SERTIJAB 28-31 OKT 2011

SERTIJAB DANDIM 0709/KEBUMEN DAN DANDIM 0730/GUNUNG KIDUL
31 Oktober 2011
Jabatan Komandan  Kodim 0709/Kebumen  diserahterimakan  dari  Letkol Arh Elphis Rudy kepada Letkol Inf Dony Rakca Andalasawan, S.AP.  dan  Komandan   Kodim 0730/Gunung Kidul dari  Letkol  Arm Budi Eko Mulyono  kepada  Letkol Arh Herman Toni Pejabat  lama Letkol Arh Elphis Rudy akan menempati jabatan sebagai Pabandya 2/Dalugri Spaban V/ Dalada Slokad dan Letkol  Arm Budi Eko Mulyono  menempati jabatan  Dosen Muda Kordos Seskowad.  Pelaksanaan upacara dengan Inspektur Upacara Komandan Korem 072/Pamungkas Kolonel Kav Sumedy  di serambi Makorem 072/Pamungkas Jl. Reksobayan  No 4 Yogyakarta, Senin (31/10).
Dalam  Sertijab  tersebut dihadiri oleh para Komandan Kodim, Dan/Ka Sat Dis/Jan  jajaran Korem 072/Pamungkas serta para Danramil masing-masing Kodim.
Komandan Korem 072/Pamungkas Kolonel Kav Sumedy  mengucapkan  terima  kasih  dan  penghargaan  yang setinggi-tingginya kepada    pejabat  yang  akan  meninggalkan  Satuan jajaran Korem 072/Pamungkas  atas  pengabdiannya  selama menjabat di Korem ini. Banyak perubahan  yang  telah  dilaksanakan  dengan  menciptakan  iklim dan kondisi yang sejuk  serta keamanan  yang  sangat  kondusif,  selanjutnya  dapat dijadikan  modal  untuk  melaksanakan  tugas  ditempat  yang  baru. Kepada pejabat baru Danrem mengucapkan  selamat  datang  atas  jabatan  baru  yang  disandangnya. Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan bukan hanya kepada pimpinan saja  namun juga kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.
Komandan  Korem 072/Pamungkas  dalam   sambutannya  menyampaikan bahwa  Kodim 0709/Kebumen dan Kodim 0730/Gunungkidul adalah salah satu komando kewilayahan yang merupakan bagian dari gelar kekuatan TNI-AD di wilayah propinsi DIY. Sebagai komando kewilayahan mempunyai peran strategis dalam mengamankan wilayah Kebumen dan Gunungkidul dengan kondisi geografisnya yang spesifik dan bervariasi , serta kondisi sosial masyarakatnya yang mempunyai karakteristik masing-masing.
Selain itu wilayah Kodim 0730/Gk juga memiliki beberapa obyek wisata pantai yang juga merupakan potensi yang sangat   baik  apabila diberdayakan secara maximal, namun harus juga diwaspadai dengan seringnya wilayah pesisir pantai dijadikan perlintasan imigran gelap dari negara lain.
Komando kewilayahan, saat ini masih mempunyai peran yang sangat strategis dalam membantu pemerintah untuk melaksanakan pemberdayaan wilayah pertahanan di darat melalui peran binter. Melalui pembinaan teritorial memungkinkan TNI untuk tetap menghayati arti penting dari kemanunggalan TNI dan rakyat, hal ini sesuai dengan jati diri TNI yaitu sebagai tentara pejuang, tentara rakyat, tentara nasional dan tentara profesional.  Oleh karena itu untuk menghayati pentingnya pembinaan teritorial  maka prajurit sebagai aparat teritorial harus tertanam pula sikap dan perilaku   sebagai    insan   prajurit   yang selalu dapat menyesuaikan dengan kondisi wilayah, masyarakat dan kehidupan sosial dimana pun bertugas yang diwujudkan melalui penerapan 5 kemampuan teritorial dan sikap territorial.
Pada  acara  serah  terima  Ketua Persit cabang 0709/Kebumen dan 0730/Gunung Kidul  selesai  dilanjutkan ramah tamah di ruang Serba Guna Makorem 072/Pamungkas diikuti oleh para undangan, pejabat lama dan baru beserta para Komandan Koramil serta pengurus Persit KCK masing-masing Kodim.    (Penrem 072/Dispenad)

DANREM 043/GATAM MEMIMPIN SERTIJAB DANYONIF 143/TRI WIRA EKA JAYA
29 Oktober 2011

Penandatanganan naskah serah terima jabatan Komandan Batalyon 143/TWEJ di depan Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Joni Supriyanto

Sabtu (29/10) Sekitar pukul 09.00 Wib Danrem 043/Gatam Kolonel Inf Joni Supriyanto memimpin acara serah terima jabatan Komandan Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya dari Letkol Inf Dodi Heradi kepada Letkol Inf Yana Susana di Lapangan Upacara Mako Yonif 143/TWEJ Jalan Raya Natar Candimas Lampung Selatan.

Hadir dalam acara serah terima ini Para Dandim jajaran Korem 043/Gatam, Danlanud ATK Letkol Nav Insan Nanjaya SH, Para Kasi/Pasi Rem 043/Gatam, Para Kapolres Jajaran Polda Lampung, Para Unsur Forkopimda Kab. Lampung Selatan, Para Dan/Ka Satbalak Rem 043/Gatam, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Koorcab Rem 043 PD II Sriwijaya beserta jajarannya serta para prajurit TNI jajaran Rem 043/Gatam.
Dalam kesempatan tersebut Danrem 043/Gatam menyampaikan amanat yang intinya antara lain bahwa pergantian dan alih tugas jabatan di lingkungan satuan TNI AD  khususnya   Korem 043/Garuda Hitam merupakan prinsip pembinaan personel yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan guna mengembangkan kemampuan perwira dalam memimpin dan meningkatkan profesionalisme prajurit sesuai dengan amanah UU TNI   Nomor 34 Tahun 2004.
Dengan telah dilaksanakannya prosesi Serah terima Komandan Batalyon Infanteri 143/ Tri Wira Eka Jaya, Komandan Korem 043/Garuda Hitam, menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya  kepada Letnan Kolonel  Inf  Dody  Herardi  beserta  istri  atas pelaksanaan tugas, loyalitas  dan dedikasi serta tanggung  jawabnya selama ini dalam  membina  dan  memimpin Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya.
Kepada Letnan Kolonel Inf Yana Susana beserta istri, agar terus membina dan memimpin Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya, dengan harapan semoga dimasa mendatang  kualitas dan peran prajurit Batalyon Infanteri 43/Tri Wira Eka Jaya dapat ditingkatkan selaras dengan tuntutan dinamika perkembangan dan tantangan tugas satuan yang semakin berat. Keberhasilan tugas yang telah diraih selama ini hendaknya tetap dijaga dan dipelihara bahkan lebih ditingkatkan kembali, agar Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya ini, tetap memiliki kemampuan dan daya tempur yang tinggi dalam menghadapi setiap bentuk ancaman, gangguan dan tantangan dari manapun datangnya, dalam menjaga keutuhan NKRI serta lebih dicintai oleh rakyat khususnya wilayah Provinsi Lampung.
Jadikan pengalaman tugas di satuan lama sebagai bekal dalam membina dan memimpin Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya melaksanakan tugas pokoknya. Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya merupakan satuan tempur di bawah kendali  Korem 043/Garuda Hitam, disamping melaksanakan tugasnya sebagai Satuan Tempur untuk melaksanakan Operasi Militer Perang maupun Operasi Militer Selain Perang, juga merupakan Satuan Pembina Teritorial walaupun secara terbatas, guna melaksanakan tugas pokok Korem  043/Gatam  dalam menjaga stabilitaskeamanan di wilayah Provinsi Lampung. Guna melaksanakan tugas dan peran tersebut segenap prajurit Batalyon Infanteri 143/Tri Wira Eka Jaya senantiasa dituntut untuk meningkatkan kemampuan melalui berbagai tingkat latihan yang dapat tercermin hasilnya dari kesiapsiagaan satuan untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut. Oleh karena itu penyelenggaraan dan pembinaan latihan baik berupa teknik dan taktik bertempur serta profesionalisme prajurit dalam ber-Olah Yudha harus ditingkatkan dengan cara bertahap, bertingkat dan berlanjut  sesuai Program Kerja yang telah digariskan dari Komando Atas.
Dalam menyampaikan amanatnya Danrem 043/Gatam memberikan penekanan karena acara serah terima jabatan ini sangat istimewa, disebabkan jabatan Danyon merupakan jabatan yang sangat prestice di lingkungan Angkatan Darat karena akan memimpin pasukan pemukul dalam jajaran Korem 043/Gatam. jadi siapapun yang akan duduk dalam jabatan ini merupakan orang-orang pilihan serta cakap dalam memimpin pasukan tempur.
Siangnya kurang lebih pkl. 14.00 Wib bertempat di Aula A Yani Makorem 043/Gatam di adakan acara tradisi pelepasan pejabat lama yang selanjutnya akan menduduki jabatan Komandan Kodim 0418/Palembang Korem 044/Gapo dan penerimaan pejabat baru dalam jajaran Korem 043/Gatam. Tradisi ini dilaksanakan agar terbentuk sikap loyal yang tinggi terhadap satuan dan jabatan baru. http://www.korem-043-gatam.mil.id

KOL INF CECEP RAHMAD MUJONO GANTIKAN KOL INF NONO SUHARSONO SEBAGAI DANREM 071/WK
28 Oktober 2011
“Setiap pergantian jabatan dalam struktur TNI AD dimaksudkan untuk memberikan penyegaran organisasi serta pembinaan karir melalui penugasan bervariasi dalam bentuk tour of duty dan tour of area, yang sekaligus untuk memenuhi kebutuhan organisasi tugas yang baru. Dengan pembinaan semacam itu diharapkan akan memiliki wawasan yang lebih luas dan nantinya diharapkan dapat lebih matang dalam melaksanakan tugasnya”, tegas Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Ir. Mulhim Asyrof dalam amanat tertulisnya pada Serah Terima Jabatan Perwira Menengah Kodam IV/Dip, termasuk didalamnya Danrem 071/Wk dari Kolonel Inf Nono Suharsono kepada Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono.Msc.

Serah terima jabatan Danrem 071/Wk dari Kolonel Inf Nono Suharsono kepada Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono.Msc. berlangsung di Serambi Kehormatan Makodam IV/Dip Semarang pada Jumat (28/10) dihadiri Kasdam IV/Dip, Irdam IV/Dip, para As Kasdam IV/Dip, para Kabalak Kodam IV/Dip, Ketua Persit dan Wakil Ketua Persit KCK PD IV/Dip serta, para Ketua Persit Cabang PD IV/Dip dan pengurus Persit KCK PD IV/Dip.(Pendam 4/Dispenad)
Pejabat lama Danrem 071/Wk Kolonel Inf Nono Suharsono selanjutnya akan bertugas di lingkungan Kodiklat TNI AD sebagai Wadan Secapa Kodiklat TNI AD dan pejabat baru Danrem 071/Wk Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono sebelumnya Dosen Muda Seskoad.
“Jabatan adalah amanah yang harus dijalankan sebaik mungkin dan dipertanggungjawabkan, tidak saja kepada pimpinan dan bawahan tetapi lebih penting lagi dipertanggunjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa”, lanjut Pangdam IV/Dip.
“Siapapun yang dipercaya menempati jabatan dalam struktur TNI, bukan hanya karena Perwira tersebut harus memenuhi kriteria prestasi, dedikasi, dan loyalitas melalui pengamatan perjalanan karir yang bersangkutan, tetapi juga dalam rangka pengembangan karir dan penempaan berkelanjutan untuk memperoleh tugas dan wawasan yang lebih luas”, ulas Pangdam IV/Dip.
Pada bagian lain, Pangdam IV/Dip menyampaikan bahwa memberikan pengalaman melalui penugasan yang beragam dan berjenjang, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, wawasan, dan keterampilan yang sangat diperlukan bagi perwira jajaran TNI AD dalam pelaksanaan tugas di masa yang akan datang.
Dikatakan bahwa dengan melihat kecenderungan perkembangan lingkungan strategis yang penuh dinamika, diprediksi tantangan tugas TNI akan bertambah berat. Guna mengantisipasi hal itu, TNI harus tetap solid dan siap operasional. Oleh sebab itu, kesiapan pribadi hingga satuan perlu menjadi perhatian kita dibarengi dengan upaya memelihara dan meningkatkan profesionalisme teknis keprajuritan dan soliditas satuan.
Disamping itu, lanjut Pangdam IV/Dip. Perlu dijaga semangat kebersamaan dan jiwa korsa, sehingga setiap langkah dan tindakan yang dilakukan TNI secara kesatuan maupun individu tetap berada dalam rambu-rambu jati diri TNI sebagai Bhayangkari Negara. Dalam kerangka ini, memelihara kadar disiplin prajurit harus mendapatkan perhatian serius karena menurunnya disiplin prajurit akan sangat tidak kondusif atas upaya optimalisasi pelaksanaan tugas dan peningkatan citra TNI. Semua itu, menjadi tanggungjawab kita semua sebagai Komandan dan Pimpinan satuan kerja jajaran Kodam IV/Dip, khususnya dalam Pembinaan Personel disatuan masing-masing.    
Sebelum pelaksanaan Laporan Korps Serah Terima Jabatan Perwira dilingkungan Kodam IV/Dip, dilaksanakan kegiatan Acara Tradisi Penerimaan Prajurit Kodam IV/Dip dan Acara Tradisi Pelepasan prajurit Kodam IV/Dip di Serambi Kehormatan Kodam IV/Dip Semarang.
Dalam kegiatan tersebut Pangdam IV/Dip Mayjen TNI Ir.Mulhim Asrof meminta kepada para Perwira yang melaksanakan kegiatan ini khususnya kepada para Perwira sebagai warga baru agar supaya segera beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi Kodam IV/Dip. Mengerti dan memahami secara benar segala yang berkaitan dengan Kodam IV/Dip, mulai dari sejarah, jatidiri sampai pada masalah kebijakan pimpinan, sehingga dalam berpikir, bersikap dan bertindak selalu sejalan dengan garis Komando yang bermuara pada keberhasilan tugas pokok dan pemeliharaan citra Kodam IV/Dip.
“Perlu dipahami bahwa penggunaan nama Diponegoro pada Kodam ini mempunyai latar belakang serta konsekuensi tidak ringan yang harus dipertanggungjawabkan. Identitas prajurit Diponegoro pada hakekatnya adalah sosok prajurit yang sikap dan cara bertindaknya dilandasi nilai-nilai kejuangan, kepahlawanan dan keprajuritan Pangeran Diponegoro yang luhur, patriotik serta bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa”, jelas Pangdam IV/Dip.
“Prajurit Diponegoro dalam setiap pengabdiannya harus selalu memberikan yang terbaik bagi kepentingan satuan dan masyarakat Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Khususnya pengabdian kepada masyarakat”, lanjut Pangdam IV/Dip.
“Jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat yang akhirnya akan menciderai dan menurunkan citra prajurit Kodam IV/Dip. Oleh karena itu, landasi setiap tindakan dengan rasa tanggungjawab dan kerelaan untuk berkorban, serta keyakinan yang kokoh atas keagungan dan kebesaran Tuhan, sebagaimana yang tercermin dalam kepribadian Pangeran Diponegoro”,tambah Pangdam IV/Dip.
“Pegang teguh sesanti dan semboyan Sirnaning Yakso Katon Gapuraning Ratu, Diponegoro Pratomo Tumbal Negoro, kebahagiaan akan tercapai dengan jalan menghilangkan segala perintang dan penghalang kemajuan bagi nusa dan bangsa serta dapat menempatkan  diri sebagai penjaga kedaulatan dan keselamatan Negara”, tegas Pangdam IV/Dip.    
Pada kesempatan tersebut, Pangdam IV/Dip memberikan selamat dan ucapan terima kasih kepara para perwira yang melaksanakan kegiatan tersebut, “Selamat kepada perwira sebagai pejabat baru, semoga kepercayaan yang diberikan, disyukuri dan dilaksanakan dengan penuh tanggungjawab yang pada gilirannya akan membawa manfaat bagi pencapaian tugas pokok Kodam IV/Dip, dan kepada para perwira yang telah melaksanakan tugasnya dengan baik, saya sampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang tulus atas dedikasinya dan karya nyatanya selama aktif dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab jabatannya, semoga pengalaman tugas yang berharga ini dapat dijadikan bekal yang berguna bagi pelaksanaan tugas-tugas selanjutnya”.(Pendam 4/Dispenad)

SERTIJAB DANREM 071/ WIJAYAKUSUMA
28 Oktober 2011
Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Mulhim Asyrof (kiri) menyerahkan pataka Musti Cakra Sukarna Aji kepada pejabat baru Danrem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono (kanan) pada upacara sertijab di Makodam IV/Diponegoro Semarang, Jumat (28/10). Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono yang sebelumnya menjabat sebagai dosen utama Seskoad menggantikan Kolonel Inf Nono Suharsono yang akan menempati jabatan barunya sebagai Wadan Secapa TNI AD. FOTO ANTARA/R. Rekotomo/Koz/Spt/11.

7 JABATAN JAJARAN KODAM IV/DIP DISERAHTERIMAKAN
28 Oktober 2011
Setiap pergantian jabatan dalam struktur organisasi TNI AD dimaksdkan untuk memberikan penyegaran organisasi serta pembinaan karier melalui penugasan bervariasi dalam bentuk tour of duty dan tour of area, sehingga setiap Perwira akan memiliki wawasan yang lebih luas dan nantinya diharapkan dapat lebih matang dalam melaksanakan tugasnya.

Demikian disampaikan Pangdam IV/Diponegoro Ir. Mulhim Asyrof dalam amanatnya pada acara tradisi penerimaan prajurit Diponegoro sekaligus sertijab beberapa Pamen Kodam IV/Diponegoro di Serambi Kehormatan Kodam IV/Diponegoro (28/10). Jabatan yang diserahterimakan yaitu Irdam IV/Diponegoro dari Kolonel Inf Moko Poerwono kepada Kolonel Inf Aries Martanto, Danrem 071/Wk dari Kolonel Inf Nono Suharsono kepada Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono, Kakesdam IV/Diponegoro dari Kolonel Ckm drg. Pangestu kepada Kolonel Ckm dr. Moch. Rofieq Budiyono, Sp.B, Danpomdam IV/Diponegoro dari Kolonel Cpm Donny Ricky Peack Makaminan kepada Kolonel Cpm Sudirman, Staf Ahli Pangdam IV/Diponegoro bidang Ideologi dari Kolonel Czi Atmadi, ST kepada Kolonel Inf Kemal Syahier, LO TNI AL dari Kolonel Mar Marwan Mahmud kepada Kolonel Mar Andi Rukman dan Kapuskodalopsdam IV/Diponegoro dari Letkol Arm Tri Arifiono kepada Letkol Inf Achmad Basar.
Kepada para pejabat lama Pangdam mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini dan khusus kepada salah satu pejabat lama yang memasuki masa purna tugas Pangdam berpesan agar tidak berhenti berbuat dan berkarya demi kemaslahatan bersama, karena pada hakekatnya pengabdian seorang prajurit itu sepanjang hayat.
Sementara itu kepada para warga baru Diponegoro diharapkan segera beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi Kodam IV/Diponegoro. Penggunaan nama Diponegoro pada Kodam ini mempunyai latar belakang serta konsekuensi tidak ringan yang harus dipertanggungjawabkan. Prajurit Diponegoro adalah sosok prajurit yang sikap dan cara bertindaknya dilandasi oleh nilai-nilai kejuangan, kepahlawanan dan keprajuritan Pangeran Diponegoro yang luhur, patriotik serta bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Pahami secara benar segala yang berkaitan dengan Kodam IV/Diponegoro mulai dari sejarah, jatidiri sampai masalah kebijakan pimpinan, sehingga dalam berpikir, bersikap dan bertindak selalu sejalan dengan garis komando yang bermuara pada keberhasilan tugas pokok dan pemeliharaan citra Kodam IV/Diponegoro. Dan khusus mengenai pengabdian kepada masyarakat, para Perwira jangan sekali-kali menyakiti hati rakyat ”, tegas Pangdam.
Oleh karena itu, lanjut orang nomor satu Kodam ini, setiap tindakan harus dilandasi dengan rasa tanggung jawab dan kerelaan untuk berkorban dan senantiasa memegang teguh sesanti dan semboyan “Sirnaning Yakso Katon Gapuraning Ratu, Dipo Pratomo Tumbal Negoro” yang mengandung arti kebahagiaan akan tercapai dengan jalan menghilangkan segala perintang dan penghalang kemajuan bagi nusa dan bangsa serta menempatkan diri sebagai penjaga kedaulatan dan keselamatan negara.
Kepada para pejabat yang baru saja menerima tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan, Pangdam menghimbau agar segera mempelajari secara cermat apa-apa yang harus dilakukan dalam melanjutkan pembinaan di satuannya dan melakukan yang terbaik sesuai tanggung jawab tugas dan jabatannya masing-masing.(Pendam 4/Dispenad)

ACARA PELEPASAN
28 Oktober 2011
Organik Dodiklatpur Rindam IX/Udayana beserta Persit Ranting 3 Dodiklatpur melaksanakan acara pelepasan Dandodiklatpur Letkol Inf Suyitno S.IP yang akan menjabat sebagai Kepala Staf Brigade Infanteri 21 Komodo, Jum’at (28/10). Acara berlangsung meriah dan juga mengharukan, dalam acara tersebut diserahkan cinderamata oleh Wadan Dodiklatpur Mayor Inf Edi Budiman.

Selama menjabat sebagai Dandodiklatpur periode Agustus 2010 s.d Oktober 2011 sungguh banyak ukiran tangan karya Beliau dari awal hingga akhir masa jabatan tiada henti membangun, membangun & membangun melengkapi fasilitas pendidikan dan Kesatrian Dodiklatpur diantaranya membangun Mushola, Rumah Jaga, Garasi Serba Guna, Gudang Alins dan pembangunan Gereja yang masih berjalan hingga saat ini, semua dibangun dengan upaya satuan dan kerja keras seluruh Organik Dodiklatpur "tidak ada yang tidak mungkin kata Beliau" salut dan acungan jempol untuk Beliau.
Diakhir acara Letkol Inf Suyitno, S.IP beserta Ibu dihantar oleh sekumpulan "Kera Putih" yang menarik kendaraan Beliau hingga pintu gerbang Kesatrian Dodiklatpur. (Pendam 9/Dispenad)

KADISPENAD TERIMA KORPS RAPORT
28 Oktober 2011
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat  Brigjen TNI Wiryantoro NK, menerima laporan korps serah terima jabatan Kasubdis penum dan Kasubdis Pensat Dispenad, masing-masing dari Kolonel Inf Made Dartawan kepada Letkol Inf Andi Sayuti dan Dari Kolonel Inf Dedi Agus Purwanto Kepada Letkol Inf Zaenal Mutaqin di Aula Kartika Media Center, Jakarta,  Jumat (28/10/2011). http://www.tniad.mil.id

SERTIJAB 25-27 OKT 2011

Rotasi Pejabat Jajaran Kodam IM
27 Oktober 2011
Pangdam IM Mayjen TNI Adi Mulyono memimpin upacara serah terima dilingkungan pejabat Kodam IM dan dihadiri oleh oleh para pejabat utama, pengurus persit KCK IM, para Perwira, Bintara, dan Tamtama dan Pns Kodam IM di BTU Makodam IM,Kamis (27/10).
`Upacara ini dilaksanakan setelah selesai sertijab Danrem 011/LW dan penyerahan tugas Danyon Armed 17/105-Tarik dilapangan Makodam IM. Pejabat Kodam IM yang diserah terimakan yaitu Asrendam IM dari Kolonel Arm DRS Wargo Utomo kepada letkol Arh Nugroho Djati Waluyo, LO AU dari Kolonel Pnb Heddezul kepada Letkol Lek Ir.Joko Wibowo, PA Ahli Pangdam IM bidang Ilpengtek dari Kolonel Cba Sabar Ginting M,S.Sos kepada Kolonel Asrul Zainudin, Kabintaldam IM Kolonel Inf Amrizar  kepada Letkol Caj Drs Abu Hasan dan penyerahan Tugas Irdam IM yang sebelumnya kosong kepada Kolonel Inf Yudhi Karsono SE,MM. Setiap pergantian jabatan dalam struktur organisasi TNI AD dimaksudkan untuk memberikan penyegaran organisasi serta pembinaan karier melalui penugasan bervariasi dalam bentuk tour of duty dan tour of area, sehingga setiap Perwira akan memiliki wawasan yang lebih luas dan nantinya diharapkan dapat lebih matang dalam melaksanakan tugasnya. Kepada para pejabat lama Pangdam mengucapkan terima kasih atas pengabdiannya selama ini dan khusus kepada salah satu pejabat lama yang memasuki masa purna tugas Pangdam berpesan agar tidak berhenti berbuat dan berkarya demi kemaslahatan bersama, karena pada hakekatnya pengabdian seorang prajurit itu sepanjang hayat. Sementara itu kepada para warga baru diharapkan segera beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi Kodam IM. Oleh karena itu, lanjut orang nomor satu Kodam ini, setiap tindakan harus dilandasi dengan rasa tanggung jawab dan kerelaan untuk Kepada para pejabat yang baru saja menerima tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan, Pangdam menghimbau agar segera mempelajari secara cermat apa-apa yang harus dilakukan dalam melanjutkan pembinaan di satuannya dan melakukan yang terbaik sesuai tanggung jawab tugas dan jabatannya masing-masing. http://kodam-im.mil.id

DANREM 011/LW DI SERAH TERIMAKAN
27 Oktober 2011
Pangdam IM Mayjen TNI Adi Mulyono memimpin upacara serah terima Jabatan Danrem 011/LW dari Kolonel Inf Deni K Irawan kepada pejabat baru Kolonel Inf Abdul Rachim Siregar dan penyerahan tugas Komandan Batalyon Armed 17/105-Tarik kepada Letnan Kolonel Arm Erdi Eka Wijayanto di lapangan upacara Makodam IM, Kamis (27/10).
Pergantian pejabat di lingkungan Angkatan Darat khususnya di Kodam IM adalah hal yang wajar sebagai rotasi pembinaan personel, yang untuk selanjutnya Kolonel Inf Deni K Irawan diberikan kepercayaan dan kehormatan oleh TNI AD memangku jabatan baru sebagai Pati Ahli bidang Sosbud.

Kol Inf Abdul Rachim Siregar.


Pangdam IM memberikan penghargaan dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kolonel Inf Deni K Irawan dan istri atas karya dan pengabdiannya selama menjabat Danrem 011/LW. Kepada pejabat baru baik Danrem 011/LW dan Danyon Armed 17/105-Tarik agar dapat melaksanakan tugas sebaik-baiknya untuk pengabdian kepada NKRI dan berpartisipasi aktif bersama seluruh komponen masyarakat mengawal dan menjaga perdamaian yang telah tercipta saat ini dan selalu menjaga Netralitas TNI. Upacara sertijab ini dihadiri oleh Kasdam IM dan para pejabat Kodam IM dan para Dandim serta para Danyon di Jajaran Kodam IM serta para Persit KCK Kodam IM, dengan peserta upacara para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodam IM. Pendam Iskandar Muda



JABATAN DANDIM 0603/LEBAK DAN KASI PERS KOREM 064/MY DI SERAHTERIMAKAN
26 Oktober 2011
Secara legal formal, struktur organisasi dalam institusi TNI, telah disusun dengan cermat dan komprehensif, sehingga pada setiap strata jabatan diatur dengan jelas tugas, wewenang dan tanggung jawab, guna merealisasikan tugas pokok sesuai jabatan masing-masing. Dengan demikian pergantian Kasi Pers Korem dan Dandim 0603/Lebak ini, merupakan bagian dari sistem pembinaan organisasi dan personel, yang disesuaikan dengan dinamika tuntutan dan tantangan tugas yang dihadapi. Hal tersebut disampaikan oleh Danrem 064/MY Kolonel Inf Joko Warsito, dalam amanat tertulisnya pada upacara Serah Terima Jabatan Dandim 0603/Lebak dari Letkol Czi Roedy Widodo kepada Letkol Inf Nurkhan, sekaligus jabatan Kasi Pers Korem 064/MY dari Letkol Inf Nunu Ibnu Falah, S.Sos kepada Letkol Caj Drs.Arifin Sitanggang bertempat di Makorem 064/MY, Jl Maulana Yusuf No. 9 Serang (26/10).

Hadir pada acara tersebut Kasrem 064/MY Letkol Arh Budhi Dharmawan, Para Dandim, Para Kasi dan Ka Balak Aju Korem 064/MY, Ketua Persit Koorcab Rem 064 didampingi pengurus persit Korem dan Kodim 0603/Lebak, serta perwakilan anggota Korem 064/MY dan Kodim 0603/Lebak.
Lebih lanjut kepada Dandim 0603/Lebak yang baru, Danrem 064/MY mengharapkan agar pejabat Dandim segera mengenal kondisi wilayahnya dan mengerti betul permasalahan yang dihadapi di Kabupaten Lebak, karena peran Dandim ke dalam satuan adalah memberdayakan pembinaan satuan, sementara peran keluarnya adalah melaksanakan pembinaan teritorial, sehingga kodim akan memiliki peran yang penting dan strategis, terutama dalam rangka turut serta menciptakan kondisi yang harmonis bagi kehidupan beragama, bermasyarakat dan berbangsa, sehingga pembangunan di wilayah kabupaten Lebak dapat terlaksana sebagaimana yang kita harapkan bersama.
Kepada Kasi Pers Korem yang baru, Danrem 064/MY mengharapkan agar staf personel senantiasa mampu membina organisasi dengan menempatkan personel dalam jabatan yang sesuai dengan kualifikasi kemampuan yang dimiliki oleh masing-masing personel, sehingga prinsip the right man on the right place benar-benar terwujud, guna menjamin terlaksananya tugas pokok Korem 064/MY. Disamping itu, staf personel juga harus mampu berkoordinasi dengan staf umum, staf khusus dan balak maupun institusi lintas jajaran TNI.
Pada kesempatan itu pula Danrem memberikan ucapan terima kasih kepada Letnan Kolonel Czi Roedy Widodo, Letnan Kolonel Inf Nunu Ibnu Falah dan Mayor Inf Drs Agung Subekti, atas pelaksanaan tugasnya sebagai Dandim 0603/Lebak, Kasi Pers Korem 064/MY dan Pasi Log Korem 064/MY,yang telah banyak mendukung tugas-tugas komando, sekaligus mengucapkan selamat bertugas di satuan baru dan semoga sukses selalu. Selanjutnya kepada Pejabat yang baru, Danrem mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas serta semoga kehadirannya dapat membawa perubahan positif terhadap kultur dan iklim kerja yang kondusif di satuan jajaran Korem 064/MY. Pejabat Dandim 0603/Lebak Letkol Inf Nurkhan sebelumnya berdinas di Rindam III/Slw, dan pejabat Dandim lama Letkol Czi Roedy Widodo selanjutnya akan pindah tugas ke Mabes TNI di Jakarta, sementara itu pejabat Kasi Pers Korem 064/MY Letkol Caj Drs. Arifin Sitanggang sebelumnya berdinas di Dinas Penerangan Angkatan Darat di Jakarta, dan Kasi Pers yang lama Letkol Inf Nunu Ibnu Falah, selanjutnya akan pindah tugas ke Kodam III/Slw di Bandung.
Usai acara sertijab dilanjutkan dengan serah terima jabatan Ketua Persit cabang XXXV Kodim 0603/Lebak dari Ny Retno Roedy Widodo kepada Ny Dewi Nurkhan dipimpin oleh Ketua Persit Koorcab Rem 064 NY Joko Warsito. Kegiatan tersebut berlangsung dengan khidmat, tertib dan lancar dan  dilanjutkan dengan acara lepas sambut di Aula Baluarti Korem 064/MY. (Penrem 064/Dispenad).

TRADISI PENERIMAAN WARGA BARU DI MAKOREM 071/WK.
26 Oktober 2011
Setelah melaksanakan kegiatan Tradisi Penerimaan Warga Baru mengenang sejarah perjuangan Panglima Besar Jenderal Soedirman di Monumen Pangsar Jenderal Soedirman di Desa Bantarbarang Kec.Rembang Kab.Purbalingga.Calon Danrem 071/Wk Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono melaksanakan tradisi penerimaan warga baru di Makorem 071/Wk. Tradisi penerimaan warga baru berlangsung Rabu (26/10) di Makorem 071/Wk Jl.Gatot Subroto Sokaraja Banyumas. Diawali dengan pengalungan  bunga oleh Kasrem 071/Wk Letkol Inf Edy Santoso dan pemberian bunga oleh Wakil Ketua Persit KCK Koorcabrem 071 PD IV/Dip Ny.Edy Santoso di usicg para Kasirem 071/Wk dan para Dan/Ka/Pa Satdisjanrem 071/Wk di depan pintu 1, diiringi usic kentongan Banyumasan dari prajurit-parjurit dan PNS Kodim 0701/Bms dan disambut tepuk tangan meriah prajurit dan PNS  Makorem dan Satdisjanrem 071/Wk. Danrem 071/Wk Kolonel Inf Nono Suharsono menyambut dengan senyuman khasnya “Senyum Teritorial” di depan pintu Makorem 071/Wk bersama Ketua Persit KCK Koorcabrem 071 PD IV/Dip Ny.Nono Suharsono dilanjutkan doa. Kegiatan penerimaan warga baru di Makorem 071/Wk selesai, dilaksanakan dalam penuh hikmat, dilanjutkan penciuman dhuaja Korem 071/Wk oleh calon Danrem 071/Wk Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono disaksikan Danrem 071/Wk Kolonel Inf Nono Suharsono, Kasrem 071/Wk Letkol Inf Edy Santoso, para Dandim jajaran Korem 071/Wk, Kasirem, para Dan/Ka/Pa Satdisjanrem, Ketua dan Wakil Ketua Persit KCK Koorcabrem 071 PD IV/Dip beserta para Ketua Persit KCK Cabang Koorcabrem 071 PD IV/Dip dan pengurus. Danrem 071/Wk Kolonel Inf Nono Suharsono dalam sambutannya menyampaikan selamat datang dan selamat menjadi warga baru Korem 071/Wk kepada Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono, Msc. Dengan tardisi ini, secara resmi telah menjadi bagian keluarga besar Korem 071/Wk. “Sebagai warga baru Korem 071/Wk, Kolonel Inf Cecep Rahmad Mujono diharapkan mengetahui dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan Korem 071/Wk mulai dari sejarah, jati diri sampai pada tradisi yang ada di Korem 071/Wk”, papar Danrem 071/Wk.
 “Korem 071/Wk yang lahir 1 September 1961, dalam sejarahnya terkandung arti dan makna serta hakikat nilai-nilai perjuangan, hal tersebut harus diketahui, dipelihara dan diwarisi oleh setiap prajurit dan pejabat yang akan bertugas diwilayah Korem 071/Wk, sehingga makna dan hakikat yang ada terjaga dan terpelihara kelestariannya, untuk kemudian menjadi sumber inspirasi dan motivasi dalam melaksanakan tugas sehari-hari”, lanjutnya. “Wijayakusuma berarti bunga kemenangan yang sejati atau sarinya kemenangan yang sejati yaitu menguasai dirinya sendiri. Disamping itu, Korem 071/Wk mempunyai sesanti yang terdapat dalam dhuaja yang bernama Musthi Cakra Sukarno Aji yang bermakna prajurit bersenjata yang melaksanakan tugas Negara atas perintah seorang raja/pimpinan secara baik dan professional”, jelas Danrem 071/Wk. “Tentara hanya mempunyai kewajiban satu, ialah mempertahankan kedaulatan Negara dan menjaga keselamatannya, sudah cukup kalau tentara teguh memegang kewajiban ini, lagi pula sebagai tentara disiplin harus dipegang teguh. Dan tunduk kepada pimpinan atasannya dengan ikhlas melaksanakan kewajibannya, itulah yang merupakan kekuatan dari suatu tentara”, tegas Danrem 071/Wk mengulas pesan dan kata-kata Panglima Besar Jenderal Soedirman.Oleh karena itu, lanjutnya. Prajurit Korem 071/Wk dalam setiap pengabdiannya selalu berupaya memberikan yang terbaik bagi kepentingan rakyat yang dilandasi rasa tanggungjawab dan kerelaan berkorban, serta keyakinan yang kokoh atas keagungan dan kebesaran Tuhan Yang Maha Kuasa, terhadap keberhasilan tugas. “Identitas prajurit Korem 071/Wk pada hakekatnya sosok prajurit yang sikap dan cara bertindaknya dilandasi nilai-nilai kejuangan, kepahlawanan dan keprajuritan Panglima Besar Jenderal Soedirman”, tegas Danrem 071/Wk.   (Penrem 071/Dispenad)   

SERTIJAB KASUBDITBINALSATRI/ATK-G
26 Oktober 2011
Pada hari Rabu tanggal 26 Oktober 2011 pukul 09.00 WIB bertempat di Aula Dharmagati Ksatria Jaya Maditbekangad telah dilaksanakan Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kasubditbinalsatri / ATK-G dari Kolonel Cba Drs. Peter Ismoyo kepada Kolonel Cba Fabian Albert Embran, Adapun bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Dirbekangad Brigjen TNI Muktiyanto. Dalam amanatnya Dirbekangad mengatakan bahwa alih tugas tanggung jawab dan jabatan di lingkungan TNI AD khususnya Ditbekangad adalah hal yang wajar dalam rangka peningkatan kinerja organisasi, dimana Kasubditbinalsatri / ATK-G merupakan jabatan yang penting berkaitan dengan pembinaan bekal alsatri, ATK-G sehingga butuh penanganan yang terencana dan terintegrasi dengan baik. Selain itu Dirbekangad mengucapkan terimakasih dan penghargaan yang tinggi kepada Kolonel Cba Drs. Peter Ismoyo atas segala kesungguhannya dan pengabdiannya selama bertugas menjadi Kasubditbinalsatri/ATK-G, dan tidak lupa Dirbekangad mengucapkan selamat dan berharap kepada pejabat yang baru agar dapat menjalankan tugas dengan baik, dan menjadikan keberhasilan yang dicapai pejabat sebelumnya sebagai pemacu untuk menghasilkan karya dan kinerja yang lebih baik lagi. Dalam Upacara Sertijab kali ini, juga dihadiri oleh para Pejabat teras Ditbekangad, perwakilan dari anggota Maditbekangad, serta Ibu Persit Kartika Chandra Kirana. Upacara Sertijab dilaksanakan dengan aman dan lancar. ( Infolahta Ditbekangad. )

DANKODIKLAT TNI AD MEMIMPIN UPACARA SERTIJAB DANPUSSENKAV, DANPUSDIKPOM, DANPUSDIKPENGMILUM DAN KALEMJIANTEK                           
 25 Oktober 2011

Dankodiklat TNI AD membacakan amanat pada saat Upacara Sertijab Danpussenkav, Danpusdikpom, Danpusdikpengmilum dan Kalemjiantek


Pergantian jabatan di lingkungan militer, khususnya organisasi Kodiklat TNI AD, senantiasa terus dilakukan, seiring dengan tuntutan tugas dan kebutuhan organisasi bahkan mungkin lebih dinamis dibanding organisasi lainnya.
Memang, organisasi yang hidup biasanya ditandai dengan dinamika yang tinggi, sejalan dengan tuntutan dinamika itu pulalah dibutuhkan hadirnya personel yang memiliki semangat untuk melakukan perubahan, perbaikan dan pembaharuan yang mengarahkan organisasi kepada keadaan yang lebih baik, maju dan banyak mengukir prestasi dalam pelaksanaan tugas.
Hal tersebut disampaikan Dankodiklat TNI AD Mayjen TNI Gatot Nurmantyo pada acara Upacara Serah Terima Jabatan Danpussenkav Kodiklat TNI AD dari Brigjen TNI Burhanuddin Siagian kepada Kolonel Kav Purwadi Mukson, S.IP, Komandan Pusdikpom dari Kolonel Cpm Maliki Mift, S.IP., M.H. kepada Kolonel Cpm Djuhendi Sukmadjati, Komandan Pusdikpengmilum dari Kolonel Inf Kemal Syahier kepada Kolonel Inf Bambang Sudiono dan Kepala Lemjiantek dari Kolonel Arm Ir. Dadang Danuardi kepada Kolonel Czi Gunawan Pakki, S.IP., S.T. yang dilaksanakan di Aula Moh Toha Makodiklat TNI AD.



Selanjutnya Komandan mengatakan, sedangkan dalam konteks pembinaan personel, peristiwa alih tugas dan tanggung jawab jabatan juga bertujuan untuk mengembangkan kapasitas dan kapabilitas, kepemimpinan dan wawasan Perwira yang bersangkutan, sehingga organisasi atau satuan yang dipimpinnya akan selalu hadir dengan energi yang prima untuk melahirkan karya-karya terbaik.  Maknai pengangkatan ini merupakan kehormatan dan kepercayaan yang diberikan pimpinan TNI AD, selain itu perlu disadari bahwa jabatan merupakan amanah, yang patut diterima dengan rasa syukur. Tentu saja disertai dengan tuntutan untuk bekerja keras dan berfikir secara bijak karena akhirnya kita akan diminta pertanggungjawaban.
Dan satu hal yang Komandan sampaikan, bahwa keberhasilan yang kita raih selama ini, tentu tidak terlepas dari dukungan yang diberikan isteri kepada suaminya. Oleh karena itu, pelihara keharmonisan keluarga dengan saling mendukung, saling mengisi dan melengkapi, serta saling menghormati dan menghargai. http://kodiklat-tniad.mil.id

SERAH TERIMA TUGAS, WEWENANG DAN TANGGUNG JAWAB JABATAN DANYON ARMED-15/76
25 Oktober 2011
Pergantian pejabat dan mutasi personel dalam jajaran TNI Angkatan Darat seperti yang sedang berlangsung hari ini, merupakan salah satu bentuk realisasi kebijakan pimpinan dalam rangka pembinaan organisasi dan pembinaan karier personel yang disesuaikan dengan dinamika kebutuhan organisasi.
Pergantian pejabat juga dimaksudkan untuk melengkapi dan menambah pengalaman serta memperluas wawasan bagi Perwira yang bersangkutan dalam rangka meningkatkan kinerja dan profesionalismenya dalam berkarier di lingkungan TNI AD. Seperti kita ketahui bersama, tugas pokok Batalyon Armed adalah memberikan bantuan tembakan kepada satuan-satuan manuver dalam operasi tempur darat dan memberikan perkuatan tembakan pada Satuan Armed lainnya.

Untuk dapat melaksanakan tugas pokok tersebut secara berhasil dan berdaya guna, setiap prajurit Batalyon Armed dituntut untuk menguasai pengetahuan dan teknologi persenjataan Artileri Medan dengan baik. Perlu saya ingatkan kembali bahwa keberhasilan tugas bukanlah semata-mata ditentukan oleh kelengkapan dan kecanggihan alat peralatan yang digunakan. Keberhasilan pelaksanaan tugas banyak ditentukan oleh personel yang mengawakinya, terutama menyangkut sikap mental, disiplin dan loyalitas yang tinggi disertai semangat pengabdian yang tulus dan rela berkorban serta tidak mengenal menyerah. Kesemuanya itu hendaknya dibangun berdasarkan landasan yang kokoh yaitu Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.

Dalam kaitan ini, segenap prajurit Batalyon Artileri Medan dituntut untuk senantiasa meningkatkan kualitas profesionalitasnya melalui budaya belajar dan berlatih secara tekun dan terus menerus, sehingga setiap tugas yang diemban dapat diselesaikan dengan sebaik-baiknya. Di samping itu, perlu disadari bahwa anggaran dan peralatan tempur yang ada saat ini dalam kondisi terbatas dihadapkan dengan tuntutan tugas yang semakin berat. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian dan kreativitas dari segenap prajurit Batalyon Artileri Medan dalam upaya memperpanjang usia pakai peralatan tempur. Lakukan inventarisasi, pengecekan, pengamanan dan pengawasan terhadap semua aset dan materiil yang menjadi tanggung jawab satuan. Selanjutnya dalam bidang latihan, agar latihan dalam satuan maupun latihan sesuai program senantiasa dilaksanakan secara terencana dan terkoordinasikan.

Berbagai kendala yang dihadapi baik dalam latihan maupun pelaksanaan tugas, hendaknya dijadikan sebagai tantangan untuk memperoleh keberhasilan yang optimal. Tumbuhkan budaya bersaing yang sehat dalam diri setiap prajurit agar mampu memberikan kontribusi yang optimal pada satuannya.

Lebih lanjut Pangdam II/Swj mengatakan, berkaitan dengan pelaksanaan tugas Batalyon Armed 15/76, pada kesempatan yang baik ini Pangdam menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bupati OKU dan Bupati OKU Timur beserta Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan segenap komponen masyarakat lainnya atas segala bantuan dan kerja sama yang diberikan kepada Batalyon Armed di bawah kepemimpinan Letnan Kolonel Arm Aang Gunawan S. Sos dengan harapan bantuan dan kerja sama tersebut tetap berlanjut di bawah kepemimpinan Danyon Armed yang baru.

Sebelum mengakhiri amanat ini, selaku pribadi dan atas nama Pangdam II/Swj, saya mengucapkan terima kasih kepada Letnan Kolonel Arm Aang Gunawan S. Sos yang secara maksimal telah melaksanakan tugas sebagai Danyon Armed 15/76. Semoga pengabdian yang telah diberikan selama ini dapat bermanfaat bagi kepentingan Kodam II/Swj dan dapat dijadikan bekal dalam melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru sebagai Katim Gumil Pusdik Armed. Ucapan yang sama juga saya sampaikan kepada Ibu Aang Gunawan yang dengan penuh kesetiaan telah mendampingi suami dalam melaksanakan tugas sebagai Danyon Armed 15/76 selama ini.
Kepada pejabat baru, Letnan Kolonel Arm Guntur Eko Saputo beserta istri, saya ucapkan selamat atas kepercayaan dan kehormatan yang diberikan oleh pimpinan TNI AD untuk menjabat sebagai Danyon Armed 15/76, diiringi harapan semoga kualitas pengabdian Yon Armed 15/76 akan semakin meningkat di masa yang akan datang. Dengan berbekal pengalaman tugas sebelumnya sebagai Kasimentar Akmil, saya yakin saudara akan mampu mengemban tugas dan tanggung jawab sebagai Danyon Armed 15/76 dengan sebaik-baiknya.
Demikian Pangdam II/Swj Mayjen TNI S. Widjonarko, S.Sos., M.M., M.Sc., dalam amanatnya, pada upacara Serah Terima Tugas, wewenang dan Tanggung Jawab jabatan Danyon Armed-15/76, Selasa, 25 Oktoer 2011 bertempat di Makoyon Armed -15/76 Baturaja.
Hadir dalam acara tersebut, Bupati OKU, Asintel Kasdam II/Swj, Aspers Kasdam II/Swj, Dan/Kabalakdam II/Swj serta Ketua dan Pengurus Persit KCK PD II/Swj serta para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Batalyon Armed -15/76. http://www.tniad.mil.id

ENAM PEJABAT TINGGALKAN KODAM VII/WRB.
25 Oktober 2011
Sejumlah pejabat Kodam VII/Wrb melaksanakan serah terima tugas dan tanggung jawab jabatan secara kolektif dihadapan Pangdam VII/Wrb, Selasa (25/10) di gedung Balai Pertemuan Wirabuana, Makassar.
Alih tugas tersebut diantaranya ; Danrem 131/ Manado Kolonel Infanteri Robert . Lumempoum kepada penggantinya Kolonel Infanteri A.A.B.Maliogha, Irdam VII/Wrb Kolonel Kavaleri Teguh Raharjo kepada penggantinya Kolonel Infanteri Toto S. Meorasad, S.IP,MM, Perwira Liaison TNI AU Kodam VII/Wrb Kolonel Lek Akhmad Laksono kepada penggantinya Letkol Lek. Andi Sutomo, Danpomdam VII/Wrb Kolonel CPM Isaac Marcus Pattipeilohi kepada penggantinya Kolonel CPM Drs. Sucastiyono, SH, Kakumdam VII/Wrb dari Kolonel CHK Hilmansyah,SH,MM kepada penggantinya Letkol Bebeli Zebua,SH dan Karumkit TK II Pelamonia dari Kolonel CKM dr. Mochammad Rafieq Budiyono, Spb kepada penggantinya Letkol CKM dr.Gunawan Irianto Mars.
Serah terima yang berlangsung sederhana namun hikmad ini ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan oleh Pangdam VII/Wrb Mayjen TNI Muhamad Nizam dari pejabat lama kepada pejabat baru yang kemudian dilanjutkan dengan penciuman Pataka Wirabuana “ Setia Hingga Ahir “ oleh para pejabat pengganti maupun yang diganti.
Pangdam VII/Wrb Mayjen TNI Muhamad Nizam pada kesempatan tersebut mengatakan, alih tugas dan tanggung jawab jabatan ini adalah bagian dari   dinamika perkembangan organisasi kearah yang lebih baik dan efektif.
“Bila ditinjau dari kepentingan organisasi, pergantian pejabat merupakan upaya meningkatkan kinerja organisasi agar lebih maju sekaligus mampu mengikuti dan menyesuaikan yang dihadapi. Sedangkan dari sisi pembinaan personil, dimaksudkan untuk melengkapi dan memperluas cakrawala serta wawasan bagi pejabat yang bersangkutan agar dapat berkembang kearah yang lebih baik, “ kata Pangdam.(Pendam 7/Dispenad)

SERTIJAB 22-24 OKT 2011

Wakasad Pimpin Sertijab
Dedy Achdiat Dasuki Menjabat Dirkesad
23 Oktober 2011
Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad), Letnan Jenderal TNI Budiman, memimpin Upacara Serah Terima Jabatan Direktur Kesehatan Angkatan Darat (Dirkesad) dari Brigadir Jenderal TNI dr. Chairunan Hasbullah, M.ARS. kepada Brigadir Jenderal TNI dr. Dedy Achdiat Dasuki, Sp.M.di Markas Besar Angkatan Darat.

Brigadir Jenderal TNI dr. Chairunan Hasbullah, M.ARS. selanjutnya akan memasuki masa pensiun, sedangkan Brigadir Jenderal TNI dr. Dedy Achdiat Dasuki, Sp.M.sebelumnya menjabat sebagai Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto.

Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo dalam sambutan tertulisnya mengatakan, serah terima tugas dan tanggung jawab jabatan merupakan salah satu upaya penyegaran organisasi untuk lebih meningkatkan kinerja Direktorat Kesehatan Angkatan Darat. Hal ini dilakukan agar proses regenerasi dan kaderisasi yang berlangsung dapat melahirkan karya-karya baru yang semakin inovatif dan kreatif bagi kemajuan dan pencapaian tugas pokok satuan di masa mendatang.

Menurut Kasad, Direktorat Kesehatan merupakan Badan Pelaksana Pusat tingkat Mabesad yang bertugas pokok membina dan menyelenggarakan pembinaan personel dan fungsi kesehatan dalam rangka mendukung tugas Angkatan Darat.
“Hendaknya dipahami bahwa peran, tugas dan tanggung jawab Direktorat Kesehatan Angkatan Darat pada saat ini dan ke depan, tidak akan semakin ringan khususnya dihadapkan pada pemeliharaan dan peningkatan kondisi kesehatan para Prajurit, dan PNS Angkatan Darat beserta keluarganya “, kata Kasad.

Kasad menegaskan , sejalan dengan perkembangan lingkungan serta ilmu pengetahuan dan teknologi khususnya di bidang medik, maka Direktorat Kesehatan tidak hanya dituntut untuk konsisten meningkatkan keterampilan dan kemampuan personelnya, namun juga mampu meningkatkan kemampuan fasilitas serta sarana dan prasarananya, seperti Rumah Sakit, Poliklinik dan Satuan Kesehatan Lapangan jajaran Angkatan Darat sehingga dapat menjalankan tugasnya secara efektif dan optimal.
Kasad juga mengingatkan, bahwa keberhasilan pelaksanaan tugas, bukan hanya ditentukan tersedianya fasilitas fisik serta alat peralatan medik yang canggih semata, tetapi justru yang paling penting adalah sikap mental dan kultur disiplin dari tenaga medis yang melayaninya.

Oleh karena itu, upaya membangun kemampuan fungsi kesehatan Angkatan Darat harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai faktor penentu dalam membentuk sikap profesional, sehingga mampu menghasilkan kualitas Dukungan Kesehatan dan Pelayanan Kesehatan secara cepat, tepat dan terukur bagi kepentingan Prajurit dan PNS beserta keluarganya, tambah Kasad. (syamsir) http://www.poskota.co.id


Tradisi Sertijab Pejabat Secapaad
22 Oktober 2011
Wakil Komandan adalah pembantu Komandan dalam mengkoordinasikan dan membina unsur-unsur pembantu pimpinan, pelayanan dan pelaksana, serta tugas lain yang dibebankan padanya, demikian amanat Komandan Secapaad Brigjen TNI Wahid Hidayat bertempat di gedung Sudirman Secapaad Jumat 22/10/2011.

Saat memimpin Tradisi dan Sertijab Wakil Komandan Secapaad yang semula dipegang oleh Kol Inf. Hadi Kusnan yang akan menjadi PA Ahli Pusterad di Jakarta diserahkan kepada Kol Inf Nono Suharsono yang semula menjabat Danrem 071 Wakutarama Purwokerto Jawa Tengah, selanjutnya PA Ahli Gol IV bidang Permildas yang dijabat oleh Kol Inf. Noukman Kosadi menjadi PA Ahli Suad diserahkan kepada Kol Inf I Made Wijaya, Dirdik Kol Inf. Mulyono Syah diserahkan kepada Kol Inf. Amrizar, sedangkan Kol Inf Mulyono Syah akan menjabat di Pusenif sebagai PA Ahli.

Dalam amanatnya juga Komandan Secapaad mengatakan bahwa “Tradisi korps adalah salah satu fungsi untuk membangun rasa kebersamaan, senasib sepenanggungan, kepentingan antara yang memimpin dan yang dipimpin maka rangkulah, bergabunglah, cintailah anak buahmu dengan rasa keharmonisan dalam meningkatkan kinerja. Setiap organik Secapaad harus memahami dinamika perkembangan lembaga pendidikan ini terutama yang berkaitan dengan 10 komponen pendidikan. Pada TA. 2012 Secapaad harus sudah tergelar sarana IT baik untuk lembaga maupun operasional pendidikan, dengan demikian interaksi antar Gumil dan Serdik terus siap menggunakan e-learning, e-library, Micro teacing Web Site, Lab Komputer dan Lab Bahasa. (Penhumas Secapaad)

ACARA TRADISI KORPS PELEPASAN DAN PENERIMAAN PAMEN DAN PAMA RINDAM IX/UDAYANA
22 Oktober 2011
Acara Tradisi Korps Pelepasan dan Penerimaan Pamen dan Pama Rindam IX/Udayana, yang dipimpin oleh Danrindam IX/Udayana Kolonel Inf Arifin dilaksanakan di Aula Ngurah Rai Rindam IX/Udayana, Sabtu (22/10).

Dalam amanatnya Danrindam IX/Udayana mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada anggota yang akan pindah tugas, atas kerjasama, dedikasi dan loyalitasnya selama mengabdi di Satuan Rindam IX/Udayana.
Perpindahan tugas merupakan hal yang sudah biasa dan harus dilakukan untuk memberikan penyegaran sekaligus Tour of duty bagi personel yang bersangkutan, laksanakan tugas dengan baik ditempat yang baru, dan sekaligus pada kesempatan yang sama Danrindam IX/Udayana menyampaikan ucapan selamat datang kepada anggota yang baru dan berharap untuk segera dapat menyesuaikan diri sesuai dengan tugas dan tanggung jawab jabatannya masing-masing di Satuan ini, karena Rindam IX/Udayana merupakan Lembaga Pendidikan yang mempunyai tugas pokok menyelenggarakan Pendidikan Pembentukan Bintara/Tamtama, Pendidikan Spesialisasi, Penyelenggaran Bidang Latihan serta Pendidikan Bela Negara.
Acara tradisi korps dihadiri oleh Pejabat teras Rindam IX/Udayana dan Persit.(Pendam 9/Dispenad)

SERTIJAB 19-21 OKT 2011

PARADE DAN DEFILE DALAM RANGKA SERTIJAB DANKODIKLAT TNI AD
21 Oktober 2011
Pada tanggal 18 Oktober yang lalu Pimpinan TNI AD telah memimpin pelaksanaan Sertijab Komandan Kodiklat TNI AD dari Letjen TNI Marciano Norman kepada Mayjen TNI Gatot Nurmantyo yang dilaksanakan di Mabesad Jakarta.

Rangkaian dari kegiatan tersebut, Jumat (21/10) Kodiklat TNI AD melaksanakan Upacara Parade dan Defille dalam rangka Sertijab Komandan Kodiklat TNI AD. Upacara tersebut dihadiri oleh seluruh satuan jajaran Kodiklat TNI AD.
Pada kesempatan tersebut Letjen TNI Marciano Norman sebagai Pejabat Dankodiklat TNI AD yang lama memberikan sambutan antara lain mohon doa restu dan dukungan anggota Kodiklat TNI AD, agar diberi kekuatan, keselamatan dan keberhasilan untuk

SERTIJAB 16-18 OKT 2011

KASAD PIMPIN SERTIJAB KOMANDAN KODIKLAT TNI AD
18 Oktober 2011
Kepala Staf Angkatan Darat  (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo memimpin  Upacara Serah Terima Jabatan Komandan Kodiklat TNI AD dari Letnan Jenderal TNI Marciano Norman kepada Mayor Jenderal TNI Gatot Nurmantyo di Markas Besar Angkatan Darat, Jakarta, Selasa (18/10).
Kasad mengatakan,  sebagai Kotama Pembinaan TNI Angkatan Darat, Kodiklat TNI AD bertugas menyelenggarakan pembinaan doktrin dan organisasi satuan jajaran TNI Angkatan Darat, serta menyelenggarakan pembinaan pendidikan dan latihan TNI Angkatan Darat dalam rangka mendukung tugas TNI Angkatan Darat.   Sebagai lembaga yang memiliki keterkaitan langsung dengan penyelenggaraan pendidikan dan latihan, Kodiklat TNI AD dituntut untuk memiliki kemampuan dan kepedulian yang tinggi terhadap upaya membangun sistem pendidikan dan latihan yang profesional, terukur dan berkualitas di lingkungan TNI Angkatan Darat ”, ungkap Kasad.
Kasad mengharapkan,  Kodiklat TNI AD terus mengembangkan pemikiran, daya inovasi dan improvisasi yang aktual dan  kreatif, sehingga mampu menjalankan tugas, fungsi dan perannya secara berdaya guna dan berhasil guna, dalam rangka mencetak prajurit-prajurit unggulan sebagai Sumber Daya Manusia yang sangat berguna bagi kemajuan dan perkembangan TNI Angkatan Darat di masa mendatang.Menurut Kasad,  penyelenggaraan pendidikan dan latihan yang mengacu kepada prinsip apa yang akan dikerjakan, itu yang dilatihkan, dan apa yang akan dilatihkan itulah yang diajarkan, harus senantiasa dipedomani dan diimplementasikan secara sungguh-sungguh, agar seluruh prajurit memiliki pemahaman yang benar serta tingkat kemampuan yang sesuai dengan pangkat dan jabatannya.
 “ Saya tekankan agar Kodiklat TNI AD terus mengembangkan pemikiran, daya inovasi dan improvisasi yang aktual dan  kreatif, sehingga mampu menjalankan tugas, fungsi dan perannya secara berdaya guna dan berhasil guna, dalam rangka mencetak prajurit-prajurit unggulan sebagai Sumber Daya Manusia yang sangat berguna bagi kemajuan dan perkembangan TNI Angkatan Darat di masa mendatang “, tegas Kasad.
Letnan Jenderal TNI Marciano Norman mendapat tugas baru, akan menjabat Kepala BIN, sedangkan Mayor Jenderal TNI Gatot Nurmantyo sebelumnya  menjabat s Panglima Kodam V/Brawijaya di Surabaya. (Dispenad).

PANGLIMA TNI PIMPIN SERTIJAB DANKODIKLAT TNI
18 Oktober 2011
Jabatan Komandan Komando Pembinaan Doktrin  Pendidikan dan Latihan (Dankodiklat) TNI diserahterimakan dari Mayjen TNI Mochamad Sochib, S.E., M.B.A kepada Mayjen TNI Djumadi melalui upacara dengan Inspektur Upacara Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., bertempat di Lapangan Kodiklat TNI  Jl. Ampera Hankam, Serpong, Tangerang Selatan, Selasa (18/10). Serah terima Jabatan tersebut didasarkan pada Surat Perintah Panglima TNI Nomor: Sprin/1961/X/2011 tanggal 3 Oktober 2011 tentang serah terima jabatan Pati di lingkungan Mabes TNI. Sebelumnya Mayjen TNI Djumadi menjabat sebagai Perwira Staf Ahli  Tk. III Bidang Sosial Budaya HAM. Sedangkan  Mayjen TNI Mochamad Sochib, S.E., M.B.A selanjutnya menduduki jabatan baru sebagai Staf Khusus Kasad. Dalam amanatnya Panglima TNI menyampaikan bahwa dalam tradisi TNI, serah terima jabatan bukan hanya suatu kelaziman melainkan juga suatu kebutuhan dan keharusan.


Di dalamnya ada spirit dan harapan baru dalam rangka meningkatkan dinamika organisasi, memelihara kesinambungan pengabdian, menyempurnakan kinerja dan sinergi satuan serta mempertahankan momentum regenerasi kepemimpinan. Lebih lanjut Panglima TNI mengingatkan tentang instruksi Presiden yang disampaikan pada Upacara Peringatan ke-66 Hari TNI di Mabes TNI. Dalam amanatnya, Presiden RI mengintruksikan kepada seluruh jajaran TNI, agar meningkatkan profesionalisme dan keterpaduan antar matra TNI, sesuai dengan Doktrin Tri Darma Eka Karma. TNI harus dapat mengatasi tantangan faktual, antara lain pengamanan Selat Malaka, penanganan terorisme dan separatisme, pelanggaran wilayah perbatasan hingga penanganan bencana alam. 


Tidak hanya itu TNI juga harus dapat meningkatkan kerjasama dengan komponen bangsa lainnya, dalam mengatasi tantangan yang bersifat potensial seperti pemanasan global, pencemaran lingkungan, penyakit pandemik, krisis financial, cyber crime, hingga potensi agresi militer asing.Menindaklanjuti instruksi Presiden RI tersebut, maka TNI termasuk Kodiklat TNI akan fokus terhadap upaya meningkatkan kegiatan pembinaan, baik dalam mengembangkan Doktrin, meningkatkan pendidikan dan latihan, memodernisasi perlengkapan, peralatan dan sitem senjata serta hal-hal lain yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan profesionalisme TNI. Untuk menjadi tentara profesioanal, tegas Panglima TNI, pendidikan dan latihan yang merupakan kesejahteraan tertinggi dalam kehidupan seorang prajurit, akan terus ditingkatkan dan digalakkan. TNI tidak boleh kalah dengan tentara dari Negara manapun dalam hal pengetahuan dan ketrampilan, maupun dalam penguasaan teknologi modern.    Untuk memenuhi harapan itu, maka penyiapan kapasitas dan kapabilitas prajurit melalui pendidikan integratif TNI, menjadi tanggung jawab yang tidak ringan bagi Kodiklat TNI. Hadir dalam upacara sertijab tersebut diantaranya Wakasau,  Dansesko TNI, Koorsahli Panglima TNI, para Asisten Panglima TNI,  para Kabalakpus TNI dan Aspers angkatan. (Puspen TNI/ Dispenad).

MAYJEN TNI GATOT NURMANTYO JABAT DANKODIKLAT MABES TNI-AD
18 Oktober 2011
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Gatot Nurmantyo kemarin Selasa (18/10) dilantik Kasad Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo sebagai Komandan Komando Pendidikan dan Latihan (Dan Kodiklat) Mabes TNI-AD menggantikan Letjen TNI Marciano, bertempat di Mabes TNI-AD Jakarta. Mayjen TNI Gatot Nurmantyo yang saat ini juga masih menjabat sebagai Pangdam V/Brawijaya, menurut rencana akan menyerahkan tongkat estafet jabatan Pangdam V/Brawijaya kepada penggantinya Mayjen TNI Murdjito yang saat ini masih berkedudukan di Staf ahli Panglima TNI. Sedangkan pejabat lama Dan Kodiklat  Letjen TNI Marciano akan mendapatkan promosi jabatan baru sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). Kasad dalam amanatnya meminta kepada Mayjen TNI Gatot Nurmantyo agar mempertahankan kualitas pembinaan prajurit-prajurit TNI-AD. “Sebagai lembaga yang memiliki keterkaitan langsung dengan penyelenggaraan pendidikan dan latihan, Kodiklat TNI-AD harus professional dan terukur” kata Kasad ini. Masih menurut Kasad penyelenggaraan pendidikan dan latihan TNI-AD punya prinsip baku, apa yang dikerjakan itu yang dilatihkan dan apa yang dilatihkan itulah yang diajarkan harus senantiasa dipedomani dan diimplementasikan secara sungguh-sungguh, lanjutnya. (Pendam5/ Dispenad).

SERAH TERIMA JABATAN DANPUSPOMAD
17 Oktober 2011


Serah terima Danpuspomad dari Mayjen TNI Sutarno Soepodo, SH kepada Brigjen TNI Iran Saepudin dan sertijab Danseskoad dengan Irup Kasad yang dilaksanakan  di Gedung Aula A.H Nasution Mabesad dan dihadiri oleh para pejabat Puspomad dan Seskoad, setelah acara Sertijab kegiatan dilanjutkan acara tradisi coprs di Mapuspomad, Senin (17/10).

MUTASI JABATAN 21 PATI TNI
Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/795/X/ 2011  tanggal 17 Oktober 2011
Dalam rangka pembinaan organisasi TNI guna mengoptimalkan tugas-tugas TNI yang sangat dinamis dan semakin berat ke depan, TNI terus melakukan upaya peningkatan kinerja TNI melalui Mutasi dan Promosi Jabatan Personel di tingkat Strata Perwira Tinggi (Pati) TNI.

Berdasarkan  Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/795/X/ 2011  tanggal 17 Oktober 2011, tentang Pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI  telah ditetapkan mutasi jabatan  21 Pati TNI yang terdiri dari :  5  Pati di jajaran  Mabes TNI, 9 Pati di jajaran TNI AD, 1 Pati di jajaran TNI AL, 2 Pati di jajaran TNI AU, 2 Pati di jajaran BIN, 1 Pati di jajaran Kemhan RI dan 1 Pati di jajaran Kemenko Polhukam RI.

Dalam mutasi tersebut  tercatat  sebagai  berikut:  8  Pati mutasi antar jabatan dalam pangkat yang sama diantaranya: Letjen TNI Marciano Norman dari Dankodiklat TNI AD menjadi Staf Khusus Kasad, Mayjen TNI Murdjito dari Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI menjadi Pangdam V/Brw, Mayjen TNI Zahari Siregar dari Wairjen TNI menjadi Kas Kostrad, Brigjen TNI Robby Win Kadir dari Staf Khusus Kasad menjadi Kasdam XII/Tpr, Marsma TNI Wahyudin K. dari Kas Gartap II/Bdg menjadi Asdep 4/IV Koordinasi Potensi Pertahanan dan Integritas Nasional Kemenko Polhukam RI, Brigjen TNI Zamzani dari Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) NAD BIN menjadi Pati BIN dan Brigjen TNI Basyarudin Djumaya dai Pati BIN menjadi Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) NAD BIN.

7 Pati promosi jabatan yaitu: Mayjen TNI Gatot Nurmantyo dari Pangdam V/Brw menjadi Dankodiklat TNI AD, Brigjen TNI Armyn Ali Anyang dari Kasdam XII/Tpr menjadi Pa Sahli Tk. III Bid. Komsos Panglima TNI, Brigjen TNI Chaidir Serunting Sakti dari Dirdik Sesko TNI menjadi Wairjen TNI,  Kolonel Inf Nunu Nugraha dari Paban I/Ren Sops TNI menjadi Dirdik Sesko TNI, Kolonel Cku I. Nengah Kastika, S.H., M.H. dari Paban IV/Lakgar Srenad menjadi Irku Itjen Kemhan RI, Kolonel Pnb Iman Sudrajat dari Pamen Sopsau menjadi Kasgartap II/Bdg, dan Kolonel Inf Suyatno dari Paban III/Binong Sopsad menjadi Pati Ahli Kasad Bid. Ekonomi.

6 Pati dalam rangka pensiun diantaranya: Mayjen TNI Hendra Rizal dari Kas Kostrad menjadi Pati Mabes TNI AD, Marsda TNI Erry Biatmoko dari Staf Khusus Kasau menjadi Pati Mabes TNI AU, Brigjen TNI Gulhasry Dalimunthe, S.IP., M.M. dari Irku Itjen Kemhan RI menjadi Pati Mabes TNI AD, Marsma TNI Ir. Rudy M. Nur., M.M. dari Asdep 4/IV Koordinasi Potensi Pertahanan dan Integritas Nasional Kemenko Polhukam RI menjadi Pati Mabes TNI AU, Brigjen TNI Johanes P. Pelupessy dari Pati Ahli Kasad Bid. Ekonomi menjadi Pati Mabes TNI AD dan Laksma TNI Djamhuron Purwanto Wibowo, S.E., dari Staf Khusus Kasal menjadi Pati Mabes TNI AL.
Keputusan Panglima TNI tersebut berlaku terhitung mulai tanggal 17 Oktober  2011.
PUSPEN TNI

SERAH TERIMA JABATAN DANDIM JEMBRANA DAN BANGLI
17 Oktober 2011
Komandan Korem 163/Wira Satya Kolonel Inf Jacob Djoko Sarosa, S.H menyaksikan acara tradisi serah terima jabatan Komandan Kodim  (Jembrana dan Bangli) bertempat di gedung Serba Guna  Korem 163/WSA Denpasar, Senin (17/10).
Acara yang dilaksanakan secara sederhana namun khidmat tersebut ditandai dengan penandatanganan Naskah Berita Acara Serah Terima, penyerahan tongkat Komando dan pemasangan tanda jabatan disaksikan oleh segenap perwira, bintara, tamtama dan segenap PNS Korem 163/WSA beserta jajarannya, Ketua dan pengurus Persit KCK Koorcabrem 163 dan undangan lainnya.Pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan diantaranya Letkol Inf Arief M. Aji Dandim 1617/Jbr digantikan oleh Letkol Inf Agustinus Dedy Prasetyo selanjutnya Letkol Inf I Wayan Suarjana Dandim 1626/Bgl digantikan oleh Letkol Arm Djoni Prasetya,S.sos. Danrem 163/Wira Satya Kolonel Inf Jacob Djoko Sarosa, S.H dalam sambutannya ketika memimpin acara sertijab tersebut mengingatkan khususnya kepada seluruh perwira di  jajaran Korem 163/WSA untuk sadar security dengan cara bangkitkan kembali naluri keprajuritan, sehingga mampu mengendus dan menemukan ancaman yang mungkin terjadi guna dinetralisir sebelum berkembang menjadi suatu yang merugikan bagi semua pihak.
Pada kesempatan yang sama pula dilaksanakan serahterima tugas, wewenang dan tanggung jawab jabatan Ketua Persit KCK Koorcab Jembrana dan Ketua Persit KCK Koorcab Bangli dihadapan Ketua Persit KCK Koorcabrem 163 Ny. Jacob Djoko Sarosa di Gedung Persit Korem 163/WSA.(Pendam 9/Dispenad)

KASAD LANTIK KOMANDAN SESKOAD DAN KOMANDAN PUSPOMAD
17 Oktober 2011
Kepala  Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Pramono Edhie Wobowo melantik Brigjen TNI Burhanuddin Siagian sebagai Komandan Seskoad menggantikan Mayjen TNI Nanang Djuana Priadi, dan melantik Brigjen TNI Iran Syaefudin sebagai komandan Puspomad  menggantikan Mayjen TNI Soetarno Soepodo, di Mabesad, Jakarta, Senin (17/10).
Kasad  mengatakan, Sebagai suatu organisasi militer modern, salah satu tantangan utama TNI Angkatan Darat  ke depan, adalah menciptakan TNI Angkatan Darat yang mampu beradaptasi dengan perkembangan lingkungan strategis yang semakin dinamis dan kompleks, namun disisi lain tetap dapat menuntaskan tugas pokoknya secara tepat dan optimal.Menurutnya, upaya pembangunan kualitas Sumber Daya Manusia yang diarahkan untuk membentuk dan menghasilkan Prajurit yang memiliki profesionalitas dan kompetensi tinggi, merupakan suatu kebutuhan mutlak yang tidak dapat ditawar-tawar lagi.
Kasad menegaskan, peran Seskoad sebagai  lembaga pendidikan tertinggi Angkatan Darat menjadi sangat penting dalam mengembangkan dan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia Para Perwira Menengah Angkatan Darat, agar dapat tampil sebagai calon pimpinan yang terbaik, terhormat dan disegani pada tingkatan menengah ke atas.Lebih lanjut Kasad mengatakan, keberadaan Polisi Militer sebagai ujung tombak dalam menyelenggarakan pemeliharaan, penegakan hukum, disiplin dan tata tertib di lingkungan TNI Angkatan Darat, memiliki posisi strategis dalam melahirkan sosok Prajurit Angkatan Darat yang taat azas dan aturan hukum.“ Kriteria keberhasilan Polisi Militer Angkatan Darat itu dapat dilihat dari efektivitas dan efisiensi pelaksanaan peran dan tugasnya dalam menekan dan mengurangi tingkat pelanggaran hukum, disiplin dan tata tertib yang dilakukan Prajurit baik dari segi kuantitas maupun kualitas”, tegas Kasad.
Menurut Kasad, , Pusat Polisi Militer Angkatan Darat dituntut untuk menjadi pelopor yang lebih proaktif dan kreatif, guna mewujudkan sosok Prajurit Angkatan Darat yang profesional, sekaligus mampu menjadi panutan dan teladan dalam kerangka kepatuhan dan ketaatan pada hukum, disiplin dan tata tertib.
Brigjen TNI Burhanuddin Siagian, sebelumnya menjabat Danpussenkav Kodiklatad, sedangkan Brigjen TNI Iran Syaefudin sebelumnya menjabat Wakil Komandan Puspomad. (Dispenad).