesional sebagai institusi menegakkan norma-norma dan aturan hukum berlaku.
Hal itu dikatakan Pangdam I/BB Mayjen TNI Burhanudin Amin selaku Irup pada acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Danpomdam I/BB dari pejabat lama Kolonel Cpm Unggul K. Yudoyono kepada pejabat baru Letkol Cpm Sudirman, Senin (30/11) di halaman Markas Pomdam I/BB Jalan Sena. Pangdam I/BB juga meminta kepada setiap prajurit Pomdam I/BB untuk tetap memiliki komitmen kuat terhadap peran dan fungsinya.
Bila ini dapat diwujudkan, maka dimanapun seorang prajurit berada dan bertugas akan senantisasa menjadi contoh tauladan bagi lingkungannya. Hingga kehadirannya dapat memberikan warna dalam penegakkan disiplin prajurit jajaran Kodam I/BB.

Hal Wajar.
Serah terima jabatan, tambah Pangdam I/BB, merupakan hal yang wajar dalam dinamika TNI AD. Karena semua ini dilakukan setelah melalui proses yang matang dan berorientasi kepada kepentingan organisasi dan pengembangan karir orang bersangkutan.
Disamping itu, tujuannya juga untuk memberikan penyegaran serta pengalaman kepada perwira bersangkutan dalam berbagai bentuk tugas dan tanggungjawab yang lebih besar. Hingga nantinya diharapkan dapat menjadi motivasi dan semangat baru dalam mengimplementasikan kemampuannya secara optimal sesuai dinamika dan tantangan tugas yang dihadapi.
Untuk itu, jenderal bintang dua ini juga menekankan kepada setiap prajurit agar tetap menegakkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dimanapun bertugas, tetap menghindari pelanggaran. Meningkatkan kemanunggalan TNI - Rakyat sebagai kekuatan yang tangguh untuk menyelesaikan setiap permasalahan bangsa. Dan tetap meningkatkan budaya belajar dan berlatih agar setiap saat siap dalam segala bentuk penugasan. (Sumber : www.Analisadaily.com)


 
PANGDAM JAYA PIMPIN PENYERAHAN TUGAS PA AHLI DAN SERTIJAB DANDENMA KODAM JAYA
30 November 2009
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayjen TNI Darpito Pudyastungkoro,S.IP.MM memimpin acara penyerahan tugas Pa Ahli Pangdam Jaya dan serah terima jabatan Komandan Detasemen Markas Kodam Jaya bertempat di aula Sudirman Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No. 5 Cililitan, Jakarta Timur, Senin (30/11).
Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Kodam Jaya Brigjen TNI Moeldoko, para Perwira Staf Ahli Pangdam Jaya, Perwira LO AL dan AU, Irdam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, Asrendam Jaya, para Komandan Satuan dan Kabalak jajaran Kodam Jaya, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya Ny. Tinuk Darpito Pudyastungkoro, Wakil Ketua Persit KCK PD Jaya Ny. Koes Moeldoko dan para pengurus Persit KCK PD Jaya serta undangan lainnya.

Acara Serah Terima Jabatan kali ini meliputi Perwira Ahli Pangdam Jaya bidang Ideologi dari Pangdam Jaya kepada Kolonel Inf Hery Purnomo dan Serah terima jabatan Komandan Detasemen Markas Kodam Jaya dari pejabat lama Letnan Kolonel Kav Eko Susetyio yang selanjutnya akan menjabat sebagai Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat kepada penggantinya Letnan Kolonel Inf Masduki yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 203/Arya Kamuning Brigif 1 PIK/Jaya Sakti Kodam Jaya. Acara penyerahan Tugas dan Serah Terima Jabatan tersebut ditandai dengan acara tradisi yaitu mencium Pataka Kodam Jaya ”Aneka Daya Tunggal Bhakti” bagi personel yang masuk Kodam Jaya.
Dalam amanatnya Pangdam Jaya menyampaikan bahwa, alih tugas dan jabatan dalam suatu organisasi menjadi suatu keharusan ketika organisasi tersebut menata diri kearah kesempurnaan dengan tuntutan kinerja yang semakin baik. TNI Angkatan Darat memiliki karakteristik sendiri dalam menata personelnya yang dikenal dengan tour of duty dan tour of area. Penempatan jabatan yang demikian dinamis mengharuskan seorang Perwira untuk dapat menyesuaikan diri dengan cepat pada jabatan yang baru diembannya.

Pangdam juga mengingatkan bahwa, tanggungjawab jabatan adalah beban yang paling berat sekaligus menantang bagi kehidupan karier seorang Perwira. Semakin besar dan luas tanggungjawab yang diberikan kepada seseorang, maka semakin besar pula tuntutan beragam kemampuan yang harus dikuasai. Sebab kemampuan menyelesaikan masalah yang dihadapi, memunculkan ide dan gagasan untuk mendapatkan hasil karya terbaik saat ini sudah menjadi keniscayaan yang tidak terhindarkan. (Pendam Jaya/Dispenad)


PANGDAM IV/DIPONEGORO TERIMA LAPORAN KORPS SERTIJAB KAPUSKODALOPS, DANDENINTEL DAN DANKIKAVSER 2 KODAM IV/DIPONEGORO
26 November 2009
Alih tugas dan jabatan di lingkungan TNI AD khususnya di Kodam IV/Diponegoro adalah suatu proses yang wajar dan merupakan upaya untuk meningkat kinerja organisasi sekaligus pengembangan kemampuan bagi perwira terutama pada aspek kepemimpinan dan aspek manajerial. Hal ini dimaksudkan agar dapat meningkatkan wawasan dalam berfikir, berpengalaman dan kematangan bagi perwira dalam mengemban tugas serta mengasah kemampuan dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Haryadi Soetanto mengucapkan selamat, kepada Kapuskodalops, Dandenintel dan Dankikavser 2 Kodam IV/Diponegoro, semoga peristiwa penting ini dapat berdampak positif bagi pengembangan karier para perwira, demikian amanat yang disampaikan Panglima dalam Laporan Korps sertijab yang dilaksanakan di Serambi Kehormatan Kodam IV/Diponegoro, Kamis (26/11).

Lebih lanjut Panglima menyampaikan kepada para pejabat yang baru hendaknya untuk segera menyesuaikan diri dengan melakukan upaya pemahaman terhadap tugas, wewenang dan tanggungjawab sesuai jabatan masing-masing. Serta berusaha meraih prestasi yang lebih baik dengan mengerahkan segenap kemampuan dan potensi sehingga tercapai kinerja dan prestasi yang optimal guna mencapai keberhasilan tugas pokok Kodam IV/Diponegoro.
Panglima menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Letkol Inf Zasril Susan, Letkol Arh Soekoso Wahyudi dan Kapten Kav Budi Medina atas dedikasi dan karya nyata dalam menyelesaikan tugas dan tanggungjawab di jajaran Kodam IV/Diponegoro. Panglima berharap dari berbagai pengalaman tugas yang telah didapat selama ini hendaknya dapat menjadi bekal yang sangat berharga untuk dimanfaatkan dan dijadikan referensi dalam melaksanakan tugas dan pengabdiannya.

Berkaitan dengan serah terima jabatan ini, Panglima memberi penekanan antara lain kepada Kapuskodalopsdam IV/Diponegoro sebagai salah satu Badan Pelaksana Staf pada tingkat Kotama yang berkedudukan langsung dibawah Kendali Panglima, Puskodalopsdam harus dapat menyajikan informasi dan data aktual yang terkait dengan kegiatan operasi dan perkembangan situasi mutakhir di wilayah Kodam IV/Diponegoro kepada Panglima untuk kepentingan pembinaan dan pengomandoan kepada satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro. Oleh karena itu, Kepada Kapuskodalopsdam IV/Diponegoro yang baru, Letkol Arm Tri Arifiono dituntut untuk lebih peduli terhadap penguasaan dan pengendalian informasi. Buat jaringan Komunikasi yang handal dan akan mempermudah didalam mengakses setiap perubahan dan kejadian yang sedang berkembang di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

Khusus untuk Dandeninteldam IV/Diponegoro dalam hal ini perlu diupayakan peningkatan pembinaan aparat intelijen dengan memprioritaskan pada peningkatan kemampuan deteksi dan cegah dini, serta lapor cepat dan temu cepat yang didukung oleh daya analisis yang tajam. Prajurit intelijen diharapkan mampu melaksanakan fungsinya sebagai mata dan telinga Komando atas secara akurat, aktual dan faktual. Keberadaan aparat intelijen memegang posisi yang penting dan menentukan dalam mendukung keberhasilan tugas pokok komando, maka perlu penyempurnaan mekanisme dan prosedur arus informasi intelijen agar diperoleh kekenyalan, ketepatan dan keamanan, sehingga tidak terdadak oleh berita-berita dari pihak luar dikarenakan keterlambatan laporan unsur intelijen.
Kepada Dankikavser 2 Kodam IV/Diponegoro Panglima menyampaikan, keberadaan Kompi Kavaleri Serbu 2 sebagai satuan Bantuan Tempur Kodam IV/Diponegoro berada langsung dibawah kendali Panglima. Oleh karena itu satuan Kompi Kavaleri Serbu 2 Kodam IV/Diponegoro harus mempunyai kesiapan operasional yang tinggi. Adapun upaya yang harus dilakukan adalah mempersiapkan satuan dan prajurit secara fisik dan mental dengan baik. Persiapan fisik dilakukan dengan berbagai latihan baik secara perorangan mauoun satuan, sedangkan secara mental perlu dibekali berbagai pengetahuan praktis yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas pokoknya, sehingga akan meminimalisasi terjadinya pelanggaran didalam satuan.

Penekanan yang disampaikan Panglima semata-mata didasarkan kepada keinginan Pangdam untuk membangun Kodam IV/Diponegoro menjadi satuan yang dapat dibanggakan dan memiliki kinerja yang professional. Kebijakan ini tentunya akan bermanfaat dan membuahkan hasil yang optimal apabila segenap personel Kodam IV/Diponegoro tidak apatis, tidak alergi dan tidak acuh terhadap lingkungannya terhadap perubahan perkembangan yang mengarah kepada kemajuan organisasi.
Sehubungan hal diatas kepada para perwira yang baru saja melaksanakan serah terima jabatan dan kepada semua, Panglima meminta penekanan ini hendaknya dicermati dan dihayati dengan sungguh-sungguh agar para perwira berhasil dalam memimpin dan membina anak buahnya sehingga tugas pokok dapat tercapai dengan baik. (Pendam 4/Dispenad)

Senin, 26 Oktober 2009

SERTIJAB 16-23 NOVEMBER 2009


KASAD PIMPIN SERTIJAB PANGDAM ISKANDAR MUDA
20 November 2009
Jabatan Panglima Kodam Iskandar Muda diserahterimakan dari Mayor Jenderal TNI Soenarko kepada Brigadir Jenderal TNI Hambali Hanafiah dengan Inspektur Upacara Kepala Staf TNI Angkatan Darat Letnan Jenderal TNI George Toissuta di Lapangan Blang Padang, Banda Aceh, Jumat (20/11).
Mayjen TNI Soenarko selanjutnya menempati jabatan yang baru sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri Kodiklatad dan pejabat Panglima Kodam IM yang baru sebelumnya menjabat Kasdam XVII/Cenderawasih.

Kasad mengatakan, serah terima jabatan pada pucuk pimpinan Kodam Iskandar Muda ini, merupakan bagian dari pembinaan personel yang diarahkan untuk mengembangkan kemampuan perwira yang bersangkutan dalam dimensi kepemimpinan, manajerial serta profesionalisme keprajuritan yang diperlukan untuk mengemban tugas-tugas selanjutnya.
Menurut Kasad, dengan memberikan pengalaman melalui penugasan yang beragam dan berjenjang, diharapkan terhadap para perwira yang terkait dengan alih tugas dan jabatan itu, dapat meningkatkan kemampuan berfikir, bersikap dan bertindak dalam menghadapi dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang menjadi tugas dan tanggungjawabnya.

Sebagai Kotama Operasional TNI dan Kotama Pembinaan Angkatan Darat, Kodam Iskandar Muda bertugas menjaga kedaulatan negara dan keutuhan wilayah darat di Provinsi Aceh, serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia. Untuk dapat melaksanakan tugas yang mulia itu, Kasad mengingatkan kepada seluruh jajaran Kodam Iskandar Muda untuk melakukan upaya-upaya secara terus menerus dalam membangun kemampuan dan kekuatannya, sehingga prajurit dan satuan-satuan Kodam Iskandar Muda selalu solid, profesional dalam bidangnya, tangguh di setiap medan penugasan, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kuat dan selalu mencintai dan dicintai rakyat.

Berkaitan dengan masih adanya beberapa kasus teror dan kriminal bersenjata di Aceh, Kasad mengharapkan kepada seluruh personel Kodam IM dalam penanganannya hendaknya disikapi dengan arif dan bijaksana, melalui kerjasama dengan melibatkan seluruh komponen bangsa di daerah ini, serta berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Pemerintah Daerah untuk menutup peluang dan kesempatan para penjahat, para pelaku kriminal dan para pelaku tindak pidana untuk melakukan aksinya.
Menanggapi pertanyaan wartawan adanya terror terhadap warga asing di Aceh Kasad menegaskan, pengamanan situasi Aceh termasuk terhadap warga asing sepenuhnya di tangani pihak Kepolisisan, TNI AD membantu pengamanan apabila diminta pihak Kepolisian. "Pada dasarnya Angkatan Darat membantu sepenuhnya pengamanan wilayah Aceh termasuk pengamanan terhadap warga sipil yang ada di Aceh”, tegas Kasad.

Pada kesempatan berbeda Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Hj. Nur Alam George Toisutta memimpin serah terima Ketua Persit PD Iskandar Muda dari Ny. Rini Soenarko kepada Ny. Nita Hambali di Gedung Balai Teuku Umar Kodam Iskandar Muda.
Selanjutnya usai memimpin serah terima jabatan, Kasad menyaksikan demonstrasi pembebasan sandera dan menerima defile pasukan dilanjutkan dengan memberikan pengarahan dan bertatap muka dengan para prajurit jajaran Kodam IM di Lapangan Makodam Iskandar Muda. (Pendam IM/Dispenad)

Sertijab Pangdam Iskandar Muda
20 November 2009









Bertepatan pada tanggal 20 Nopember 2009 telah dilaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan Pangdam Iskandar Muda dari Mayjen TNI Soenarko kepada Brigjen TNI Hambali Hanafiah yang dipimpin oleh Kepala Staf Angkatan Darat ( Kasad ) Jenderal TNI George Toisutta selaku Inspektur Upacara serta yang menjadi Komandan Upacara dijabat oleh Kolonel Inf I Made Agra Sudiantara yang menjabat sehari-hari sebagai Danrindam Iskandar Muda pada serah terima Jabatan Pangdam Iskandar Muda. Serangkaian kegiatan dalam upacara serah terima antara lain, penyerahan Pataka Kodam Iskandar Muda serta penyerahan tongkat Komando dan penandatanganan  berita acara serah terima jabatan Pangdam Iskandar Muda.

Kegiatan upacara telah selesai dilanjutkan dengan demonstrasi keterampilan prajurit Raider Kodam Iskandar Muda dalam membebaskan pejabat yang di sandera oleh kawanan teororis. Prajurit Raider Kodam Iskandar Muda akan selalu siap mencegah terjadinya aksi terorisme di provinsi Aceh yang merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia.. Kegiatan berikutnya selanjutnya adalah parade defille satuan-satuan di jajaran Kodam Iskandar Muda serta parade mobil kendaraan dinas Kodam Iskandar Muda serta satuan-satuan lainnya.


PANGDAM JAYA/JAYAKARTA PIMPIN SERTIJAB DANYONKAV 7/SERSUS 
19 November 2009
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro, S.IP, M.M., menjadi Inspektur Upacara pada upacara serah terima jabatan Komandan Batalyon Kavaleri-7/Panser Khusus dari Letnan Kolonel Kav Ketut Adi Suasta Putra, S.E., kepada Letnan Kolonel Kav Agustinus Purboyo bertempat di Lapangan Upacara G.A. Manulang Yonkav-7/Sersus Cijantung, Jakarta Timur, Kamis (19/11).
Upacara ini dihadiri oleh Komandan Pusat Kesenjataan Kaveleri Brigadir Jenderal TNI Suharsono, para pejabat teras Kodam Jaya yang terdiri dari Irdam Jaya, Pa Ahli, Pa Lo, Para Asisten, Para Kabalak dan para Komandan Satuan serta undangan yang berasal dari satuan tetangga, Pemda, tokoh masyarakat, tokoh agama, Polri dan unsur masyarakat lainnya.

Dalam amanatnya Pangdam Jaya/Jayakarta menyampaikan bahwa mutasi jabatan semacam ini dilingkungan TNI AD merupakan hal yang biasa dan wajar. Hal ini dilakukan untuk memberikan penyegaran dan pengalaman serta wawasan kepada setiap Perwira yang dinilai memiliki prestasi, dedikasi dan loyalitas yang dapat dipertanggungjawabkan serta dilaksanakan secara terarah, terencana dan teratur dan berkesinambungan agar diperoleh personel yang berkualitas untuk menduduki jabatan yang sesuai dengan tingkat kebutuhan organisasi.
Pada akhir amanatnya Pangdam Jaya/Jayakarta mengingatkan kepada pejabat baru yaitu Letkol Kav Agustinus Purboyo agar mampu bekerja dengan baik tetapi juga cermat dan peka memahami perkembangan situasi. Letkol Kav Ketut Adi Suasta Putra, S.E., adalah lulusan Akademi Militer tahun 1991 selanjutnya akan menjabat sebagai Kepala Seksi Teritorial Korem 051/Wijayakarta dan penggantinya Letkol Kav Agustinus Purboyo adalah lulusan Akademi Militer tahun 1992 sebelumnya menjabat sebagai Kaspri Pangdam Jaya/Jayakarta. Upacara serah terima jabatan berlangsung sederhana namun khidmat dengan Komandan Upacara Kapten Kav Salim Kurniawan Wadanyonkav-7/Sersus, setelah upacara selesai dilanjutkan demontrasi kolone senapan dan bela diri serta ramah tamah. (Pendam Jaya/Dispenad)




PANGDAM II/SRIWIJAYA PIMPIN SERTIJAB DANREM 042/GAPU
18 November 2009
Pangdam II/Swj Mayor Jenderal TNI Mochammad Sochib, S.E, M.BA., 18 November 2009, bertindak selaku Irup pada upacara serah tarima jabatan Komandan Korem 042/Gapu Jambi, dari pejabat lama Kolonel Inf M. Syahril Arsyad kepada pejabat baru Kolonel Inf Yudi Karsono, S.E., M.M., bertempat di Lapangan Apel Makorem 042/Gapu, Kota Jambi.
Pangdam dalam amanatnya mengatakan, bahwa pergantian pejabat dan mutasi personel di lingkungan TNI AD, merupakan realisasi dari kebijakan pimpinan TNI AD dalam rangka regenerasi dan menjawab tuntutan kebutuhan organisasi guna mengoptimalkan kemampuan satuan dalam mendukung tugas pokok TNI AD, khususnya Kodam II/Swj.

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, profesionalitas dan kesiapsiagaan sebagai prasyarat pokok bagi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok, dukungan segenap komponen masyarakat dan kerja sama antar instansi merupakan hal yang sangat penting, hal tersebut mengingat bahwa sistem pertahanan yang kita anut adalah sistem Pertahanan Semesta, dimana TNI sebagai komponen utama sedangkan rakyat dan sumber daya nasional lainnya sebagai komponen cadangan dan komponen pendukung. Oleh karena itu komunikasi, koordinasi dan kerjasama dengan semua komponen bangsa yang ada diwilayah ini harus terus dibangun dan dipelihara sehingga kondusif bagi penyelenggaraan tugas-tugas bidang pertahanan atau tugas pokok TNI di wilayah Jambi.
Korem 042/Gapu sebagai Satuan Kewilayahan Kodam II/Swj harus siap membantu Pemerintah Daerah dalam penanggulangan bencana alam seperti yang pernah terjadi di Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin yang terjadi belum lama ini, sesuai dengan Undang-Undang No. 34 Tahun 2004 yaitu membantu menanggulangi akibat bencana alam, pengungsian dan pemberian bantuan kemanusiaan.

Hadir dalam upacara serah terima jabatan tersebut antara lain, Gubernur Provinsi Jambi, Kapolda Jambi, Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, Para Pejabat Kodam II/Swj, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD II/Swj, Kepala Dinas/Instansi Pemprov Jambi dan Tamu Undangan lainnya. (Pendam 2/Dispenad) sumber http://www.tniad.mil.id/


ASINTEL KASDAM JAYA TERIMA KORPS RAPORT PINDAH SATUAN
18 November 2009
Bertempat di Aula Lantai IV Makodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No. 5 Cililitan Jakarta Timur, Asisten Intelijen Kasdam Jaya Kolonel Inf M. Herindra menerima Korps Raport Pindah Satuan Pabandya Gal Sinteldam Jaya Letkol Arm Irman Jaya, S.H., Rabu (18/11).

Letkol Arm Irman Jaya, S.H. selanjutnya akan bertugas di wilayah Korem 052/Wijayakrama dan menjabat sebagai Komandan Kodim 0502/Jakarta Utara menggantikan Letkol Kav Sulaiman Agusto. Asisten Intelijen Kasdam Jaya dalam amanatnya menyampaikan bahwa pindah satuan merupakan bagian dari proses dan upaya meningkatkan kinerja organisasi agar selalu berjalan dinamis sekaligus memberi kesempatan kepada para Perwira untuk mengembangkan kemampuannya pada unit kerja yang lain, oleh karena itu pindah satuan dalam dunia militer tidak perlu disikapi secara berlebihan. Jabatan adalah sarana pengabdian bukan suatu tujuan apalagi untuk sekedar menambah kesejahteraan dan kewibawaan belaka, dengan demikian tidak ada jabatan yang bergengsi atau tidak, jabatan yang baik atau buruk dan jabatan yang basah atau kering.
Pada akhir amanatnya Asisten Intelijen Kasdam Jaya mengajak kepada seluruh aparat Intelijen yang hadir untuk bersama-sama memperbaiki dan meningkatkan kinerja dilingkungan Satker masing-masing, sehingga organisasi yang ada termasuk intel jajaran Kodam Jaya dapat senantiasa mengantisipasi dan menyikapi segala perkembangan situasi yang dewasa ini semakin dinamis.
Acara Corps Raport ini dihadiri oleh Waasintel Kasdam Jaya, personel Sinteldam Jaya, Kapendam Jaya, Dandenintel Dam Jaya, Kasandidam Jaya dan seluruh pejabat Intelijen jajaran Kodam Jaya. (Pendam Jaya/Dispenad) www.tniad.mil.id



PANGDAM JAYA PIMPIN SERTIJAB DANREM 051/WIJAYAKARTA
17 November 2009
Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Darpito Pudyastungkoro, S.Ip.MM memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Komando Resort Militer 051/Wijayakarta dan Komandan Komando Resort Militer 052/Wijayakrama bertempat di lapangan upacara Kodam Jaya Jl. Mayjen Sutoyo No 5 Cililitan Jakarta Timur. Selasa (17/11).

Serah terima jabatan Komandan Korem di wilayah Kodam Jaya dilaksanakan secara bersamaan yaitu Komandan Korem 051/Wijayakarta yang semula dijabat oleh Kolonel Inf M Nasir yang selanjutnya akan menjabat sebagai Pamen Ahli Panglima TNI untuk penggantinya adalah Kolonel Inf Sunindiyo yang sebelumnya menjabat sebagai Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) IV/Diponegoro dan Komandan Korem 052/Wijayakrama yang semula dijabat oleh Kolonel Inf Sonny Widjaja selanjutnya akan menjabat Inspektur Operasi Itjenad Mabesad sedangkan penggantinya adalah Kolonel Inf Syamsul Rizal Harahap yang sebelumnya menjabat di Badan Intelijen Strategis (Bais). Kolonel Inf Sunindiyo yang menjabat sebagai Komandan Korem 051/Wijayakarta merupakan lulusan Akabri 1984 dan Komandan Korem 052/Wijayakrama juga merupakan lulusan Akabri 1984.

Hadir dalam upacara serah terima jabatan ini Kepala Staf Kodam Jaya/Jayakarta Brigadir Jenderal TNI Moeldoko, Irdam Jaya, para Perwira Staf Ahli Pangdam Jaya, Asrendam Jaya, para Asisten Kasdam Jaya, Perwira LO AL dan AU, para Komandan Satuan dan Kabalak jajaran Kodam Jaya dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana PD Jaya Ny. Tinuk Darpito Pudyastungkoro. Bertindak sebagai Komandan upacara adalah Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat Letnan Kolonel Arh Hasanudin sedangkan pasukan upacara merupakan perwakilan dari satuan-satuan jajaran Kodam Jaya. Upacara sertijab ditandai dengan penanda tanganan berita acara serah terima jabatan Komandan Korem. Korem 051/Wijayakarta membawahi Kodim 0504/Jakarta Selatan, Kodim 0505/Jakarta Timur, Kodim 0507/Bekasi dan Kodim 0508/Depok. Sedangkan Korem 052/Wijayakrama membawahi Kodim 0502/Jakarta Utara, Kodim 0503/Jakarta Barat dan Kodim 0506/Tangerang.

Dalam amanatnya Pangdam Jaya menyampaikan bahwa, seperti kita ketahui bersama wilayah Kodam Jaya/Jayakarta berada di Ibukota Negara, ditandai dengan kondisi masyarakatnya yang heterogen dan kepadatan penduduk yang terus meningkat sebagai akibat berkembangnya industri yang terus membutuhkan tenaga kerja di dua wilayah ini. Namun ketika daya dukung kesempatan kerja ini tidak seimbang dengan jumlah pencari kerja, maka muncul masalah yang bila tidak dikoordinasikan penanganannya dengan baik akan rentan terjadi gejolak sosial.

Lebih lanjut Pangdam mengingatkan bahwa, dihadapkan pada kondisi tersebut, maka tugas Komando Kewilayahan dalam pengamanan di wilayah ini akan mengalami banyak tantangan. Oleh karena itu melalui pembinaan kewilayahan yang terus menerus hendaknya dapat disinergikan dengan instansi terkait lainnya, guna mewujudkan kondisi stabilitas keamanan yang sehat dan dinamis. Kondisi sosial, ekonomi, politik dan budaya Ibukota memang demikian kompleks dan beragam yang rawan terhadap potensi munculnya permasalahan. Hal itu menuntut kesiapsiagaan satuan baik membantu pemerintah daerah maupun tugas-tugas bantuan kemanusiaan yang dilakukan secara proporsional dan profesional. Sumber /www.tni.mil.id



MUTASI JABATAN DI JAJARAN TNI
Keputusan Panglima TNI Nomor : Kep/ 728 / XI/ 2009 tanggal 17 November 2009
foto Hotma Marbun, saat masih berpangkat Kolonel Inf.

Berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor : Kep/ 728 / XI/ 2009 tanggal 17 November 2009, telah diputuskan tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI yang terdiri dari : 5 orang di jajaran Mabes TNI dan 6 orang di jajaran TNI AD.
Dalam mutasi tersebut tercatat sebagai berikut : 4 orang mutasi antar jabatan dalam pangkat yang sama yaitu : Mayjen TNI S. Simandjuntak, S.Sos. dari Danpusterad menjadi Koorsahli Kasad ; Mayjen TNI Azmyn Yusri Nasution dari Pangdam XVII/Cendrawasih menjadi Danpusterad ; Mayjen TNI Hotma Marbun dari Asops Kasad menjadi Pangdam XVII/Cendrawasih dan Brigjen TNI I Ketut Mudja dari Kadisjasad menjadi Staf Khusus Kasad.
1 orang promosi jabatan yaitu Kolonel Inf Muhammad Nizam dari Staf Ahli Pangdam IM Bid Hukum & Humaniter menjadi Kadisjasad.
6 orang dalam rangka pensiun yaitu : Mayjen TNI Dahler Sjaiful Hasibuan dari Koorsahli Kasad menjadi Pati Mabes TNI AD ; Mayjen TNI Djafar Sofyan, S.IP. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD ; Mayjen TNI Budi Heriyanto dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD ; Brigjen TNI Dasiri Musnar dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD ; Brigjen TNI Wasisto, S.H. dari Staf Khusus Panglima TNI menjadi Pati Mabes TNI AD dan Brigjen TNI Erwin Barley, M.B.A. dari Pati Mabes TNI menjadi Pati Mabes TNI AD.

Jumat, 23 Oktober 2009

SERTIJAB 08-15 NOVEMBER 2009


JABATAN WAASPAM KASAD DISERAHTERIMAKAN
13 November 2009
E Hudawi Lubis, Waaspam yang baru.

Jabatan Wakil Asisten Pengamanan (Waaspam) Kasad, Jumat (13/11) lalu diserahterimakan dari Brigjen TNI Agus Muljadi kepada Kolonel Inf E. Hudawi Lubis dalam suatu upacara yang dipimpin Aspam Kasad Mayjen TNI Drs. Hendardji Soepandji, S.H.
Pada upacara yang dilaksanakan di di ruang rapat Gedung "C" Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta itu, Aspam Kasad mengatakan, acara Sertijab merupakan bagian dari dinamika organisasi di lingkungan TNI AD, sekaligus merupakan kesinambungan pembinaan personel di lingkungan Spamad.
Jabatan dalam suatu organisasi, ujar Aspam Kasad, harus dapat memberikan ruang seluas-luasnya bagi kaderisasi personel, sehingga organisasi akan selalu segar dan dinamis dalam menghadapi perkembangan lingkungan.
Dikatakan, Wakil Asisten bertugas menjembatani Spamad selaku penentu kebijakan dengan Pusintelad sebagai Badan Pelaksana Kebijakan TNI AD. Kepada pejabat baru diminta agar selalu mengikuti perkembangan lingkungan strategis, sejalan dengan kegiatan penting yang terekam di Spamad.
Hal ini dimaksudkan agar bisa memberikan intelijen aktual dan akurat kepada pimpinan dalam rangka pengambilan keputusan
Brigjen TNI Agus Muljadi akan menjabat sebagai Staf Ahli Panglima TNI Tk II Binmanusia.
Hadir pada acara tersebut, Danpusintelad, Kadispenad, para Asintel Kotama, para Paban Spamad, Perwira, Bintara dan PNS di lingkungan Spamad serta Ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana. ( Dispenad )



LETKOL INF JOSEPH ROBERT GIRI JABAT DANDIM 0906/TGR
13 November 2009
Letkol Inf Hardani Lukitanta Adi secara resmi digantikan oleh Letkol Inf Yoseph Giri, sebagai Komandan Kodim 0906/Tenggarong setelah Danrem 091/ASN Kolonel Inf Musa Bangun menyematkan tanda jabatan dan menyerahkan tongkat komando.Turut hadir dalam Upacara tersebut Pejabat Bupati Kutai Kertanegara H. Sjachrudin, Sekkab Haryanto Bachroel dan unsur Muspikab Kukar lainnya serta pejabat instansi terkait di lingkup Pemkab Kukar sedangkan dari unsur Korem 091/ASN hadir para Pejabat Jajaran Korem 091/Asn dan Perwira serta beberapa perwakilan Bintara, Tamtama dan PNS serta ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 091 PD VI/Tanjungpura wilayah Korem 091/ASN. Upacara Serah tetima jabatan berlangsung cukup meriah dengan diselingi beberapa acara tambahan.

Danrem 091/Asn Kolonel Inf Ibrahim Saleh dalam amanatnya, menegaskan bahwa pergantian pejabat atau pimpinan dilingkungan TNI AD merupakan hal yang wajar dan lazim terjadi bahkan merupakan suatu keharusan bagi organisasi yang akan terus berkembang dan berlangsung pada setiap periode dan waktu tertentu. Disamping itu, serah terima jabatan merupakan upaya untuk meningkatkan kinerja organisasi, serta pembinaan karir bagi perwira TNI AD, sehingga berlangsung kesinambungan pembina-an satuan secara terus menerus. Dalam sistem pembinaan organisasi, faktor kualitas sumber daya manusia selalu menjadi prasyarat utama, karena kualitas SDM yang baik dapat membawa organisasi berkembang seiring dengan dinamika kehidupan masyarakat dan lingkungan strategis. Apalagi di era globalisasi yang ditandai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta informasi yang begitu cepat keseluruh aspek kehidupan masyarakat yang berdampak pada pergeseran dan perkembangan kultur dan tata nilai di masyarakat. Oleh sebab itu sebagai seorang pemimpin, termasuk Komandan Kodim dituntut untuk memiliki wawasan yang luas dan akomodatif serta tanggap terhadap perkembangan dan tuntutan masyarakat yang semakin kritis dan kompleks.

Jabatan Komandan Kodim merupakan jabatan yang mengemban tugas pembinaan satuan dalam rangka meningkatkan profesionalisme prajurit dan satuan serta memelihara moril anggota. Sebagai komando kewilayahan Kodim 0906/Tenggarong juga memiliki tugas dan tanggung jawab menyelenggarakan Pembinaan Teritorial yang menjadi salah satu fungsi utama TNI AD dalam rangka menyiapkan potensi wilayah menjadi kekuatan wilayah guna kepentingan pertahanan negara. Untuk itu Komandan Kodim harus mampu membuat perencanaan dan pembinaan potensi wilayah bekerjasama dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya secara terpadu dan berkesinambungan. Disamping tugas-tugas tersebut Komando kewilayahan juga mampu menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan dinamika pembangunan di daerah melalui kegiatan Karya Bhakti TNI, operasi Bhakti dan TMMD sebagai perwujudan pengabdian TNI kepada masyarakat serta terpeliharanya Kemanunggalan TNI dengan rakyat, karena Kemanunggalan TNI dengan rakyat tersebut merupakan investasi jangka panjang dalam kerangka pertahanan dan keamanan rakyat semesta sesuai dengan amanat UUD 1945. Untuk itu saya minta agar seluruh prajurit Kodim 0906/Tenggarong senantiasa mampu memelihara disiplin, profesionalisme serta tanggap terhadap kesulitan-kesulitan masyarakat di wilayahnya, mampu melakukan komunikasi sosial dengan semua lapisan masyarakat sehingga memudahkan kerjasama setiap prajurit dengan instansi maupun komponen masyarakat lainnya. Kondisi wilayah Kodim 0906/Tenggarong yang cukup kondusif dan aman hingga saat ini, merupakan cermin dari kerja sama semua instansi terkait berjalan dengan baik. Kondisi tersebut merupakan faktor pendorong percepatan dinamika pembangunan daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Tenggarong yang lebih baik. Dalam meghadapi dinamika pembangunan kedepan, saya mengajak seluruh komponen masyarakat Tenggarong untuk senantiasa menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban. Tumbuhkan rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan sehingga Kabupaten Kutai Kertanegara dapat meningkatkan pembangunan di segala bidang dengan lancar. Kondisi stabilitas keamanan yang mantap tentunya merupakan modal utama bagi berlangsungnya pem-bangunan. Untuk itu peran masyarakat sangat penting dan menentukan. Sebaliknya bila kondisi stabilitas keamanan terganggu maka dapat dipastikan jalannya pembangunan akan terganggu pula. Peran tokoh-tokoh masyarakat, pemuka agama dan tokoh pemuda sangatlah penting dalam menjaga stabilitas keamanan agar tetap kondusif. Untuk itu pejabat Komandan Kodim yang baru, senantiasa harus mampu memelihara komunikasi dan kerjasama dengan pemerintah daerah, Muspida, DPRD serta komponen masyarakat lainnya.

Kemudian Danrem melanjutkan “saya selaku Komandan Korem 091/ASN dan pribadi, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Letkol Inf Hardani Lukitanta Adi atas pelaksanaan tugas dan pengabdiannya selama ini, semoga saudara meraih sukses dalam mengemban tugas dan tanggung jawab jabatan yang baru sebagai Waasintel Kasdam VI/Tanjungpura. Tak lupa pula, kepada Ibu Penny Hardani, saya juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tulus, atas dharma bhaktinya, yang dengan setia men-dampingi suami dalam menjalankan tugas-tugasnya. Selanjutnya kepada Letkol Inf Yoseph Robert Giri yang telah mendapat kepercayaan dan kehormatan dari pimpinan TNI AD, untuk memangku jabatan Komandan Kodim 0906/Tenggarong, saya ucapkan selamat bertugas. Saya yakin dengan bekal pengetahuan serta pengalaman tugas dan jabatan sebelumnya, saudara dapat dengan cepat menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab jabatan yang baru ini. Saya mengingatkan kembali, bahwa pada hakekatnya jabatan adalah kepercayaan dan kehormatan yang harus dipertanggung jawabkan”.

Masih dalam rangkaian upacara sertijab, diruang berbeda yaitu Aula Makodim 0906/TGR juga dilaksanakan serah terima jabatan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XVIII Dim 0906 Koorcab Rem 091 PD VI/Tanjungpura dari Ny. Penny Hardani kepada Ny. Mira Robert Giri yang dilantik langsung oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 091 PD VI/Tanjungpura Ny. Musa Bangun. Seusai acara pokok, dilanjutkan acara ramah tamah yang diisi dengan beberapa kegiatan antara lain; penyerahan cindera mata dan yang tak kalah serunya adalah saat pemberian ucapan selamat kepada Danrem 091/ASN Kolonel Inf Musa Bangun yang merayakan HUT ke-52 bertepatan dengan Sertijab Dandim 0906/Tenggarong


YON ARHANUDSE-14 GANTI KOMANDAN
Letkol Arh Jama’ah kepada Letkol Arh Moh Hasyim Lalhakim SE,
12 November 2009
Jabatan Komandan Batalyon Arhanudse-14 Kodam III/ Siliwangi, kamis ( 12/11 ) diserah terimakan dari pejabat lama Letkol Arh Jama’ah, kepada pejabat baru Letkol Arh Moh Hasyim Lalhakim SE, dalam sebuah upacara militer yang di gelar di Mayon Arhanudse-14 jl Raya Plumbon, Kabupaten Cirebon.
Dalam kegiatan upacara militer tersebut sebagai Irup Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary sedangkan Komandan Upacara adalah Mayor Arh Bambang Utomo, yang juga adalah Wadanyon setempat.

Tururt hadir dalam kesempatan sertijab Danyonarhanudse-14 tersebut Para Asisten Kasdam III/ Siliwangi, Danrem 063/ Sunan Gunung Jati Cirebon Kol Inf Sigit Yuwono, Kapolwil Cirebon Kombes Pol Drs Tugas Dwi Apriyanto, Danlanal Cirebon, Dandenpom Cirebon Letkol Cpm Iwan, Wakil Bupati Cirebon H Ason Sukasa, Wakil Walikota Cirebon H Sunaryo HW, perwakilan Pangkalan TNI AU Sugiri Sukani Majalengka para Dandim se -wilayah Korem 063/ Sunan Gunung Jati, Kapendam III/ Siliwangi Letkol Inf Isa Haryanto, Para Danyon sewilayah Kodam III/ Siliwangi, Ketua MUI Kabupaten Cirebon, Istri- Istri Tentara, dan para Undangan lainnya.

Dalam amanatnya Pangdam III/ Siliwangi Mayjen TNI Rasyid Qurnuen Aquary mengatakan, Serah terima Jabatan merupakan hal yang lazim terjadi di lingkungan TNI AD juga sebagai penyegaran dalam rangka menyelenggarakan tour of duty dan tour of area. Selanjutnya serah terima jabatan ini pula mengandung makna yang cukup strategis yaitu akan terpenuhinya tuntutan serta kebutuhan organisasi, selain itu juga guna mendapat pembaruan semangat dan penyegaran pemikiran sehingga ada gagasan atau konsep-konsep baru yang lebih relevan dalam manajemen pembinaan dengan harapan demi tercapainya keberhasilan tugas
Mantan Danjen Kopassus ini dalam kesempatan tersebut juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Letkol Arh Jama’ah dan Istri atas pengabdian dan dedikasinya membina satuan Yonarhanudse-14 hingga mampu dan berhasil, semoga menjadi bekal di tempat tugasnya yang baru, paparnya
Selain itu Perwira tinggi bintang dua yang juga alumni Akmil 1975 ini pula mengucapkan selamat kepada Letkol Arh Moh Hasyim Lalhakim SE dan Istri, atas pengangkatan dan kepercayaan menjadi Danyonarhanudse-14 semoga tugas pengalaman terdahulu menjadi bekal dalam menjalankan amanah dengan sebaik- baiknya.

Pejabat lama Letkol Arh Jama’ah yang merupakan Alumni akmil 1990 selanjutnya akan menempati posisi sebagai Kepala Seksi Operasi ( Kasiops ) Korem 063/ Sunan Gunung Jati Cirebon, sedangkan Pejabat baru Letkol Arh Moh Hasyim Lalhakim SE, adalah Alumni Akmil 1991 sebelumnya bertugas sebagai Perwira pembantu Madya ( Pabandya ) A.24 Dit A Badan Intelijen Strategis ( BAIS ) TNI di Jakarta.
Sejak didirikan hingga kini tercatat ada dua puluh orang yang menjadi Danyonarhanudse-14, Danyon Arhanud pertama adalah Mayor Arh E Sumarta tahun 1965 sampai 1970, kedua Letkol Arh Tarwan tahun 1970 sampai 1972, ketiga Mayor Arh Sutikno tahun 1972 sampai 1975, selanjutnya Danyon keempat Mayor Arh D Budi Prayitno tahun 1975 sampai 1977, ke lima Mayor Arh Ridwan Daulay tahun 1977 sampai 1979.
Selanjutnya Danyon keenam Mayor Arh Sunaryo HW pada tahun 1979 hingga 1983, Letkol Arh R Suroso tahun 1983 sampai 1985, Letkol Arh Sukarno Marsaid Danyon ke delapan dari tahun 1985 sampai 1987, Letkol Arh Darumaka dari tahun 1987 sampai 1989.
Letkol Arh Maman Sumantri Danyon 1989 hingga 1994, Letkol Arh Mustofa HP tahun 1994 hingga 1995, Letkol Arh Eddy Rahmat Danyon ke dua belas dari tahun 1995 hingga 1997, Letkol Arh M Natsir Atmawijaya menjabat dari tahun 1997 hingga 1998, Letkol Arh M Hasyim Ssos dari tahun 1998 sampai 2000, selanjutnya Letkol Arh Budi S Utomo tahun 2000 sampai 2002, Letkol Arh Iriyanto Sip tahun 2002 sampai 2004, Letkol Arh Syarif Hidayatullah tahun 2004 sampai 2005.
Danyon ke Delapan belas Letkol Arh Nugroho Jati Waluyo dari tahun 2005 sampai 2007, kesembilan belas Letkol Arh Jama’ah dari tahun 2007 hingga 2009, dan kini Danyon di jabat Oleh Letkol Arh M Hasyim Lalhakim SE.



SERTIJAB KASDAM XVII/CENDERAWASIH
8 November 2009
Bertempat di Koridor kehormatan Cycloops Makodam XVII/Cenderawasih dilaksanakan Sertijab Kasdam XVII/Cenderawasih dari Brigjen TNI Hambali Hanafiah ke Brigjen TNI Osaka Meliala. Minggu (8/11). Dalam kegiatan yang secara langsung dipimpin oleh Pangdam XVI/Cenderawasih Mayjen TNI A.Y Nasution tersebut dilaksanakan rangkaian kegiatan meliputi Acara Tradisi, Korps Raport dan Acara Pelepasan Perwira.

Didalam amanatnya kepada pejabat lama Brigjen TNI Hambali Hanafiah yang selanjutnya akan memangku jabatan sebagai Pangdam Iskandar muda, Pangdam menyampaikan bahwa Kepala Staf Kodam merupakan pembantu utama pimpinan yang memegang peranan yang signifikan dalam perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan semua aspek manajemen staf yang dimiliki Kodam XVII/Cenderawasih dan fungsi tersebut telah dapat dilaksanakan secara baik dan memuaskan.
Kepada pejabat baru Brigjen TNI Osaka Meliala, Pangdam berharap agar tugas sebagai Kasdam XVII/Cenderawasih dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya dan penuh rasa tanggung jawab berbekal pengalaman sebagai Wakil Komandan Sekolah Staf Komando Angkatan Darat dan jabatan-jabatan serta pengalaman sebelumnya.
Dalam kesempatan yang sama Pangdam juga menyampaikan bahwa keberhasilan TNI mempertahankan kedaulatan Negara dan Integritas Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia di wilayah Papua antar lain karena besarnya dukungan rakyat. Oleh karena itu, seraya terus meningkatkan kemampuan profesionalisme kemiliteran seluruh prajurit Kodam XVII/Cenderawasih, kita juga mengharapkan meningkatnya peran semua komponen bangsa dan sumber daya Nasional dalam suatu sistem pertahanan Negara di wilayah Papua ini, lanjut Pangdam.
Setelah Sertijab selesai dilaksanakan, kegiatan dilanjutkan dengan Acara Lepas sambut Kasdam di Aula Toni Rompis Makodam XVII/Cenderawasih. Turut hadir dalam acara tersebut adalah seluruh pejabat Danrem, Asisten, Kabalak dan sejumlah pejabat serta anggota baik militer maupun PNS Kodam XVII/Cenderawasih. Turut hadir pula Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih dan ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana PD XVII/Cenderawasih.
Untuk diketahui bersama bahwa dalam rangkaian kegiatan Sertijab juga dilaksanakan acara penyerahan tugas Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih dari Ny. Hambali Hanafiah kepada Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih.http://www.tni.mil.id

SERTIJAB 01-07 NOVEMBER 2009

KSAD Agustadi Digantikan GeorgeToisutta
7 November 2009
JAKARTA - Tiga pucuk pimpinan Tentara Nasional Indonesia yakni Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) dan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) diganti.
KSAD Jenderal TNI Agustadi Sasongko Purnomo akan digantikan oleh Letnan Jenderal George Toisutta. Goerge adalah Panglima Komando Strategis dan Cadangan Angkatan Darat (Pangkostrad)
Menurut Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI Marsekal Muda TNI Sagom Tambun, prosesi pelantikan akan dilakukan Senin, 9 November oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara, Jakarta.
"Penggantian ketiga Kepala Staf Angkatan telah lama dipersiapkan dan merupakan kegiatan yang rutin," jelas Sagom kepada wartawan, Sabtu (7/11/2009). Kendati begitu, nama Letjen Suryo Prabowo juga disebut-sebut sebagai calon kuat pengganti Agustadi. (dnt) sumber http://news.okezone.com



Kol Inf Ratman Wiady Jabat Danrindam XVI/Pattimura
6  Nopember 2009
Kolonel Inf Ratman Wiady resmi menjabat sebagai Komandan Resimen Induk Kodam (Danrindam) XVI/Pattimura menggantikan Kolonel Inf Juanda Syarifuddin.
Upacara serah terima jabatan (sertijab) ini dipimpin langsung oleh Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI M Noer Muis di Lapangan Upacara Markas Komando Rindam XVI/Pattimura Suli Jumat (6/11).
Pangdam mengatakan Rindam mempunyai peranan yang strategis dalam membangun kekuatan dan kemampuan TNI AD, khususnya dalam menyiapkan sumber daya manusia prajurit yang handal dan berkualitas.

"Rindam harus senantiasa melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap setiap kegiatan yang telah dilaksanakan dengan terus meningkatkan kualitas pendidikan dan latihan serta mengembangkan pengetahuan dan keterampilan prajurit, sehingga setiap prajurit akan mampu merespon tantangan tugas masa kini dan masa yang akan datang," katanya.
Dijelaskan, dengan konsep pembinaan satuan, pendidikan dan latihan yang dikaji secara terus menerus, penerapan kurikulum pendidikan serta fasilitas pendukung yang tepat, maka akan melahirkan prajurit-prajurit yang berkualitas yang didadanya terpatri semangat dan tekad untuk mengabdikan diri dan menyumbangkan karya terbaiknya bagi kepentingan satuan,TNI-AD, bangsa dan negara.

"Rindam sebagai tempat untuk mendidik, melatih dan membina harus memiliki tingkat disiplin dan profesionalisme yang tinggi, sebab karakter dan kepribadian seorang prajurit yang dihasilkan akan sangat dipengaruhi oleh pola pendidikan pembentu- kan dan pengembangan yang diterapkan di lembaga pendidikan ini," jelasnya.
Pangdam mengingatkan, agar dalam proses pendidikan dan latihan, selain membekali ilmu dan keterampilan kemiliteran, setiap prajurit juga harus selalu membekali diri dengan aspek pembinaan disiplin, mental kejuangan, etika moral, spiritual dan wawasan kebangsaan sejak dini, sebab tantangan tugas prajurit ke depan semakin berat dan kompleks.
Kolonel Inf Ratman Wiady, sebelumnya menjabat Dosen Utama di Seskoad Bandung, sementara Kolonel Inf Juanda Syaifuddin saat ini sedang mengikuti pendidikan S2 Pertahanan di Universitas Pertahanan (UNHAN). http://www.siwalimanews.com/


PERGESERAN BEBERAPA PEJABAT KODAM V/BRAWIJAYA
4 November 2009
Kepala Staf Kodam V/Brawijaya Brigjen TNI B. Sumarno, pada Rabu (4/11), melantik Kolonel Infanteri Andogo Wiradi sebagai Irdam V/Brawijaya, dan Letnan Kolonel Chk Agus Dhani Mandaladikari SH sebagai Kepala Kepala Hukum Kodam V/Brawijaya, bertempat di Makodam V/Brawijaya.
Pejabat lama Irdam V/Brawijaya Kolonel Kavaleri Baharudin Siagian selanjutnya akan bergeser ke Mabes TNI AD sebagai Irintel Irjenad dan pejabat lama Kepala Hukum Kodam V/Brawijaya Kolonel Chk Kusbandi SH mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Kasubdit Bincab Ditkumad.

Sedangkan Irdam V/Brawijaya yang baru Kolonel Infanteri Andogo Wiradi sebelumnya sebagai Komandan Korem 074 Kodam IV/Diponegoro, dan Kakumdam V/Brawijaya yang baru Letnan Kolonel Chk Agus Dhani Mandaladikari SH, sebelumnya sebagai Wakil Kepala Hukum Kodam III/Siliwangi.
Pangdam V/Brawijaya dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam V/Brawijaya antara lain mengatakan, pergantian pejabat merupakan peristiwa yang lazim terjadi dan merupakan salah satu upaya pembinaan personel dalam rangka meningkatkan kualitas kinerja organisasi, sekaligus bertujuan untuk penyegaran tugas personel yang berkesinambungan.
Dengan dilandasi harapan dan rasa optimisme yang tinggi, saya yakin para Perwira yang pada hari ini mendapat kepercayaan dan kehormatan untuk memangku jabatan yang baru, mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing dengan sebaik-baiknya serta mampu mewujudkan kinerja yang semakin berkualitas demi keberhasilan pelaksanaan tugas pokok Kodam V/Brawijaya.
Serah terima jabatan tersebut ditandai pula dengan penandatanganan naskah serah terima jabatan dari yang lama kepada yang baru yang dilanjutkan acara tradisi Korps yang disaksikan oleh Kasdam V/Brawijaya beserta undangan lainnya. Sumber http://www.tni.mil.id/


PANGDAM VI/TPR PIMPIN SERTIJAB ASTER DAN KAKESDAM VI/TPR
4 November 2009
Setelah sekian lama tidak adanya mutasi pucuk pimpinan dilingkungan Kodam VI/Tpr, kini mutasi pejabat dilingkungan Kodam VI/Tpr tersebut kembali bergulir.
Mutasi yang bergerak adalah pejabat Asisten Teritorial (Aster) Kasdam VI/Tpr dari Kolonel Arm Bambang Sungesti, kepada Kolonel Inf Kustomo Tiyoso dan pejabat Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) VI/Tpr dari Kolonel Ckm dr. Eddy Mahidin, Sp. THT kepada Kolonel Ckm dr. Douglas Singkara Umboh.

Prosesi upacara serah terima jabatan dua pejabat dilingkungan Kodam VI/Tpr tersebut dipimpin langsung oleh Pangdam VI/Tpr Mayjen TNI Tono Suratman bertempat diaula Makodam VI/Tpr Balikpapan, Rabu (4/11).
Hadir dalam sertijab tersebut Kasdam VI/Tpr Brigjen TNI Tan Aspan, Irdam VI/Tpr, para Asisten LO-AU, Kabalak, Komandan Satuan serta sejumlah perwira, Bintara, Tamtama dan PNS dilingkungan Kodam VI/Tpr dan Ketua serta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VI/Tanjungpura.
Sertijab Aster dan Kakesdam VI/Tpr tersebut diawali dengan laporan Komandan upacara Kolonel Inf Armyn Ali Anyang kepada Pangdam VI/Tpr yang dilanjutkan tradisi cium Pataka Kodam VI/Tpr oleh keempat pejabat yang melaksanakan serahterima jabatan serta pelepasan dan penyematan tanda jabatan oleh Pangdam VI/Tpr.
Dalam amanatnya Pangdam VI/Tpr mengatakan, prosesi serah terima jabatan seperti ini merupakan bagian sistem yang tidak terpisahkan dari pembinaan organisasi dan pembinaan personel serta pembinaan karier perwira. Karena serah terima jabatan menjadi moment berharga dalam pengembangan karier dengan beban tugas dan tanggungjawab yang lebih besar dan variatif bagi perwira yang bersangkutan.

Kepada pejabat Aster, Pangdam VI/Tpr mengatakan bahwa Staf Teritorial merupakan salah satu fungsi organik militer dan unsur staf umum Kodam VI/Tpr, mempunyai peran penting dalam berkoordinasi dan komunikasi, baik dalam lingkup internal kodam maupun dengan pemerintah daerah, instansi, lembaga serta organisasi kemasyarakatan yang ada sebagai partner kerja Kodam.
Oleh karena itu, Staf Teritorial dituntut mempunyai kemampuan dalam meningkatkan kecepatan dan ketepatan dalam menyediakan data, melaksanakan koordinasi serta menyampaikan saran guna kecepatan dan ketepatan pengambilan keputusan.
Sedang untuk pejabat Kakesdam, Pangdam VI/Tpr menekankan agar dalam penyelengaraan fungsi kesehatan di wilayah Kodam VI/Tpr yang meliputi pembinaan materiil, perawatan kesehatan rumah sakit, bantuan administrasi kesehatan lapangan bagi seluruh satuan jajaran Kodam VI/Tpr serta pembinaan kesehatan lingkungan di seluruh wilayah Kodam VI/Tpr mampu menampilkan jati diri sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional yang senantiasa mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI.
Selanjutnya Kolonel Arm. Bambang Sungesti akan menjabat sebagai Dirbinter Pusterad di Jakarta, dan Kolonel Ckm dr. Eddy Mahidin, Sp. THT akan berpidah tugas ke Sumatra Utara sebagai Kakesdam I/Bukit Barisan. Sedang Kolonel Inf Kustomo Tiyoso sebelumnya menjabat Aster Kasdiv-1/Kostrad di Cilodong Jakarta dan Kolonel Ckm dr. Douglas Singkara Umboh sebelumnya menjabat Kepala Rumah Sakit (Karumkit) TK II M. Ridwan Meuraksa Kodam Jaya di Jakarta. Sumber http://www.tni.mil.id/


DANREM 171/PVT PIMPIN KORPS RAPORT PENGANTAR TUGAS PEJABAT KOREM 171/PVT
2 November 2009
Danrem 171/PVT Kolonel Inf Fransen G. Siahaan memimpin Acara Korps Raport pengantar tugas dan penciuman Duaja Korem 171/PVT merupakan Tradisi Korem 171/PVT yang harus dilaksanakan setiap prajurit yang masuk dan keluar satuan Korem 171/PVT yang dilaksanakan oleh Kasrem 171/PVT, Dandim 1703/MKW serta Dandim 1706/FFK yang dihadiri oleh para Dankasatdisjan, Ketua Persit KCK Koorcabrem 171 beserta pengurus, para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS jajaran Korem 171/PVT bertempat Gedung Praja Vira Tama Makorem 171/PVT Jalan Pramuka No. 1 Sorong, Papua Barat, Senin (2/11).
Dalam sambutannya Danrem 171/PVT Kolonel Inf Fransen G. Siahaan mengatakan bahwa, dalam kehidupan suatu organisasi khususnya di lingkungan jajaran TNI AD maka suatu proses alih tugas merupakan hal yang lazim dan akan terus bergulir dari waktu kewaktu sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan organisasi TNI AD serta merupakan suatu proses pembinaan organisasi dan jenjang karier pejabat yang bersangkutan selama bertugas di Korem 171/PVT. Sumber http://www.tni.mil.id/


LETNAN KOLONEL INF DEDY KUSMAYADI JABAT DANBRIGIF 16/WIRA YUDHA
2 November 2009
Kepala Staf Kodam V/Brawijaya (Kasdam V/Brawijaya) Brigadir Jenderal TNI B.Sumarno, pada Senin (02/11) melantik Letnan Kolonel Infanteri Dedy Kusmayadi sebagai Komandan Brigade Infanteri 16/Wira Yudha baru yang Markasnya berkedudukan di kota Kediri, menggantikan Kolonel Infanteri Wijanto, S,Sos bertempat di Lapangan upacara Brigade Infanteri 16/Wira Yudha Kediri.
Pejabat lama Komandan Brigade Infanteri 16/Wira Yudha Kolonel Infanteri Wijanto, S.Sos akan menempati posnya yang baru sebagai Asisten Personel Kodam III/Siliwangi, sedangkan Letnan Kolonel Infanteri Dedy Kusmayadi sebelumnya menjabat sebagai Paban III Staf Personel TNI AD (Spersad).
Panglima Kodam V/Brawijaya Mayor Jenderal TNI Soewarno, S.IP, M.Sc, dalam amanatnya mengatakan, alih tugas dan jabatan merupakan salah satu bentuk mekanisme organisasi dalam pembinaan personel dilingkungan Kodam V/Brawijaya. Juga sebagai upaya pembinaan satuan dibidang personel, dalam rangka penyegaran tugas, sehingga kinerja organisasi dapat ditingkatkan. Selain itu untuk menambah pengalaman dan wawasan prajurit, sebagai bekal dalam menyongsong pengembangan karier selajutnya.
Jenderal berbintang dua yang selalu murah senyum ini juga menyampaikan, bahwa Brigade Infanteri 16/Wira Yudha sebagai satuan yang berada dijajaran Kodam V/Brawijaya merupakan satuan yang disiapkan untuk menghadapi setiap ancaman dan kontinjensi yang mungkin timbul diberbagai wilayah NKRI, khususnya wilayah Jatim.

Dengan bekal kemampuan dan ketrampilan yang telah dimiliki, maka Pangdam berharap satuan ini dapat diandalkan untuk menghadapi berbagai tantangan tugas kedepan yang mungkin dihadapi oleh Kodam V/Brawijaya maupun oleh TNI.
Menyikapi keterbatasan dukungan dana dan anggaran pemerintah saat ini yang dinilai masih jauh dari kenyataan kebutuhan, maka Jenderal bintang dua kelahiran Purworejo 54 tahun yang lalu menekankan, agar para prajurit Brigade Infanteri 16/Wira Yudha tidak berkecil hati dan mengendurkan semangat pengabdiannya, namun justru semakin lebih mengembangkan inovasi dalam rangka mengatasi berbagai kendala yang dihadapi untuk meningkatkan upaya pembinaan satuan. Sumber http://www.tni.mil.id/