SERTIJAB 04-06 APRIL 2011

Putra Kutai Pimpin Kodim 0906 Tenggarong
5 April 2011
SETELAH Letkol Inf Joseph Robert Giri, Pucuk pimpinan Kodim 0906 Tenggarong kini dipegang oleh Letkol Inf Dendi Suryadi.Dendi kembali ke kampung halaman setelah Selasa (5/4) lalu dipercaya memimpin Kodim 0906 pada acara Serah terima jabatan (Sertijab) yang digelar di Makorem 091 Aji Suryanata Kesuma, Samarinda.Sebelumnya, pria kelahiran 20 September 1968 itu menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri 221 Kostrad Gorontalo, kurang lebih satu tahun empat bulan. Orang tua Dendi yaitu Ibu nya suku Kutai asli, walau ayahnya berdarah Sunda namun merupakan warga Tenggarong. “Memang Saya lahir di Jambi,setelah usia saya empat tahun kami kembali ke Kota Raja ini. Lalu saya sekolah di Samarinda hingga SMA,” ujar suami dari Ira Puspita saat menyampaikan sambutannya dihadapan jajaran Pemkab Kukar dan para undangan yang hadir pada acara pisah sambut Dandim 0906 Tenggarong, Kamis (7/4)
malam lalu di Pendopo Bupati Kukar.  Lulus SMA sekitar tahun 1988, Dendi sempat mengikuti tes untuk masuk Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonseia (Akabri) namun gagal. Atas kehendak orangtunya Dendi lalu kuliah di Universitas Mulawarman, namun hanya sampai semester pertama lalu memutuskan meninggalkan kuliah, hal tersebut karena keinginan kuatnya untuk menjadi tentara.  Anak ke lima dari tujuh bersaudara itu kembali mendaftar Akabri di Bandung tahun 1989 lalu diterima di Pra Akademi militer.  Setelah memperkenalkan dirinya, ayah dua anak itu mengatakan akan menjalankan tugasnya di Kukar dengan sekuat tenaga untuk membantu memajukan kampung halamannya.  “Ini kampung saya, saya sangat bersemangat bertugas disini dengan menjlin kebersamaan dari semua pihak demi kemajuan Kukar,” pungkas Dendi yang sekali-sekali selingi sambutannya dengan bahasa Kutai. (hmp03)
========================================

Sertijab Dandim 0408/ Bengkulu Selatan
5 April 2011  
Rotasi mutasi atau penyegaran di Lingkungan Tentara Nasional Indonesia sering dilakukan karena dianggap tidak menyalahi aturan. Di Kabupaten Bengkulu Selatan pada hari selasa 5 April 2011 sudah dilaksanakan mutasi pejabat TNI yaitu Letnan Kolonel Inf. H. Jahidin Chilo, S.I.P kepada Letnan Kolonel Inf Syaprudin tadi pagi.dalam sambutan kolonel Inf. Patut Winarno beliau berpesan kepada Komandan Kodim yang baru agar dapat cepat menyesuaikan diri di tempat yang baru, menjalin kerjasama kepada tokoh-tokoh agama, tokoh-tokoh adat dan semua lapisan masyrakat. Beliau juga menyampaikan walaupun Kodimnya cuma ada di Bengkulu Selatan sedangkan wilayah Kodim 0408 di 3 Kabupaten yaitu Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur dan Kabupaten Seluma tapi seluruh Babinsa dan anggaota kita sudah disebar.
Kepala Kodim yang lama juga menyampaikan terima kasih atas semua bantuan dari pihak manapun terutama Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, Kabupaten Kaur dan Kabupaten Seluma yang mana sdudah membantu kerja TNI. Bupati Bengkulu Selatan H. Reskan Efendi Awaludin juga mengucapkan terima kasih atas pengabdian kepada Letnan Kolonel Inf. H. Jahidin Chilo, S.I.P di Kabupaten Bengkulu Selatan. Di selah itu juga Bupati Bengkulu Selatan mengucapkan selamat datang kepada Letnan Kolonel Inf. Syaprudin sebagai Dandim yang baru semoga bisa berkerja sama. http://bengkuluselatankab.go.id
========================================
Sertijab Wadan Paspampres
dari Marsekal Pertama TNI Amarullah kepada Kolonel Marinir Denny Kurniadi
4 April 2011
 “Setia Waspada” prajurit Paspampres agar meningkatkan keahlian (skill), dan profesionalisme dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pasukan pengamanan very very important person (VVIP) serta dituntut memiliki naluri taktis pengamanan yang tajam, profesionalisme tinggi dan kemampuan perkiraan sepat dan akurat dalam merespon setiap dinamika tugasnya,"
Demikian diungkapkan Komandan Paspampres Mayjen TNI Waris pada acara serah terima jabatan Wakil Komandan Paspampres, dari Marsekal Pertama TNI Amarullah kepada Kolonel Marinir Denny Kurniadi, di Jakarta, pada Senin (4/4). Hal lain yang diungkapkan Danpaspampres adalah, Paspampres juga harus cermat dalam mengamati setiap perkembangan strategis nasional, regional dan internasional. Oleh karena itu, prajurit Paspampres dituntut memiliki profesionalitas yang tinggi, kesiapsiagaan dan kewaspadaan yang handal dalam melaksanakan setiap tugas yang diamanatkan negara."Profesionalitas dapat dicapai jika dilandasi oleh solidarittas tinggi dan dedikasi yang tinggi serta kesadaran bahwa tugas yang diamanatkan negara merupakan suatu kehormatan, kebanggaan dan harga diri bagi setiap prajurit Paspampres," ujar Danpaspampres. Keamanan dan keselamatan simbol negara (VVIP) menjadi tugas utama. Jika sekali saja simbol negara tercoreng, maka nama baik Indonesia akan jatuh di mata dunia internasional. Karena itu, Danpaspampres menyakini, bahwa pasukan yang dipimpinnya tidak pernah mau kompromi saat bertugas mengawal orang nomor satu (presiden), nomor dua (wakil presiden) maupun tamu negara penting (VVIP).

Acara tradisi pelepasan mantan Wadan Paspampres Marsma TNI Amarullah di Mako Paspampres Jakarta.(mugiyono)
-------------
Lebih lanjut Danpaspampres menjelaskan bahwa Paspampres tidak pernah mau ambil resiko apapun saat mengamankan keluarga Presiden, Wapres maupun tamu negara setingkat kepala pemerintahan. "Bagi Paspampres semua hal dianggap besar. Tidak ada masalah kecil, yang ada semua masalah besar. Kami dituntut waspada, setia dan teliti," ujar Danpaspampres.Terkait pergantian jabatan Wadan Paspampres dari Marsekal Pertama TNI Amarullah kepada Kolonel Marinir Denny Kurniadi, Danpaspampres mengatakan, serah terima jabatan atau alih tugas dan jabatan di lingkungan TNI, termasuk Paspampres, merupakan bagian integral dari sistim pembinaan personel. Selain itu, juga merupakan pola pembinaan karier bagi pejabat TNI, juga penyegaran bagi organisasi dalam rangka menyelenggarakan tour of duty dan, tour of area."Hal ini dilaksanakan sebagai tuntutan organisasi untuk mengaktualisasikan dan mengembangkan diri dalam melaksanakan peran, fungsi dan tanggung jawab jabatan yang diamanahkan," ujarnya. Di akhir amanatnya Danpaspampres mengucapkan terima kasih atas pengabdian Marsma TNI Amarullah di Paspampres, karena telah berhasil melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya dalam kapasitas sebagai Wadan Paspampres.(Gio). http://paspampres.mil.id

SERAH TERIMA JABATAN DANDIM 1508 TOBELO
4  April  2011




Hari ini (Senin 04 April 2011) bertempat di Ma/Kodim 1508 Tobelo gelar upacara pelaksanaan serah terima jabatan komandan kodim 1508 Letkol Infantri Agus Supriyo Winarno dengan Letkol Infantri Drs. Raden Aji Komara. Pada upacara ini dipimpin langsung oleh komandan korem 152/Babula, Kolonel Infantri Widagdo SW. Selain Bupati dan Wakil bupati Halmahera Utara, juga turut hadir Pj. Bupati Morotai Sukemi Sahab dan Wakil Bupati Halbar, Hi. Husein Abdul Fatah serta Ketua dan anggota DPRD Halmahera Utara, Kapolres Halmahera Utara dan unsur Muspida Halmahera Utara lainnya. Dalam upacara ini Danrem 152/Babula menyampaikan, dalam menjelang pilkada di Kabupaten Pulau Morotai, stabilitas keamanan perlu di tingkatkan. Disamping itu Danrem juga menambahkan, sesuai aturan dan instruksi langsung dari para petinggi TNI maka kepada semua anggota TNI di harapkan untuk selalu pada posisi netral.”ucapnya” Seusai upacara sertijab, acara pun dilanjutkan dengan ramah-tamah. Pada ramah tamah ini, sebelum melanjutkan tugas ke Ambon untuk jabatan barunya yaitu sebagai Wakil Asisten Personalia, Letkol Infantri Agus Supriyo Winarno mengatakan, selama 3 tahun mengabdi di negeri Hibualamo dan pulau Morotai, untuk keamanan boleh dikatakan dalam kondusif aman. Sehingga ke depan, kepada semua pihak diharapkan dapat bekerjasama dengan Dandim yang baru secara baik, jujur dan adil. Selebihnya, beliau mengatakan saat ini Bupati Halmahera Utara sedang mencanangkan program pembersihan diri, dari program ini beliau mengajak untuk bersama-sama membersihkan diri, sebelum membersihkan orang lain ataupun daerah lain. Sehingga dari tahun pembersihan diri ini, kiranya di awali dari diri kita masing-masing. “pintanya” Sementara itu, sebagai Dandim 1508 yang baru,  Drs. Letkol Infantri Raden Aji Komara mengatakan, akan melanjutkan tugas-tugas dari Dandim yang lama serta akan melanjutkan arahah dari Danrem, yakni pada jalannya proses pemilukada di kabupaten pulau Morotai nanti, pihaknya akan menjaga dan meningkatkan kestabilan keamanan di kabupaten Pulau Morotai.”ucapnya”(A6)
========================================
Sertijab Dan Yonif 407/PK
4 April 2011
Komandan Batalyon Infanteri (Yonif) 407/Padma Kusuma (PK) Letkol Inf R Rudi Mardiandi D digantikan Letkol Inf Yudi Pranoto SH. Upacara serah terima jabatan (Sertijab) dilaksanakan di lapangan Yonif 407/PK Desa Ujungrusi, Kecamatan Adiwerna, Kabupaten Tegal, Senin (4/4).
Hadir pada acara sertijab, Walikota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak, Kapolres Tegal  AKBP Reza Panca Putra S MSI, Komandan Brigrif 4/Dewa Ratna Kolenel Herman Hidayat, Kapolresta Tegal AKBP Kalingga Rendra Raharja SE,  Dan Sub Den Pom 03-1V Tegal, Dan Lanal Tegal Letkol Frice Flack, Dan Sat Radar Tegal Letkol Lek Djuli Suprijono , Wakil Bupati Tegal Heri soelistiyawan SH Mhum dan DPRD Kabupaten Tegal, sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya. Bertindak selaku inspektur upacara sertijab, Komandan Brigif 4/Dewa Ratna Kolonel Herman Hidayat. Dalam sambutannya mengatakan, diharapkan pergantian jabatan akan memperoleh penyegaran, perubahan dan pembaruan yang akan mengatarkan satuan itu pada keadaan yang lebih baik dan lebih maju dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya sebagai salah satu wadah kesatuan yang senatiasa mengamankan dan mertahankan Negara Kesatuana  Republik Indonesia (NKRI) . “Prajurit satuan Yonif  407/PK dituntut memiliki mobilitas tinggi, mampu bereaksi cepat sebagai satuan penangkal yang handal untuk digerakan di wilayah nusantara, serta harus tanggap terhadap segala bentuk dan jenis ancaman yang timbul. Itu semua merupakan tantangan yang harus dihadapi, bukan dihindari dan sekaligus harus dapat diatasi dengan bertindak secara benar, tepat sesuai sapta marga dan sumpah prajurit,” katanya.
Sementara Wali Kota Tegal H Ikmal Jaya SE Ak dalam sambutannya  ketika berlangsung acara lepas sambut  menggatakan, dengan adanya pergantian jabatan Komandan Yonif 407/PK, diharapkan akan lebih baik dan selalu dapat mengukir prestasi dalam melaksanakan tugasnya. “Jika TNI dan Polri kompak, tentu saja akan bisa menjaga persatuan dan kesatuan NKRI. Stabilitas nasional terjaga dengan baik serta menjadi kokoh dan tangguh negara Indonesia ini,’’ tandasnya. (yuli) http://tintamerahmajalah.blogspot.com