SERTIJAB 07-09 SEPT 2010

SERTIJAB 04-06 SEPT 2010

Danrem 091/ASN Pimpin Upacara Tradisi Korp Penerimaan 24 Perwira Baru
6 September 2010
Penugasan yang benar pada seorang Perwira merupakan faktor dominan yang berpengaruh terhadap proses pengembangan karir, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kemampuan Perwira yang bersangkutan, dalam upaya pencapaian tujuan penempatan personel yang tepat pada jabatan yang tepat termasuk proses kenaikan pangkat perwira, maka kebijaksanaan dasar dalam pokok-pokok penggunaan personel perwira hendaknya diterapkan sepenuhnya. Berkenaan dengan hal tersebut, maka Danrem 091/ASN Kolonel Inf Aries Martanto bertindak sebagai Inspektur Upacara pada Acara Korp Raport dan Tradisi Penerimaan 24 orang Perwira Baru yang akan mengisi jabatan di beberapa kesatuan jajaran Korem 091/Aji Surya Natakesuma, Senin (6/9).
Acara yang digelar di Hall Makorem 091/ASN itu, dihadiri oleh Dandim 0901/Samarinda, para Komandan/Kepala Satuan Balak Aju, para Kasi dan Pasi Korem 091/ASN, sejumlah perwakilan Bintara dan Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil di jajaran Korem 091/ASN.
Dalam amanatnya Danrem 091/ASN Kolonel Inf Aries Martanto menyampaikan bahwa acara tradisi seperti ini merupakan salah satu cara untuk dapat menumbuhkan rasa bangga dan kecintaan terhadap satuan serta memotivasi semangat juang dalam menghadapi tugas-tugas dimasa mendatang, disamping itu hal ini dapat dimaknai sebagai wujud ketulusan satuan dalam menerima para Perwira untuk mengisi jabatan sesuai dengan kebutuhan organisasi TNI AD khususnya Korem 091/Aji Surya Natakesuma. “Oleh karena itu saya selaku Komandan Korem 091/ASN dan pribadi, mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas. Saya mengharapkan agar dedikasi dan pengabdian yang selama ini sudah kalian laksanakan dapat terus di pertahankan dan bahkan ditingkatkan, sehingga dapat memberi warna dan suasana baru di satuan jajaran Korem 091/ASN”.
Lebih jauh Danrem menekankan kepada para Perwira yang baru saja melaksanakan laporan korp agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru, pelajari Orgas, sesuaikan dengan mekanisme kerja yang sudah dijalankan di satuan.  Kembangkan inisiatif, inovatif dan proaktif dalam menyongsong segala pekerjaan kedepan, tidak mudah menyerah dengan keadaan tapi hadapi semua itu dengan ketegaran dan keseriusan.
Dari sejumlah Perwira yang akan menempati jabatan di satuan jajaran Korem 091/ASN diantaranya adala Mayor M. Akbar yang sebelumnya Wadan Yonif 613/Raja Alam akan menjabat sebagai Kasdim 0906/Tenggarong sedangkan tiga orang Pama berpangkat Kapten diantaranya Kapten Arm Susetyo Adi Wibowo sebelumnya adalah Pabung Armed 18/105 Tarik  Kodam VI/Mulawarman menjabat sebagai Pasimin Kodim 0904/Tanah Grogot dan Kapten Arm Wagino yang sebelumnya Danrai  Armed 18/105 Tarik Kodam VI/Mulawarman akan menjabat sebagai Danramil 0912-11 Kodim 0912/Kutai Barat serta Kapten Kav Erwandarno yang sebelumnya menjabat sebagai Dan BKI-B Deninteldam VI/Mulawarman akan menempati jabatan barunya sebagai Pasi Intel Kodim 0901/Samarinda. Sementara itu, 14 orang Perwira Pertama lulusan Secapa TNI AD TA. 2010 masing-masing 7 orang menjabat sebagai Komandan Peleton di Yonif 611/Awang Long dan 7 orang lainnya akan menempati jabatan sebagai Komandan Unit Intel di beberapa Kodim di jajaran Korem 091/ASN.(Penrem-091/ Pendam-6)

SERTIJAB 01-03 SEPT 2010

DANREM 172/PRAJA WIRAYAKTI
SERAHKAN TUGAS DAN TANGGUNGJAWAB JABATAN DANDIM 1712/SARMI KE PEJABAT BARU
1 September 2010
Tugas dan tanggungjawab Jabatan Komandan Kodim 1712/Sarmi, diserahkan dari Danrem Kolonel Inf Daniel Ambat kepada pejabat baru Letkol Czi Setya Gantiarto, yang berlangsung di lapangan Kodim 1712/Sarmi, Rabu (1/9).
Hadir dalam upacara tersebut Ketua DPRD Kabupaten Sarmi George Weyasu, S.H., Mantan Bupati Sarmi Drs. Fonataba, M.M., Pth. Bupati Patrias Samoa, S.Sos., Kapolres AKBP Patrige Renwarin, S.H., para Kepala SKPD Kab. Sarmi dan Tokoh Agama, Tokoh Adat, Tokoh Perempuan, FKPPI dan Tokoh Masyarakat Kab. Sarmi.

Dalam amanatnya, Danrem 172/Praja Wirayakti Kolonel Inf Daniel Ambat mengatakan, bahwa penyerahan jabatan di dalam organisasi TNI AD merupakan hal yang biasa, ”Penyerahan jabatan di dalam organisasi TNI Angkatan Darat merupakan hal yang biasa hal ini merupakan bentuk realisasi dari kebijaksanaan pimpinan TNI AD dalam rangka regenerasi dan tuntutan organisasi dalam meningkatkan kinerja satuan, selain itu juga merupakan salah satu prinsip pembinaan personel adalah Tour of duty and tour of area” katanya.

Lebih lanjut Danrem menyatakan, bahwa wilayah tanggung jawab Kodim 1712/Sarmi meliputi Kab. Sarmi dan Kab. Mamberamo Raya yang kondisi geografisnya perbukitan dan pegunungan sehingga rawan terjadinya bencana alam seperti tanah longsor dan banjir. Selain itu juga kedua Kab. ini merupakan Kab. yang masih muda dan sedang giat-giatnya dalam melaksanakan pembangunan, untuk itu sangat memerlukan kondisi yang aman dan kondusif sehingga program-pogram yang telah dicanangkan oleh Pemda setempat dapat dilaksanakan dengan lancar, untuk itu Dandim dan anggotanya harus terus membangun komunikasi yang harmonis dengan unsur Muspida, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan komponen masyarakat lainnya sehingga kondisi aman dan nyaman tetap terpelihara dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama Danrem menegaskan bahwa sepanjang tahun 2010, kondisi wilayah kodim 1712/sarmi cukup kondusif, ”Kondisi wilayah kodim 1712/sarmi sepanjang tahun 2010 dapat saya katakan cukup kondusif, untuk itu saya mengajak semua unsur dan element masayarakat untuk tetap menjaganya dengan baik, sehingga pembangunan di tanah Papua khususnya di wilayah Sarmi, Mamberamo Raya dan sekitarnya ini dapat berjalan sesuai rencana sehingga terwujudnya Papua yang damai dan sejahtera."

Berkaitan dengan Pemilukada, Danrem secara tegas menyatakan bahwa TNI bersikap Netral, “Berkaitan dengan Pemilikada yang akan digelar pada bulan beberapa bulan mendatang, Pimpinan TNI telah berketetapan bahwa prajurit TNI bersikap netral, tidak menggunakan hak memilih, tidak boleh memihak kandidat tertentu serta tidak berpolitik praktis. Netralitas TNI merupakan amanah dalam pelaksanaan reformasi internal TNI dan merupakan tuntutan profesionalisme prajurit”, tegasnya.Dan kepada seluruh komponen masyarakat Papua, Danrem mengajak dan menghimbau untuk ikut menjaga dan memelihara Netralitas TNI dengan tidak mempengaruhi prajurit ikut berpolitik praktis, sehingga sebagai alat negara, TNI dapat melaksanakan tugasnya secara profesional.
Perlu disampaikan bahwa selesai upacara, dilaksanakan peresmian gudang BBM, gudang beras, kantor Bakes dan Rumdis Dandim dan Kasdim yang langsung dipimpin Danrem. (Penrem 172/Dispenad)

SERTIJAB 28-31 AGUST 2010

SERTIJAB 25-27 AGUST 2010

Sertijab Dandim 0209/LB digelar
27 Agustus 2010-
Komandan Kodim 0209/LB yang lama Lektol Czi Wayan Nurianda dan Dandim yang baru Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua melakukan salam komando disaksikan Danrem 022/PT Kolonel Wahardono. (foto/Ist)

Jika dilihat secara geografis berbatasan langsung dengan Selat Malaka dan Riau, Kabupaten Labuhanbatu memiliki potensi pusat pertumbuhan ekonomi lokal dan regional. Namun hal itu juga mengandung kerawanan. Sebab, kondisi itu dapat digunakan berbagai aktifitas ekonomi baik legal dan illegal, serta berdampak timbulnya kerawanan sosial seperti sengketa tanah, penggarapan liar, pencurian hasil kebun dan gejolak social lainnya.
“Sebagai kesatuan komando kewilayahan, dituntut kemampuannya untuk membina potensi diwilayahnya untuk menjadi kekuatan pertahanan,” kata Komandan Korem (Danrem) 022/Pantai Timur (PT) Kolonel Kav Wahardono, pada upacara serah terima tugas, wewenang dan tanggungjawab jabatan Komandan Kodim (Dandim) 0209/Labuhanbatu, Jumat (27/8) dilapangan Ika Bina Rantauprapat. Dikatakan Danrem, Kodim 0209/LB merupakan salahsatu kesatuan kewilayahan  dibawah kendali Korem 022/PT. untuk itu diminta agar dapat mengemban tugas, peran serta fungsi yang cukup strategis dalam rangka pembinaan wilayah, baik aspek geografis, demografis dan kondisi sosial. Sehingga tambah Wahardono, itu akan mampu mewujudkan ruang, alat dan kondisi yang tangguh, untuk mampu menangkal segala bentuk ancaman yang dating dari luar maupun dari dalam. Sertijab berlangsung antara pejabat Dandim yang lama Letkol Czi Wayan Nurianda kepada Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua. Selanjutnya, Wayan Nurianda menjadi Dansatsis Susdandim Pusdikter Pusterad. Sementara, Letkol Inf Abdi Iman Sakti Zebua sebelumnya menjabat sebagai Kabagdik Rindam II Dam II/Sriwijaya.(Lr-07) Sumber, http://www.medanposonline.com

SERTIJAB 22-24 AGUST 2010

SERAH TERIMA JABATAN DANRINDAM XVII/CENDERAWASIH
24 Agustus 2010
Selasa (24/08). Dilaksanakan Serah Terima Jabatan Komandan Resimen Induk Kodam XVII/Cenderawasih dari Kolonel Inf I Gede Kusuma Artha kepada Kolonel Inf Ali Sanjaya, bertempat di Mako Rindam XVII/Cenderawasih, Ifar Gunung, Sentani, Jayapura. Kolonel Inf I Gede Kusuma Artha akan menduduki jabatan baru sebagai Pabandaopsdik Kodiklat TNI AD sedangkan Kolonel Inf Ali Sanjaya sebelumnya menduduki jabatan Asisten Teritorial Kasdam V/Brawijaya. Sebagai Inspektur Upacara dalam pelaksanaan sertijab tersebut adalah Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hotma Marbun.

Dalam amanatnya Pangdam menyampaikan bahwa pelaksanaan alih tugas dan jabatan di lingkungan TNI AD khususnya Kodam XVII/Cenderawasih merupakan bagian dari dinamika organisasi, sebagai bagian dari sistem pembinaan personel TNI AD yang dinamis, sehingga diharapkan kinerja organisasi, kaderisasi dan regenerasi selalu dapat berjalan dengan baik sesuai tuntutan kebutuhan organisasi. Disamping itu Pangdam juga menyampaikan bahwa pengaruh era globalisasi dan kemajuan tehnologi informatika menuntut TNI AD menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas melalui lembaga pendidikan sebagai pilar dalam membentuk prjurit yang berkualitas dan profesional agar mampu menyesuaikan diri dengan kemajuan yang sedang berlangsung.
Untuk itu diharapkan Rindam XVII/Cenderawasih dapat mempunyai peran sebagai tempat membangun sumber daya manusia prajurit yang unggul dan berkualitas dengan berpedoman kepada penataan sepuluh komponen pendidikan yang sangat berpengaruh dalam pencapaiaan keberhasilan pendidikan serta kualitas hasil didik. “Terobosan dan innovasi baru sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas lembaga pendidikan Rindam XVII/Cenderawasih sangat dibutuhkan”, pesan Pangdam kepada pejabat baru.
Sementara itu pada kesempatan yang sama di Aula Frans Kaisiepo Rindam XVII/Cenderawasih dilaksanakan sertijab Ketua Cabang X Rindam XVII/Cenderawasih dipimpin oleh Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah XVII/Cenderawasih Ny Nurmala Hotma Marbun dan dihadiri seluruh pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD XVII/Cenderawasih. Upacara Sertijab dihadiri oleh Kasdam XVII/Cenderawasih Brigjen TNI Osaka Meliala, Wakapolda Papua Brigjen Pol Arie Sulistyo, Danlanud Jayapura Kolonel Pnb Andi Heru Wahyudi, Irdam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Abdul Kadir Sutan, seluruh pejabat Danrem, Asisten dan Kabalak Kodam XVII/Cenderawasih serta unsur Muspida Jayapura dan tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat di wilayah Jayapura dan dilanjutkan dengan acara buka puasa bersama.
(Pendam XVII/CEN/Dispenad)

DANREM 062/TARUMANAGARA PIMPIN SERTIJAB DANDIM 0612/TASIK
24 Agustus 2010
Pada hari Selasa, tanggal 24 Agustus 2010 pukul 16.00 WIB, dilaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Kodim 0612/Tasikmalaya, dari Letkol Inf Agus Susanto kepada Letkol Inf Bahram, bertindak sebagai Irup Danrem 062/TN Kolonel Inf Asrobudi dan Danup Kapten Arm Wawan Setiawan, serta perwira upacara Lettu Inf Tusiran yang bertempat didepan Makodim 0612/Tasikmalaya.

Peserta Upacara terdiri dari : 1 Unit Satsikmil Ajenrem 062/TN yang dipimpin oleh Kapten Caj Endang Suherman, 2 Ton Kodim 0612/Tasik, 1 Ton Brigif 13 Kostrad, 1 ton Lanud Wiradinata, 1 Ton Polri, 1 SST Hansip, Linmas, Satpol PP, PPM, PPS, FKPPI, dan Pramuka.

Dalam amanatnya Irup Kolonel Inf Asrobudi menyampaikan bahwa serah terima jabatan merupakan mutasi dalam institusi TNI AD atau organisasi adalah sebuah proses alami yang harus dijalani. Dilingkungan TNI AD,untuk memberikan penyegaran serta wawasan yang lebih luas agar institusi dapat berkembang lebih baik. Perlu dipahami bersama, bahwa pelaksanaan serah terima jabatan dapat dijadikan momentum penting dalam pengembangan karier.
Dengan tugas dan tanggungjawab yang lebih besar dan veriatif perwira yang melaksanakan serah terima jabatan harus menyadari, bahwa alih tugas hendaknya dimaknai sebagai suatu amanah yang dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus sebagai peluang untuk menghasilkan karya terbaik kepada bangsa dan negara. Salah satu tugas yang harus menjadi perhatiaan dan wajib untuk diwujudkan adalah menjaga keharmonisan sosial serta memperkokoh kemanunggalan TNI - Rakyat dengan jalan senantiasa membangun komunikasi yang harmonis dengan rakyat. Dengan demikian kehadiran prajurit bisa diterima dan dicintai rakyat yang tentu saja akan berdampak positif bagi terwujudnya ketahanan wilayah.
Selesai sartijab Dandim 0612/Tasikmalaya, dilanjutkan serah terima Ibu-Ibu Persit Kartika Chandra Kirana Cabang 23, dipimpin oleh Ketua Koorcabrem 062/TN Ibu Irma Asrobudi. Selesai serah terima Persit KCK Cabang 23 dilanjutkan dengan acara pisah sambut kesan pesan dari Letkol Inf Agus Susanto dan Letkol Inf Bahram kepada personil Kodim, unsur Muspida, tokoh Masyarakat, Agama, Alim Ulama dan buka puasa bersama serta shalat Taraweh bersama. Acara berjalan dengan baik dan aman. (Penrem 062/Dispenad)

KOREM 071/WK GELAR SERTIJAB
DANDIM 0703/CLP DAN DANDIM 0736/BTG
23 Agustus 2010
Pergantian pejabat dilingkungan Korem 071/Wk ini dimaksudkan untuk memberikan penyegaran agar suatu organisasi dapat berfungsi secara dinamis, disamping itu merupakan bagian dari kepentingan pembinaan satuan yang diselaraskan dengan pembinaan personel bagi upaya pencapaian optimalisasi tugas pokok Korem 071/Wk, tegas Danrem 071/Wk Kolonel Inf Nono Suharsono dalam sambutannya pada acara Serah Terima Jabatan Dandim 0703/Clp dan Dandim 0736/Btg yang berlangsung Senin (23/8) di Aula A.Yani Makorem 071/Wk Jl.Gatot Subroto Sokaraja Banyumas.

Serah terima jabatan Dandim 0703/Clp dari pejabat lama Letkol Inf Ade Kurnianto kepada Letkol Inf Iwan Ma’rup Zainudin serta Dandim 0736/Btg dari pejabat lama Letkol Arh R. Agus Renaldi. K, S.Sos, M.A kepada Letkol Arm Alvis Anwar.
Hadir dalam acara tersebut Danrem 071/Wk Kolonel Inf Nono Suharsono selaku Irup, Kasrem 071/Wk Letkol Inf Edy Santoso, para Dandim sejajaran Korem 071/Wk, para Kasirem 071/Wk, para Dan/Ka/Pa Satdisjanrem 071/Wk, para Perwira Makorem 071/Wk, para Pasi serta Danramil jajaran Kodim 0703/Clp dan 0736/Btg, serta Ketua Persit dan Wakil Ketua Persit Koorcabrem 071 PD IV/Dip beserta pengurus, para Ketua Persit Cabang sejajaran Persit Koorcabrem 071 PD IV/Dip.
Lebih lanjut Danrem 071/Wk menyatakan bahwa siapapun yang dipercaya menempati jabatan dalam struktur TNI harus memenuhi kriteria prestasi, dedikasi, dan loyalitas melalui pengamatan perjalanan karier yang bersangkutan, tetapi juga dalam rangka pengembangan karier dan penempaan berkelanjutan untuk memperoleh pengalaman tugas dan wawasan yang lebih luas. Dengan memberikan pengalaman melalui penugasan yang beragam dan berjenjang, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan wawasan bagi perwira jajaran TNI AD dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan jabatan yang dipercayakan kepadanya.
Penting saya sampaikan, bahwa sebagai Komandan Komando Kewilayahan saudara harus pro aktif dalam mengaktualisasikan peran aparat teritorialnya bersama-sama dengan aparat Pemda dan Polri serta komponen masyarakat lainnya dalam mewujudkan kondisi aman dan rasa nyaman dalam masyarakat. Aspek geografi, demografi dan kondisi wilayah dengan segala ciri khasnya harus dipahami benar sehingga mampu menyikapi dengan tepat untuk diberdayakan sebagai kekuatan dalam menghadapi setiap permasalahan yang timbul.
Kedepankan komunikasi dialogis yang bernuansa silaturahmi dan kekeluargaan dengan semua komponen bangsa lain di wilayahnya, sehingga setiap perencanaan pembangunan yang diadakan benar-benar merupakan hasil pemikiran, pertimbangan, kesepakatan dan analisa yang rasional serta pelaksanaannya dapat dipertanggung jawabkan, tegas Danrem 071/Wk Kolonel Inf Nono Suharsono.(Penrem 071/WK/Dispenad)

Serah terima jabatan (sertijab) Dandim 0103/ Aceh Utara
23 Agustus 2010



Danrem 011 Liliwangsa Kolonel Inf. Dani K Irawan (tengah) Dandim 0103 Aceh Utara yang baru Letkol Inf.Czi Wakhyono (kiri) dan Dandim lama Letkol Inf. Taufan Akridal (kanan) melakukan salam komando saat serah terima jabatan (sertijab) Dandim 0103 Aceh Utara di Lapangan Jenderal Sudirman di Lhokseumawe, Senin (23/8). Dandim baru Letkol Inf Czi Wakhyono sebelumnya Komandan Zipur Iskandar Muda di Banda Aceh, sementara Letkol Inf, Taufan Akridal (dandim lama) akan ditempatkan pada pusat Pendidikan dan Pelatihan TNI AD di Bandung. FOTO ANTARA/Rahmad/ss/ama/10 . http://www.antarafoto.com

SERTIJAB 19-21 AGUST 2010


 
DANSESKOAD TERIMA LAPORAN KORPS PERWIRA SESKOAD
19 Agustus 2010
Komandan Seskoad Mayjen TNI Markus Kusnowo, memimpin acara Laporan Korps Perwira Seskoad, Rabu (19/8), bertempat di Gd. Prof Dr. Satrio Bandung. Perwira yang masuk dan menempati jabatan di lingkungan Seskoad adalah Letkol Inf Eko Natalius menjadi Dosen Muda Seskoad dan Perwira Seskoad yang pindah satuan adalah Kolonel Inf Syukran Hambali, S.H., menjadi Danrem 141/TP Kodam VII/Wrb.
Pergeseran jabatan bagi prajurit di lingkungan TNI AD, merupakan proses yang harus dilaksanakan, sebagai salah satu upaya dalam pembinaan satuan. Pergeseran jabatan dalam pembinaan satuan dapat dimaknai sebagai pembinaan organisasi dan pembinaan personel. Berkait dengan pembinaan organisasi, promosi jabatan diharapkan dapat membawa dampak positif terhadap kinerja satuan, karena dengan kehadiran personel yang baru, tentunya akan diperoleh personel dengan kondisi yang segar serta memiliki berbagai kemampuan dan pengalaman yang sangat diperlukan dalam mengawaki organisasi.

Promosi jabatan adalah kehormatan dan kepercayaan dari pimpinan yang didasarkan dari hasil penilaian selama menjabat pada jabatan sebelumnya dan dianggap mampu mengembangkan diri pada jenjang jabatan selanjutnya.
Bagi yang pindah satuan harus mampu menjadi nara sumber di satuan yang baru, karena setiap ada pejabat yang baru pindah dari Seskoad, selalu dianggap bahwa yang bersangkutan memiliki kelebihan dibidang wawasan dan ilmu pengetahuan, sementara yang masuk kejajaran Seskoad juga dituntut harus mampu mentransformasikan ilmu pengetahuan sesuai jabatan dan bidang penugasan.
Hadir pada acara Laporan Korps Perwira Seskoad Wadan Seskoad, Para Direktur, Dankor, Kadep, Pa. Ahli, Dosen, dan pejabat struktural Seskoad serta Ibu Ketua beserta Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Cabang BS Seskoad. (Pen Seskoad/Dispenad)


Sertijab Dandim 1504/ Pulau Ambon
19 Agustus 2010

Kamis (19/8), bertempat di Baileo Slamet Riyadi, Korem 151 Binaya, dilaksanakan upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Kodim (Dandim) 1504 pulau Ambon, dari Letkol Arm. Dadan Rusmana, kepada Letkol Inf. Rachmad Mangku Sasmiko.

Komandan Korem (Danrem) 151 Binaya, Kolonel Arm Nazaruddin bertindak sebagai Inspektur upacara, yang juga dihadiri oleh Walikota Ambon, Drs. M.J Papilaja, MS, Kapolres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, AKBP. Didik Agung Widjanarko, serta Ketua Pengadilan Negeri Ambon, Ewit Soetrijadi.

Letkol Arm. Dadan Rusmana sebelumnya telah menjabat sebagai Dandim 1504 selama 1 Tahun, 7 Bulan, 13 Hari dan selanjutnya akan menduduki jabatan baru sebagai Wakil Asisten Teritorial Kodam XVI Pattimura. Sedangkan penggantinya Letkol Inf, Rachmad Mangku Sasmiko sebelumnya menjabat sebagai Komandan Secata Rindam XVI Pattimura.
Selama menjabat sebagai Dandim, Letkol Arm. Dadan Rusmana, telah menunjukan dedikasi dan kerjasama yang baik bersama Walikota Ambon, dan unsur Muspida kota lainnya. Karena itu juga diharapkan kepada Dandim yang baru, untuk dapat meningkatkan hubungan baik dan kerjasama itu, dalam menata ketertiban dan keamanan sebagai aspek penting dalam pelaksanaan pembangunan yang berkelanjutan di Kota Ambon.

Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Danrem mengatakan, mutasi jabatan serta alih tugas dalam lingkungan TNI AD merupakan hal yang biasa terjadi dan selalu dilakukan secara terencana, dengan tetap mempertimbangkan keterpaduan antara kepentingan pembinaan personel maupun pembinaan satuan dan juga merupakan bagian dari upaya untuk mengembangkan kemampuan Perwira dalam dimensi kepemimpinan, managerial dan profesionalisme keprajuritan, sehingga diharapkan para Perwira dapat membangun wawasan berpikir, serta memperluas pengetahuan dan meningkatkan keterampilan untuk kepentingan pelaksanaan tugasnya.
 “Untuk itu, saya selaku Danrem 151 Binaya mengucapkan terimakasih yang setulus-tulusnya, kepada Letkol Arm. Dadan Rusmana, semoga pengalamannya sebagai Dandim 1504 dapat menjadi bekal berharga dalam menjalankan tugas di tempat yang baru. Untuk Letkol Inf Rachmad Mangku Sasmiko saya ucapkan selamat atas kepercayaannya menduduki jabatan sebagai Dandim 1504 yang baru,” ujarnya.

Dirinya mengingatkan bahwa jabatan yang diemban masing-masing adalah merupakan amanah yang besar dari Tuhan Yang Maha Kuasa, yang harus dipertanggung jawabkan tidak saja kepada pimpinan, masyarakat, bangsa dan negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa. Oleh sebab itu, masih dalam amanat Danrem, laksanakan tugas ini dengan sungguh-sungguh, tulus dan ikhlas serta penuh rasa tanggung jawab, sehingga satuan yang saudara-saudara pimpin dapat lebih berhasil lagi.

“Segeralah lakukan orientasi dan penyesuaian diri terhadap satuan, lingkungan dan kondisi budaya masyarakat di wilayah tanggung jawab masing-masing, kenali satuan dan anak buah, lakukan koordinasi, komunikasi dan kerjasama yang baik, harmonis dan terpadu secara terus-menerus dengan seluruh komponen masyarakat yang ada di daerah masing-masing,” bebernya.

Dirinya menjelaskan kondisi keamanan kota Ambon saat ini sangat kondusif namun kondisi ini diharapkan tidak menjadikan jajaran TNI AD menjadi lengah, karena sewaktu-waktu dapat terjadi perubahan situasi dengan cepat. Apalagi kota Ambon dalam tahun 2011 akan melaksanakan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada).
 “Kondisi keamanan di kota Ambon merupakan barometer keamanan di Maluku, oleh sebab itu sekecil apapun potensi konflik harus kita redam sedini mungkin. Apalagi tahun depan akan belangsung Pemilukada di kota ini, maka diharapkan profesionalisme teknis keprajuritan menjadi tuntutan yang utama dalam setiap penugasan. Perwujudannya adalah komitmen TNI untuk meninggalkan kegiatan politik praktis dan politik partisan, tekad ini diaktualisasikan dalam bentuk sikap netral tanpa memihak kepada kontestan pemilu,” pungkasnya. http://www.ambon.go.id

SERTIJAB 16-18 AGUST 2010

KASDAM XVI/PATTIMURA PIMPIN LAPORAN KORPS SERTIJAB KAZIDAM XVI/PATTIMURA
16 Agustus 2010
Kasdam XVI/Pattimura Brigjen TNI Thomas Edy Widagdo pimpin Laporan Korps Sertijab Kepala Zeni Kodam XVI/Pattimura dari Kolonel Czi Muhamad Sanusi kepada Letkol Czi Marrahmat, S.Ip bertempat di Ruang Lobby Makodam, Ambon, Senin (16/08).
Hadir dalam upacara tersebut Irdam, Danrem 151/Binaiya, Danrindam, para Asisten Kasdam, para Dansat dan Kabalak beserta anggota satuan dan PNS jajaran Kodam XVI/Pattimura. Dalam amanatnya Pangdam XVI/Pattimura yang dibacakan oleh Kasdam XVI/Pattimura menegaskan bahwa, ”Mutasi di lingkungan organisasi militer merupakan hal yang lazim dilakukan dalam rangka kepentingan pembinaan satuan dan sekaligus pembinaan personel.

Dalam konteks pembinaan personel ini, maka mutasi dimaksudkan untuk lebih memantapkan dan mematangkan wawasan kepemimpinan serta kemampuan manajerial bagi Perwira yang bersangkutan, sehingga kedepan para Perwira akan semakin mampu dalam menyelesaikan setiap tugas yang dipercayakan kepadanya serta dapat memberikan karya pengabdian yang terbaiknya”. Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa jabatan yang diberikan oleh Pimpinan TNI-AD selain merupakan amanah dan kepercayaan untuk memangku jabatan tersebut juga merupakan suatu ujian bagi kita semua. Sebagai insan yang beragama kita percaya bahwa suatu saat kita berada di atas baik karir maupun jabatannya, demikian pula suatu saat kita akan berada di bawah. (Pendam 16 Ptm/Dispenad).

SERTIJAB 13-15 AGUST 2010

DANREM 101/ANT TERIMA KORPS RAPORT KASREM 101/ANT
13 Agustus 2010
Bertempat di Aula Korem 101/Antasari Jl. Sudirman No.7 Banjarmasin, Jumat (13/8) siang, telah dilaksanakan korps raport penerimanan Kepala Staf Korem 101/Ant, yang sempat kosong beberapa bulan dan kini dijabat oleh Letkol Inf Mukhtar.
Acara korps raport penerimaan Kasrem ini dipimpin langsung oleh Komandan Korem 101/Ant Kolonel Inf Heros Paduppai. Turut hadir dalam acara tersebut para Dandim, Danyon, Kasi, Dan/ Ka Balak Aju jajaran Korem 101/Antasari, dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 101/Ant beserta pengurus.
Dalam sambutannya, Danrem mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas di wilayah Korem 101/Ant kepada Letkol Inf Mukhtar beserta Ibu. Jabatan Kepala Staf merupakan jabatan sangat penting karena selain sebagai Kepala Staf juga mengkoordinir staf. Danrem menambahkan, bahwa secara umum kondisi wilayah Korem 101/Ant harmonis dan kompak. Beliau menegaskan untuk menjadi seorang pemimpin harus mampu menjadi panutan dan teladan.
Mengakhiri sambutannya Danrem menanti pengabdian yang terbaik dari Kasrem di Korem 101/Ant. Letkol Inf Mukhtar sebelumnya menjabat sebagai Komandan Kodim Sangata Kalimantan Timur. Acara korps raport diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada Kasrem 101/Ant.(Penrem 101/Dispenad)

SERTIJAB 28-31 JULI 2010


Lima Komandan Kodim di Korem 081/DSJ Madiun Diganti
31 Juli 2010
Sebanyak lima Komandan Distrik Militer (Dandim) di wilayah Komando Resor Militer (KOrem) 081/Dhirotsaha Jaya Madiun diganti dalam serah terima jabatan.
Pergantian digelar di Markas Korem 081, Sabtu (31/7). Lima Dandim yang diganti tersebut antara lain Dandim 0804 Magetan Letnan Kolonel Infanteri F.X Giyono yang diganti Letnan Kolonel Infanteri Rusmili. Dandim 0805 Ngawi Letnan Kolonel Infanteri Dwi Darmadi diganti Letnan Kolonel Infanteri Mutamar, Dandim 0807 Tulungagung Letnan Kolonel Infanteri Tato Widodo diganti Letnan Kolonel Infanteri Iskandar. Lalu Dandim 0808 Blitar Letnan Kolonel Infanteri Danni Koswara diganti Letnan Kolonel Geradus Taufan Gestoro, dan Dandim 0810 Nganjuk Letnan Kolonel Infanteri Agus Setiawan diganti Letnan Kolonel CZI I Nengah Wiraatmaja. Mereka yang diganti antara lain Letnan Kolonel Infanteri Danni Koswara kini menempati tugas baru di Wakil Asisten Teritorial Kepala Staf Komando Daerah Militer (Waaster Kasdam) V/ Brawijaya. Letnan Kolonel F.X Giyono dimutasi menjadi Perwira Pembantu Madya (Pabandya) 2, Letnan Kolonel Agus Setiawan menjadi Perwira Menengaj (Pamen) Markas Besar Tentara Nasional Indonesia. Sedangkan Letnan Kolonel Tato Dodo menjadi Wake Pusat Koperasi Angkatan Darat (Puskopad) Komando Daerah Militer V/Brawijaya. Lalu Letnan Kolonel Infanteri Dwi Darmaji kini menjabat sebagai Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Divisi Infanteri-1 Komando Strategis Angkatan Darat (Waasops Kasdivif-1 Kostrad). Serah terima jabatan dipimpin Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya (DSJ) Madiun Kolonel ARM Yul Aviandi.  Ia mengungkapkan mutasi ini merupakan bagian dari pembinaan satuan melalui Tour of Duty (TOD) maupun Tour of Area (TOA).
Korem 081 DSJ Madiun membawahi sembilan Kodim antara lain Kota/Kabupaten Madiun, Ngawi, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Nganjuk, Blitar, dan Tulungagung.

KAPENDAM JAYA/JAYAKARTA :
KODAM JAYA/JAYAKARTA DALAM WAKTU DEKAT AKAN MELAKSANAKAN PERGANTIAN JABATAN
30 Juli 2010
Berdasarkan Surat Perintah Pangdam Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Marciano Norman Nomor : Sprin / 1545 / VII / 2010 tanggal 26 Juli 2010 akan dilaksanakan pergantian dalam jabatan di lingkungan Kodam Jaya terhadap 13 orang berpangkat Parwira Menengah.
Keterangan pers ini resmi disampaikan oleh Kapendam Jaya Letkol Inf Ruminta di kantornya Makodam Jaya Jl Mayjen Sutoyo No. 5 Cililitan, Jakarta Timur, Jumat (30/7).
Ke 13 orang Perwira Menengah tersebut antara lain Dandim 0508/Depok Letkol Arh Suroso, S.E., akan menjabat sebagai Waasrendam Jaya. Sedangkan Dandim 0508/Depok yang baru akan dijabat oleh Letkol Inf Masduki yang sebelumnya menjabat sebagai Dandenmadam Jaya, Dandenmadam Jaya dijabat oleh Letkol Inf M. Sujono yang sebelumnya menjabat sebagai Pabandya Anev/Dalprog Srendam Jaya, Dandim 0505/Jakarta Timur Letkol Arm I Made Karyawan akan menduduki jabatan baru sebagai Waaslog Kasdam Jaya, Dandim 0505/Jakarta Timur akan dijabat oleh Letkol Kav Ketut Adi Suastra Putra, S.E., yang sebelumnya menjabat sebagai Kasiter Korem 051/Wijayakarta.
Letkol Arh Deni Kusmawan Dandodik Belanegara Rindam Jaya akan menjabat Kasiter Korem 051/Wijayakarta. Letkol Arh Chandra Wijaya yang semula menjabat sebagai Danyon Arhanudse-10/I/Faletehan akan menjabat sebagai Pabandya Rensops Dam Jaya dan penggantinya Letkol Arh Sonny Septiono Molen Karmanto yang sebelumnya menjabat Kadep Sista Pusdik Arhanud Pusenarhanud Kodiklat TNI AD, Letkol Czi Ir Puji Wiranto Pabandya Logwil Slogdam Jaya akan menjabat sebagai Pabandya Jaslog Slogdam Jaya, Letkol Inf Eko Natalius Dandim 0504/Jakarta Selatan akan menjabat sebagai Dosen Muda Seskoad.
Sedangkan jabatan Dandim 0504/JS akan dijabat oleh Letkol Arh Heri Purnomo yang sebelumnya menjabat sebagai Kasi Intelrem 052/Wijayakrama, Letkol Inf Aldrin Ali Bahasoan menjabat sebagai Kasi Intelrem 052/Wkr. Letkol Cpl Candi Eko Prasetyo Wakapaldam Jaya selanjutnya akan menjabat Pabandya 3/Renprograsus Spaban II/Renprogar Sren Angkatan Darat dan jabatan Kepala Staf Brigade Infanteri 1 PIK/Jaya Sakti akan dijabat oleh Letkol Inf Syaeful Anwar yang sebelumnya menjabat sebagai Dandim 1408/BS Kodam VII/Wirabuana. (Pendam Jaya/Dispenad)

PANGLIMA TNI PIMPIN SERTIJAB ASLOG DAN ASKOMLEK PANGLIMA TNI
29 Juli 2010
Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, memberikan ucapan selamat

Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso menerima pelaporan serah terima jabatan (sertijab) Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI dan Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek) Panglima TNI, di Ruang Hening Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Kamis, (29/7).

Sertijab Aslog dan Askomlek Panglima TNI dilakukan berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor : Kep/ 291/ V / 2010 tanggal 10 Mei 2010. Kedua jabatan tersebut adalah, Aslog Panglima TNI dari Mayjen TNI Abdul Ghofur, S.E., kepada Mayjen TNI Hari Krisnomo, S.IP., sedangkan Askomlek Panglima TNI dari Laksda TNI Muryono kepada Laksda TNI Ir. Sudjiwo, M.Sc., Mayjen TNI Hari Krisnomo, S.IP., sebelumnya adalah Pangdam VII/Wirabuana, sedangkan Laksda TNI Ir. Sudjiwo, M.Sc., adalah Aspers Kasal. Sementara itu, Mayjen TNI Abdul Ghofur, S.E., dan Laksda TNI Muryono akan mengakhiri masa pengabdiannya di lingkungan TNI. Dalam amanatnya Panglima TNI menyatakan bahwa, pada hakekatnya serah terima jabatan merupakan proses dinamisasi dan pembinaan organisasi. Dari sisi dinamisasi organisasi, sertijab merupakan keharusan dan kebutuhan dalam suatu rotasi jabatan, guna memelihara momentum, performance dan penyegaran organisasi, dalam mengemban tugas pokoknya. Sedangkan dari sisi pembinaan organisasi sertijab merupakan bagian dari pembinaan personel dalam rangka regenerasi dan pengembangan karir, guna meningkatkan kapasitas, kapabilitas dan kualitas kinerja, sesuai peran, tugas pokok dan fungsinya dalam organisasi.
Untuk mencapai keberhasilan tugas pokok tersebut, harus mengikuti perkembangan situasi dunia yang semakin dinamis dan kompleks terutama dari sisi ekonomi, sosial budaya dan pertahanan khususnya berkaitan dengan bidang militer yang berkembang secara cepat. Perkembangan global seperti itu, sangat mempengaruhi kondisi dalam negeri. Krisis ekonomi yang berkepanjangan selama dasawarsa terakhir, masih dapat dirasakan dampaknya. Dari perspektif pertahanan dan keamanan, hal tersebut turut mewarnai dinamika penugasan TNI di bidang Operasi Militer Selain Perang (OMSP) yang semakin meningkat dan bervariasi. Sementara disisi lain, dukungan anggaran yang dialokasikan belum memadai. Maka keterbatasan anggaran akan sangat berpengaruh terhadap kesiapan operasional TNI.Menurut Panglima TNI untuk menghadapi situasi demikian, pengelolaan dukungan bekal, pengadaan alat dan peralatan, pembangunan fasilitas dan konstruksi serta pelayanan kesehatan dan angkutan harus dilaksanakan secara baik dan benar, mulai dari tingkat satuan terendah sampai tingkat Mabes TNI, sehingga pada akhirnya TNI dapat melaksanakan peran, tugas pokok dan fungsinya dengan optimal. Hal ini merupakan tuntutan agar menjadi budaya kerja di jajaran TNI dengan melaksanakan kebijakan tertib administrasi di semua level dengan sebaik-baiknya. Disamping itu dalam era teknologi informasi dan komunikasi kedepan, peperangan elektronika dengan pihak lain merupakan tantangan dan ancaman yang secara berlanjut harus diantisipasi melalui observasi dan penindaklanjutan terhadap kapasitas dan kapabilitas pihak lain. Dalam sertijab tersebut, Panglima TNI menyampaikan atensi dan harapan sebagai berikut : Pertama: optimalkan penggunaan dukungan logistik TNI secara efektif dan efisien melalui mekanisme pengawasan secara ketat, disiplin dan konsisten. Kedua: tingkatkan kemampuan ilmu pengetahuan dan teknologi seiring perkembangan komunikasi dan elektronika yang berkembang dengan pesat, sehingga TNI mampu menggelar siskomsat TNI yang ideal dalam memonitor seluruh wilayah NKRI. Ketiga: tingkatkan terus pelaksanaan kebijakan tertib administrasi dalam rangka membangun dan mewujudkan budaya kerja TNI yang baik, benar dan bersih. Hadir pada acara tersebut Irjen TNI Letjen TNI M. Noer Muis, S.IP., M.Sc., Dansesko TNI Laksdya TNI Moekhlas Sidik, M.PA., para Asisten Panglima TNI, Kapuspen TNI Mayjen TNI Aslizar Tanjung, S.E., M.BA., dan segenap pejabat teras TNI lainnya. (Puspen TNI)

KASAD TERIMA LAPORAN KORPS KENAIKAN PANGKAT PERWIRA TINGGI TNI ANGKATAN DARAT
29 Juli 2010
Kasad Jenderal TNI George Toisutta, tengah memberikan ucapan selamat kepada pati yang naik pangkat

Sebanyak 16 orang Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat melaksanakan laporan korps kenaikan pangkatnya kepada Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI George Toisutta, di Markas Besar Angkatan Darat, Kamis (29/7). Kenaikan pangkat tersebut merupakan penghargaan yang diberikan oleh Negara dan bangsa atas prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab jabatan yang diembannya. Kenaikan pangkat itu juga merupakan kehormatan dan kepercayaan dari Pimpinan TNI yang dikaitkan dengan pembinaan karier prajurit dengan dilandasi pada penilaian objektif dan konsistensi yang dapat dipertanggungjawabkan.
Para Perwira Tinggi yang melaporkan kenaikan pangkat diantaranya adalah Letjen TNI Budiman (Dankodiklat TNI AD), Mayjen TNI Langgeng Sulistiyono (Pangdam IV/Dip), Mayjen TNI Amril Amir, S,IP., (Pangdam VII/Wrb), Mayjen TNI Ali Yusuf Susanto, S.IP., M.M., (Aspers kasad), Mayjen TNI Agung Revulton (Koorsahli Kasad), dan Mayjen TNI Adi Mulyono (Pangdivif-I/Kostrad).
Kasad dalam kesempatan itu mengatakan, jangan pernah berpikir bahwa apa yang diraih dan diperoleh itu semata-mata merupakan kerja keras pribadi-pribadi para perwira. Sekecil apapun peran yang dimainkan oleh orang-orang yang ada di sekeliling para perwira, mereka memberi kontribusi bagi keberhasilan para perwira. Sehingga tepat kiranya jika kenaikan pangkat ini dijadikan wahana mawas diri untuk meraih kearifan dan mewujudkan keutamaan serta kemuliaan hidup sebagai prajurit Sapta Marga.
Anugerah kenaikan pangkat memang menjadi sesuatu yang membanggakan dan patut disyukuri, karena selain membawa manfaat bagi para perwira dan keluarga, kenaikan pangkat ini juga diharapkan dapat memberi manfaat yang besar bagi organisasi atau satuan dimana para perwira berada dan bertugas. Selanjutnya sebagai hamba Tuhan Yang Maha Esa, kenaikan pangkat hendaknya juga diyakini sebagai rahmat yang harus diterima dengan penuh rasa syukur dan diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas serta kehidupan sehari-hari dengan baik dan dipertanggungjawabkan kelak di hadapan-Nya karena merupakan amanah.
Kenaikan pangkat yang didahului dengan pemberian kepercayaan untuk memangku jabatan baru, menuntut para perwira untuk dapat memberikan karya-karya terbaik bagi kepentingan satuan yang para perwira pimpin. Pelihara dan kembangkan terus motivasi para prajurit untuk lebih berprestasi, dan jangan pernah ragu untuk berbuat yang terbaik bagi satuan dan TNI Angkatan Darat.
Laksanakan tugas secara tulus dan sungguh-sungguh dengan kepedulian yang tinggi. Ingat, keberhasilan yang ingin kita capai adalah keberhasilan TNI Angkatan Darat bukan keberhasilan perorangan. Untuk itu lakukan komunikasi yang sinergis dengan unsur-unsur lain di jajarannya, ke atas dan ke bawah serta terhadap masyarakat luas. Sejalan dengan itu, kembangkan terus rasa kepedulian terhadap tugas, tegakkan disiplin dan bangun profesionalisme setiap prajurit, sehingga dalam menjalankan tugas tugasnya tidak pernah ragu dan merugikan rakyat, kata Kasad. (Dispenad )

Pangdam Jaya Pimpin Sertijab Asintel Kasdam Jaya                               
29 Juli 2010
Panglima Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal  TNI Marciano Norman, memimpin acara Tradisi Korps dan Serah Terima Jabatan Asisten Intelijen Kasdam Jaya dari Kolonel Inf M. Herindra kepada Letnan Kolonel Inf Suko Pranoto, bertempat di Aula Sudirman Markas Kodam Jaya Jl Mayjen Sutoyo No 5 Cililitan Jakarta Timur. Kamis (29/07).
Acara Serah Terima jabatan tersebut dihadiri Kepala Staf Kodam Jaya Brigadir Jenderal TNI M. Munir, Irdam Jaya, Danrem 051/Wkt, Danrem 052/Wkr, para Pa Ahli, Pa LO TNI AL, para Asisten, para Kabalak dan para Dansat jajaran Kodam Jaya serta para perwakilan Pa, Ba, Ta dan PNS Kodam Jaya. Hadir pula Ketua Persit KCK Daerah Jaya Ny Triwatty, Wakil Ketua Persit KCK Daerah Jaya Ny. Lia Munir dan para pengurus Pusat KCK PD Jaya. Dalam sambutannya Pangdam Jaya menyampaikan bahwa serah terima tugas dan tanggung jawab jabatan merupakan bagian dari proses dan upaya meningkatkan kinerja organisasi agar selalu berjalan dinamis, sekaligus memberi kesempatan kepada para Perwira mengembangkan kemampuannya pada unit kerja yang lain. Untuk itu pelaksanaan serah terima jabatan dalam kehidupan kemiliteran tidak perlu disikapi secara berlebihan. Jabatan adalah sarana dan proses pengabdian, bukan suatu tujuan. Jabatan itu lebih merupakan suatu peluang atau kesempatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa melalui Negara yang kita pergunakan sebagai instrument atau alat untuk berbuat kebajikan bagi sesame. Dengan memahami esensi tersebut sesungguhnya tidak ada jabatan yang baik atau buruk. Jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada Negara dan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Lebih lanjut Pangdam Jaya menyampaikan bertugas di Kodam Jaya/Jayakarta disatu sisi memberikan kebanggaan tersendiri bagi kita tetapi disisi lain membutuhkan kesiapan mental dan inovasi yang tinggi karena karakteristik wilayah hokum Kodam Jaya sangat jauh berbeda dengan kotama-kotama lain dan itulah tantangan yang harus kita hadapi. Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan Naskah Serah Terima dan dilanjutkan dengan Pemberian Cindera Mata dari Pangdam Jaya/Jayakarta kepada Kolonel Inf M. Herindra. Kolonel Inf M. Herindra adalah lulusan Akademi Militer tahun 1997 selanjutnya akan pindah ke Pusat Intelijen Angkatan Darat dan penggantinya Letkol Inf Suko pranoto adalah lulusan Akademi Militer tahun 1997 yang sebelumnya menjabat Waas Intel Kostrad.

Sertijab DanYon Inf. 721/Makkasau Berlangsung Tertib
29 Juli 2010

KabarIndonesia -Pinrang. Kamis, 29 Juli 2010 berlangsung upacara serah terima jabatan Komandan Bataliyon Infanteri 721/makkasau dari Letkol.Inf. Indra Heri kepada Mayor.Inf. Parlindungan Hutagalung. Bertindak selaku inspektur upacara sertijab, Komandan Korem 142 Taro ada taro gau, Kol.Inf. Andy Sudarno.

Upacara serah terima Jabatan berlangsung khidmat di lapangan markas Bataliyon Infanteri 721/Makassau Benteng kabupaten Pinrang dan dihadiri Bupati Pinrang, H.A.Aslam Patonangi, Ketua DPRD Pinrang, Darwis Bastama, Dandim 1404 Pinrang, Dandim 1420 Sidrap, Unsur Muspida kabupaten Pinrang, Perwira-perwira se-jajaran Korem 142 Tatag serta undangan lainnya.
Andy Sudarno, dalam amanatnya, meminta kepada Penjabat DanYon Inf. 721 yang baru agar menjamin berjalannya optimalisasi tugas organisasi dan peningkatan sumber daya manusia di satuan tugas bataliyon Inf. 721/Makkasau. Andy juga menyoroti masih adanya kasus-kasus pelanggaran anggota TNI seperti desersi dari kesatuan, mabuk, Asusila dan lainnya, yang perlu menjadi fokus dan perhatian dari Komandan satuan maupun perwira Pembina agar kasus-kasus pelanggaran ini bisa di eliminir sekecil mungkin. 
Acara Sertijab ini ditutup dengan Acara ramah tamah dan lepas sambut dari pejabat lama ke pejabat baru di Aula Kantor Bataliyon Infanteri 721/Makkasau. http://www.kabarindonesia.com

PANGDAM JAYA/JAYAKARTA PIMPIN SERTIJAB DANDIM 0501/JAKARTA PUSAT
28 Juli 2010
setelah serah terima jabatan, pejabat lama dan baru, melakukan salam kolamdo

Panglima Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta Mayor Jenderal TNI Marciano Norman, memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Komando Distrik Militer 0501/Jakarta Pusat dari Letnan Kolonel Inf Zunan Muchdlori kepada Letnan Kolonel Inf Husein Sagaf dalam sebuah upacara militer bertempat di lapangan Pekan Raya Jakarta Kemayoran, Jakata Pusat. Rabu (28/7).
Dalam Upacara tersebut tampak hadir Inspektur Kodam Jaya Kolonel Inf Amrid Salas Kembaren, pejabat teras Kodam Jaya, para Komandan Satuan dan Kabalak jajaran Kodam Jaya serta para undangan dari kalangan Militer, Kepolisian, Pemerintah Daerah dan Sipil. Hadir pula Ketua Persit KCK Daerah Jaya Ny. Triwatty Marciano, Wakil Ketua Persit KCK Daerah Jaya dan para pengurus Pusat Persit KCK PD Jaya. Dalam sambutannya, Pangdam Jaya menyampaikan, bahwa Kodim 0501/Jakarta Pusat merupakan Kodim di jajaran Kodam Jaya yang mempunyai kekhususan apabila dilihat dari status satuan maupun wilayahnya. Sebagai Kodim Berdiri Sendiri yang Komando dan pengendaliannya langsung dibawah Pangdam Jaya dan wilayahnya menjadi Pusat Pemerintahan Negara, tempat lembaga tertinggi dan lembaga tinggi negara serta kedudukan perwakilan negara-negara sahabat, tentunya mengandung potensi kerawanan yang sangat besar. Selain itu, kondisi masyarakatnya yang heterogen dan dinamis disatu sisi memacu tumbuhnya daya saing yang tinggi sebagai akibat dari dinamika lingkungan yang bergerak begitu cepat, yang juga merupakan kondisi potensial bagi lahirnya konflik sosial. Disadari atau tidak dengan kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial seperti disebutkan diatas, tentu tugas Kodim 0501/Jakarta Pusat mengandung begitu banyak tantangan.
Untuk itu kepada prajurit Kodim 0501/Jakarta Pusat selaku aparat kewilayahan, diminta untuk senantiasa meningkatkan kemampuan temu cepat dan lapor cepat, agar mampu mendeteksi dini perkembangan situasi di wilayahnya. Kecepatan bertindak oleh aparat yang berwenang untuk melakukan kegiatan preventif sangat diperlukan, baik dalam rangka mencegah terjadinya konflik sosial, maupun mencegah upaya menciptakan keresahan dan instabilitas yang dilancarkan pihak-pihak tertentu. Melalui upaya “Pemberdayaan Wilayah Pertahanan“, yang dilakukan melalui cara-cara dialogis dan komunikasi sosial secara terus-menerus, serta pemahaman dari setiap prajurit mengenai sikap teritorial untuk merebut hati dan pikiran rakyat, Kodim 0501/Jakarta Pusat bersama instansi lainnya, mampu melaksanakan perannya dengan baik. Letnan Kolonel Inf Zunan Muchdlori adalah lulusan Akademi Militer tahun 1991 selanjutnya akan pindah tugas ke Mabesad dan Letnan Kolonel Husein Sagaf adalah juga lulusan Akademi Militer tahun 1991 yang sebelumnya bertugas di Staf Operasi Kodam Jaya. (Pendam Jaya/Dispenad)


KADISPENAD TERIMA LAPORAN KORPS SERTIJAB SESDISPENAD DAN KASUBDISPENUM
28 Juli 2010
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat, Brigadir Jenderal TNI Suwarno Widjonarko, S.Sos., M.M., menerima Laporan Korps Serah Terima Jabatan para pejabat di lingkungan Dinas Penerangan Angkatan Darat, Rabu (28/7), di Jakarta.

Jabatan yang diserahterimakan adalah Sekretaris Dinas Penerangan Angkatan Darat dari Brigjen TNI Endar Priyanto kepada Kolonel Inf Pandji Suko Hari Judho dan jabatan Kepala Sub Dinas Penerangan Umum dari Kolonel Inf Iskandar Mirza Munir kepada Letkol Inf Dedi Agus Purwanto. Brigadir Jenderal TNI Endar Priyanto saat ini telah menjabat sebagai Kepala Staf Kodam IX/Udayana, sedangkan Kolonel Inf Iskandar Mirza Munir mendapat tugas di Kementerian Pertahanan Republik Indonesia.
Pada kesempatan tersebut Kadispenad mengatakan, alih tugas dan jabatan di lingkungan organisasi militer modern seperti TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari dinamika organisasi yang diharapkan dapat mendorong dan memberi penyegaran terhadap upaya pencapaian tujuan dan peningkatan kinerja organisasi serta mengembangkan kemampuan Perwira dalam dimensi kepemimpinan, manajerial dan profesionalitasnya.
Dengan memberikan pengalaman melalui penugasan yang beragam dan berjenjang, diharapkan para Perwira TNI Angkatan Darat dapat membangun wawasan berfikir, mengembangkan pengetahuan dan meningkatkan keterampilannya. Berkenaan dengan acara serah terima jabatan pada hari ini, Kadispenad menyampaikan terima kasih yang tulus dan penghargaan kepada Brigjen TNI Endar Priyanto beserta istri dan Kolonel Inf Iskandar Mirza Munir beserta istri atas segala pengabdian dan dedikasi yang tinggi selama mengemban jabatan di Dispenad. Ingat jabatan yang diterima saat ini bukanlah hadiah, tetapi amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa dan harus dipertanggungjawabkan kelak dihadapanNya, kata Kadispenad. (Dispenad)

PANGDAM VII/WIRABUANA PIMPIN SERTIJAB DANYONARMED 6-76/TARIK
28 Juli 2010
Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Amril Amir, S.IP., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Batalyon Armed 6-76/Tarik dari Letnan Kolonel Arm Bambang Irawan kepada Letnan Kolonel Arm Dani Suripto dalam sebuah upacara militer bertempat dilapangan Upacara Yon Armed 6-76/Tarik Jl. Mappaoddang Makassar, Rabu (28/7).

Upacara Serah Terima Jabatan ini, ditandai dengan penyerahan pataka Batalyon Armed 6-76/Tarik, pemasangan tanda jabatan dan penyerahan tongkat komando, Letnan Kolonel Arm Dani Suripto sebelumnya menjabat sebagai Katim Gumil/Tih Pusdik Armed Pussenarmed Kodilat TNI AD, Sedangkan Letnan Kolonel Arm Bambang Irawan akan bertugas sebagai Dandim 1409/Gowa.Pangdam VII/Wirabuana dalam amanatnya mengatakan, “Prosesi serah terima jabatan Danyon Armed 6-76/Tarik ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas kepemimpinan, wawasan manajerial dan profesionalisme perwira yang bersangkutan, serta sebagai upaya penyegaran organisasi, sehingga satuan ini selalu hadir energik untuk melahirkan karya-karya terbaru dan terbaik. Dengan adanya pergantian pimpinan ini, kita berharap, satuan ini semakin berprestasi dalam berbagai penugasan serta semakin dirasakan manfaat keberadaannya oleh masyarakat sekitar, sebagai salah satu kekuatan pertahanan negara yang profesional.” Lebih lanjut dikatakan, “Dalam rangka menghadapi tugas dan tantangan ke depan yang relatif sulit diprediksi, diharapkan Yonarmed 6-76/Tarik selalu dalam kesiapsiagaan yang tinggi serta dalam kondisi siap operasional. Kondisi kesiapan operasional satuan itu harus mencakup kesiapan personel, alat peralatan dan persenjataannya serta sistem yang mendukung pelaksanaan tugas yang akan dilaksanakan. Dalam konteks kesiapan personel, prajurit Yonarmed 6-76/Tarik harus benar-benar menguasai kemampuan teknis dasar Artileri sebagai landasan untuk mengembangkan kemampuan operasional. Selain itu, sebagai prajurit profesional prajurit Yonarmed 6-76/Tarik juga harus senantiasa tanggap terhadap perkembangan teknologi sistem persenjataan dan mengembangkan wawasannya dalam berbagai aspek, terutama kemampuan dalam memahami dan menguasai persenjataan Artileri mutahir, seperti Meriam jenis FH-2000 (Field Howitzer 2000) yang berkaliber 155 mm ataupun Roket Astros yang rencananya menjadi salah satu persenjataan Artileri kedepan.” “Sehubungan dengan serah terima jabatan ini, selaku pribadi dan atas nama Komando saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Letkol Arm Bambang Irawan, atas pelaksanaan tugas dan tanggung jawab jabatannya selaku Danyon Armed 6-76/Tarik selama ini. Selanjutnya kepada Letkol Arm Dani Suripto saya mengucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh Pimpinan TNI Angkatan Darat untuk memimpin Batalyon Armed 6-76/Tarik. Dengan bekal penugasan dan pengabdian sebelumnya, saya yakin amanah yang dipercayakan kepada saudara ini akan dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya", kata Pangdam. Upacara serah terima jabatan ini dihadiri Kaposwil BIN Sulawesi Selatan Brigjen TNI Adi Purwanto, Walikota Makassar dan Bupati Gowa, para Sesepuh Corp Armed 6-76/Tarik, Irdam, para Asisten, para Komandan serta para Kabalak, serta Ketua dan segenap Pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Daerah VII/Wirabuana. (Antasari/Pendam 7/Dispenad)

SERTIJAB 10-12 AGUST 2010


PEJABAT DANYON ARMED 3/102 TARIK DISERAHTERIMAKAN
12 Agustus 2010
“Setiap Jabatan yang diberikan oleh pimpinan TNI AD, adalah merupakan suatu kepercayaan dan kehormatan serta sekaligus amanah dari Tuhan Yang Maha Besar yang kelak dimintai pertanggung jawabannya”.
Demikian petikan amanat Pangdam yang dibacakan Kasdam IV/Diponegoro Brigjen TNI M Nizam dalam acara sertijab Komandan bataliyon Armed 3/105 Tarik, yang bertempat dilapangan upacara Yon Armed 3/105 Tarik, Magelang, Kamis (12/8).
Lebih lanjut Pangdam menyampaikan bahwa pergantian jabatan seperti halnya pergantian Danyon Armed 3/105 Tarik, selain menciptakan suasana segar dengan datangnya pimpinan baru, juga dalam rangka mengembangkan kemampuan personil itu sendiri.
Serah terima jabatan atau alih tugas dilingkungan TNI AD khususnya di jajaran Kodam IV/Diponegoro, adalah bagian dari upaya untuk meningkatkan kinerja organisasi sekaligus sebagai upaya mengembangkan personil dalam dimensi kepemimpinan menejemen dan keprofesionalisme keprajuritan.
Sejalan perkembangan teknologi dan pengetahuan yang semakin canggih, khususnya teknologi persenjataan Arteleri sedangkan kondisi alutista yang dimiliki jajaran TNI AD sebagian besar cenderung sudah tua dan lokasi anggaran memodernisasi masih belum mencukupi. Maka menuntut kepada setiap prajurit khususnya prajurit Bataliyon Armed 3/105 Tarik, untuk dapat memahaminya dan mampu mengatasi tanpa meninggalkan profesionalitasnya sebagai seorang Bhayangkari Negaradengan baik mengetahui perkembangannya sesuai bidang tugas yang dihadapinya. Oleh karena itu agar tidak tertinggal dengan negara lain, Pangdam mengharapkan agar setiap prajurit Arteleri Medan untuk sungguh-sungguh berlatih dan cepat kuasai serta terampil dalam mengawaki senjata yang menjadi tanggung jawabnya. Sehingga satuan ini dapat diandalkan sebagai salah satu Satuan Bantuan Tempur kebanggaan Kodam IV/Diponegoro.
Selain itu berkaitan dengan pelaksanaan sertijab Danyon Armed 3/105 Tarik, pejabat lama Letkol Arm Budi Eko Mulyono, S.Sos selanjutnya akan memangku jabatan sebagai Dandim 0730/Gunung Kidul.
Kemudian dalam kesempatan itu pula Pangdam mengucapkan terima kasih kepada Ny, Budi Eko Mulyono atas pengabdian dan pengorbanan yang telah diberikan dalam mendampingi suami selama bertugas sampai sekarang ini Hadir pada acara itu Walikota dan Bupati serta Anggota Forum Komnikasi Pimpinan daerah Kota dan Kabupaten Magelang, para pejabat TNI dan Polri, para Danrem, Dan Rindam, Para Asisiten, para Kabalak dan Komandan Satuan jajaran Kodam IV/Diponegoro.Usai upacara, disela-sela menunggu kegiatan buka bersama Kasdam menyempatkan waktu untuk berdialog dengan warga Bataliyon Armed 3/105 Tarik. Dalam arahannya Kasdam mengharapkan adanya komunikasi yang harmonis dan kebersamaan antara Komandan dan seluruh anggota serta ciptakan rasa kebanggaan prajurit kepada satuannya. Sehingga mampu menumbuhkan kontribusi positif demi kemajuan Bataliyon Armed 3/105 Tarik.Pada malam hari selepas acara buka bersama dan sholat magrib dilanjutkan kegiatan sholat teraweh bersama di aula Bataliyon Armed 3/105 Tarik.(Pendam IV/DIP/Dispenad)

KASAD :
SECAPA AD PUNYA PERAN PENTING DAN STRATEGIS
12 Agustus 2010
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI George Toisutta mengatakan, Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat (Secapa AD), mempunyai peran yang penting dan strategis, dalam membentuk dan menyiapkan calon-calon perwira Angkatan Darat, sebagai kader-kader pimpinan di masa yang akan datang.Hal ini dikatakan Kasad ketika memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Sekolah Calon Perwira (Dansecapa) dari Brigadir Jenderal TNI Agus Gunaedi Pribadi kepada Brigadir Jenderal TNI Bachtiar di Lapangan Puraga Baya Secapa TNI AD, Bandung, Kamis (12/8).
Menurut Kasad, demikian penting dan strategisnya lembaga pendidikan ini, maka diperlukan usaha-usaha yang kreatif dan inovatif dalam menghadapi dinamika internal maupun eksternal satuan yang terjadi. “Perwira yang dihasilkan oleh lembaga pendidikan ini akan merupakan produk terbaik manakala penyelenggaraan dan proses pendidikan yang dilaksanakan juga baik”, tambah Kasad.Kasad menegaskan, lembaga pembentukan perwira ini dituntut untuk terus melakukan terobosan dan perbaikan, baik dalam kurikulum, metode, maupun proses pembelajaran kepada para siswa, agar mampu menghasilkan produk terbaik. Selain itu lembaga pendidikan ini juga harus diawaki atau dikelola oleh tenaga-tenaga profesional yang visioner, memiliki komitmen kuat dan moralitas yang tinggi dalam menyiapkan kader-kader pimpinan TNI dan Angkatan Darat di masa yang akan datang. Oleh karenanya, Kasad mengingatkan kembali agar pendidikan ini tidak boleh main-main dalam menyiapkan dan membangun sumber daya manusia prajurit yang menjadi inti dari eksistensi Angkatan Darat sekarang dan masa yang akan datang. Dengan landasan pemikiran dan harapan yang disampaikan tadi, Kasad meminta kepada Komandan Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat yang baru, agar dapat mengemban kepercayaan yang diberikan oleh pimpinan Angkatan Darat, dengan penuh rasa tanggungjawab dan dedikasi yang tinggi. “Upayakan agar setiap pemikiran, sikap dan tindakan prajurit di jajaran Sekolah Calon Perwira Angkatan Darat ini, senantiasa ditujukan untuk mewujudkan Angkatan Darat yang kuat, tangguh, profesional, solid, memiliki wawasan kebangsaan yang kuat serta senantiasa dekat dengan rakyat”, kata Kasad. (Dispenad)http://www.tniad.mil.id

Teguh Wardoyo Danyon 411 Kostrad
11 Agustus 2010
Komandan Batalyon 411/Kostrad Salatiga diserahterimakan dari Letkol Inf Wachid Apriliyanto kepada Mayor Inf Teguh Wardoyo, dalam upacara militer, Rabu (11/8) pagi. Upacara militer serah terima jabatan itu, dipimpin Komandan Brigade Infantri 6/2 Kostrad Letkol Inf Tri Soewandono, dihadiri muspida dan tamu undangan. Sertijab Danyon itu dilanjutkan dengan serah terima jabatan Persit di lingkungan Yonif 411/Kostrad.Wachid Apriliyanto selanjutnya bertugas sebagai Kabag Binsat Pussenif Kodiklat TNI AD, sedangkan Teguh Wardoyo sebelumnya adalah Kasi Ops Sops Divisi 2 Kostrad. Semasa masih menjadi perwira pertama (Pama) Mayor Inf Teguh Wardoyo, sudah pernah bertugas di Yonif 411/Kostrad. Danbrigif Letkol Tri Soewandono dalam pengarahannya mengungkapkan, sertijab merupakan hal biasa pada organisasi dalam rangka pembinaan personel. Diharapkan dengan kepemimpinan yang baru, satuan akan mengalami peningkatan kinerja, tentunya menjadikan personel di Yonif 411/Kostrad Salatiga sebagai satuan yang handal dalam bertempur. ‘’Tugas pembinaan di batalyon perlu kreasi dan kreativitas pimpinan dalam program latihan. Sehingga personel Kostrad selalu siap dalam menerima tugas untuk bangsa dan negara,’’ kata Danbrigif.
Sebagaimana diketahui Yonif 411/Kostrad Salatiga baru sekitar sebulan istirahat, setelah setahun bertugas di Maluku. Tugas di medan operasi tersebut mendapat nilai baik dari pimpinan, karena berjalan dengan lancar tanpa halangan yang berarti. Sementara itu, setelah upacara sertijab digelar ramah tamah pimpinan dengan prajurit. http://suaramerdeka.com

PANGDAM I/BUKIT BARISAN LANTIK DANREM 023/KS
10 Agustus 2010
Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers, lantik Kolonel Arh Heboh Susanto menjadi Komandan Resor Militer (Danrem) 023/KS, menggantikan pejabat lama Kolonel Inf Agus Kriswanto yang dipromosikan menjadi Danpusdik Infanteri Bandung.

Upacara sertijab dilaksanakan di halaman Makorem 023/KS, Jalan Suprapto Sibolga, Selasa (10/8). Pangdam I/BB mengatakan, Korem 023/KS merupakan salah satu sub kompartemen strategis dan memiliki peran dalam menentukan menciptakan stabilitas nasional di daerah, baik daratan maupun lautan yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia. yang menyimpan kerawanan potensial seperti infiltrasi, sabotase serta pencurian SDA di lautan, oleh karena itu mari kita bekerjasama dan bersinergi dengan seluruh komponen, dalam mengamankan potensi yang ada, kepada Kolonel Arh Heboh Susanto dengan berbekal pengalaman penugasan sebelumnya agar dapat memimpin Korem 023/KS dengan baik, bangun komuniksai dua arah antara pemimpin dengan yang dipimpin dengan penuh kekeluargaan sehingga tercipta hubungan yang harmonis dalam menyongsong pelaksanaan tugas.
Diharapkan Korem 023/KS dapat memberikan kontribusi positif terhadap pemerintah dalam melakukan pembangunan sesuai dengan tujuan dalam meningkatkan kesejahteraan dan meningkatkan kesadaran bela Negara terhadap masyarakat, sehingga terwujud ketahanan wilayah yang tangguh dalam menghadapi berbagai ancaman, gangguan dan hambatan, dalam membangun Bangsa dan Negara Indonesia.
Korem 023/KS juga dituntut harus selalu siap setiap saat dan waspada serta dapat membantu kegiatan dalam menanggulangi bencana alam yang kapan saja dapat terjadi, karena di wilayah Korem 023/KS memiliki potensi gempa bumi, tanah longsor dan potensi tsunami. Selanjutnya dalam tahap rehabilitasi juga Korem 023/KS harus mampu membantu Pemda dalam upaya untuk mempercepat akselerasi pembangunan dan memperbaiki fasillitas yang rusak akibat bencana alam. Hadir pada upacara tersebut Para Asisten Kasdam I/BB, Ketua Persit KCK PD I/BB Ny. Yuni Leo Siegers dan pengurus, seluruh Danrem jajaran Kodam I/Bukit Barisan, Bupati Tapteng Drs. Tuani Lumbantobing, Bupati Taput Torang Lumbantobing, Bupati Samosir Ir Mangindar Simbolon, Sekdako Sibolga, pimpinan BUMD dan Dirut Bank Sumut Gus Irawan Pasaribu, tokoh masyarakat, pemuda dan undangan lainnya. (Pendam 1/Dispenad)

Sertijab Danyonif Linud 502
10 Agustus 2010
Serah terima jabatan Danyonif Linud 502 dari Letkol Inf I.A.B Sinaga kepada Letkol Inf Susilo yang dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus 2010 sekitar pukul 13.00 WIB.  Letkol Inf I.A.B Sinaga selanjutnya bertugas sebagai Dandim 0213/Nias  Korem 023/KS  Kodam I/Bukit Barisan.
Acara sertijab berlangsung secara meriah diawali dengan Upacara serah terima dan dilanjutkan dengan acara ramah tamah yang dilaksanakan di area pohon pinus Yonif Linud 502.

Sertijab Dandim 0904/TNG
10 Agustus 2010
Komandan Komando Distrik Militer (Dandim) 0904/Tanah Grogot diserahterimakan dari Letkol Inf Teguh Pudjo Rumekso kepada Letkol Inf Sugeng Hartono, Selasa (10/8). Serah terima jabatan dipimpin Danrem 091/ASN Kolonel Inf Aries Martanto dengan upacara militer di Lapangan Makodim 0904/TNG. Sugeng Hartono sebelumnya menjabat Pabandya Komsos Sterdam VI/Mulawarman. Sedangkan Teguh PR selanjutnya menerima jabatan baru sebagai Wadan Grup 3 Paspampres.Lantaran membawahi wilayah teritorial dua kabupaten yakni Paser dan Penajam Paser Utara (PPU), sertijab itu dihadiri Bupati Paser HM Ridwan Suwidi dan Bupati PPU H Andi Harahap berikut unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), kepala SKPD, tokoh masyarakat, serta pimpinan perusahaan dari kedua kabupaten. Beberapa perwira, bintara maupun tamtama di lingkup Korem 091/ASN juga ikut andil dalam upacara tersebut.
Dalam amanatnya, Aries Martanto mengatakan bahwa Dandim merupakan jabatan yang mengemban tugas dan pembinaan satuan dalam rangka meningkatkan profesionalisme serta memelihara moril anggota. Sebagai komando kewilayahan, Dandim juga bertanggungjawab menyelenggarakan pembinaan teritorial yang menjadi salah satu fungsi utama TNI AD dalam rangka menyiapkan potensi wilayah menjadi kekuatan wilayah guna kepentingan pertahanan negara. “Untuk itu Dandim harus mampu membuat perencanaan dan pembinaan potensi wilayah bekerjasama dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya secara terpadu dan berkesinambungan. Karena pada hakikatnya jabatan adalah amanah dan kepercayaan serta kehormatan yang harus dipertanggungjawabkan kepada Tuhan YME,” papar Aries. Seorang Dandim juga dituntut mampu menyelenggarakan kegiatan yang berkaitan dengan dinamika pembangunan di daerah melalui kegiatan Karya Bhakti TNI, operasi bakti dan TMMD sebagai perwujudan pengabdian TNI kepada masyarakat serta terpeliharanya kemanunggalan TNI dengan rakyat.  “Karena kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan modal jangka panjang dalam kerangka pertahanan dan keamanan rakyat sesuai UUD 1945. Pelihara dan mantapkan kemanunggalan tersebut sebagai kekuatan strategis untuk mengatasi setiap bentuk ancaman yang akan merongrong kewibawaan NKRI,” tegasnya. Untuk itu meminta seluruh prajurit Kodim 0904/TNG senantiasa memelihara disiplin, profesionalisme serta tanggap terhadap kesulitan-kesulitan masyarakat. Mampu melakukan komunikasi sosial dengan semua lapisan masyarakat sehingga memudahkan kerjasama setiap prajurit dengan semua instansi maupun komponen masyarakat. Menurutnya, kondisi wilayah Kodim 0904/TNG yang relatif kondusif dan aman, adalah cermin dari kerjasama semua instansi terkait telah berjalan baik. Sekaligus merupakan faktor pendorong percepatan dinamika pembangunan daerah guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat Paser dan PPU yang lebih baik.Selain ucapan selamat bertugas dengan jabatan baru kepada Teguh dan Sugeng, secara khusus Aries Martanto juga menyampaikan terima kasih dan penghargaan tinggi kepada HM Ridwan Suwidi dan H Andi Harahap beserta jajarannya, dan seluruh lapisan masyarakat yang selama ini telah memberikan dukungan dan kerjasama yang baik kepada Kodim 0904/TNG sehingga senantiasa berhasil dalam tugas-tugasnya. “Saya berharap dukungan dan kerjasama yang baik selama ini akan dapat terus dikembangkan di waktu-waktu mendatang,” Aries menandaskan.Usai sertijab, acara dirangkai silaturahmi dan pisah sambut yang digelar di Gedung Awa Mangkuruku. Selain memberikan sambutan, pejabat daerah kedua kabupaten memanfaatkannya untuk unjuk bakat tarik suara yang diawali tampilan Ketua DPRD Paser H Kaharuddin.“Sebelum sertijab Dandim, telah lebih dulu dilaksanakan sertijab Ketua Persit KCK Cabang XVII Koorcab Rem 091 PD VI/Mulawarman dari Ny Dewi Susilowati Teguh PR kepada Ny Endang Sugeng Hartono di Aula Makodim 0904/TNG,” imbuh Kasdim 0904/TNG Mayor Inf Taufiq Bahar. http://www.paserkab.go.id/


Lumintang jadi Danyonif 743/Psy Kupang

10 Agustus 2010
Dari kiri ke kanan, Letkol Inf. Suyitno, Letkol Jemi Evin Zakarias dan Mayor Inf. Djone Rikki Lumintang, foto bersama seusai acara sertijab di Mako Batalyon Infanteri 743/Psy Kupang.

Jabatan Komandan Batalyon Infanteri 743/PSY Kupang diserahterimakan dari Letkol Inf. Suyitno, S.I kepada Mayor Inf. Djone Rikki Lumintang. Sertijab berlangsung di halaman Mako Batalyon Infanteri 743/Psy Kupang, Selasa (10/8/2010), dipimpin Komandan Brigif 21 Komodo, Letkol Jemi Evin Zakarias.
Lumintang lulusan Akademi Militer tahun 1994. Pria asal Manado, Sulawesi Utara ini sebelumnya bertugas di Pusintelad di Jakarta. Sedangkan Suyitno pindah ke Rindam IX Udayana, menjadi Dandodiklatpur di Singaraja, Bali. Zakarias menyampaikan terima kasih kepada Suyitno bersama istrinya atas pengabdiannya selama satu tahun empat bulan di Mako Yonif 743/Psy. Dia juga menitip pesan kepada Lumintang agar segera beradaptasi dengan lingkungan yang baru supaya dapat memahami lingkungan, prajurit dan masyarakat. "Jabatan merupakan amanah yang diberikan," katanya. Zakarias juga mengharapkan dalam melaksanakan tugas harus dalam konsentrasi yang tinggi serta kerja keras. Menurutnya, dalam waktu dekat prajurit akan ditugaskan untuk pengamanan perbatasan RDTL. Dalam kesempatan itu, Lumintang mengajak semua untuk melanjutkan tugas yang sudah dikerjakan agar batalyon dapat menjadi lebi baik. (*/den) http://klipingu9.blogspot.com/